Berita / SBN / Artikel

Mau Tahu Bagaimana Strategi Investasi Melawan Inflasi? Kuy Ikuti Kelas Bareksa Ini

Kelas ini gratis untuk umum, cukup daftar melalui link https://bit.ly/RegisWebinarORI022
Abdul Malik • 05 Oct 2022
cover

Banner acara Webinar Bareksa X DJPPR Kemenkeu "Strategi Investasi Melawan Inflasi", Kamis 6 Oktober 2022. (Bareksa)

Bareksa.com - Akhir-akhir ini banyak pemberitaan media menyoroti soal inflasi dan stagflasi yang terjadi secara global. Meski isu ekonomi makro ini terdengar berat, naum nyatanya hal ini bisa berdampak loh pada kehidupan sehari-hari Smart Investor. 

Seperti dilansir sikapiuangmu.ojk.go.id, misalnya Smart Investor ingin membeli gorengan seharga Rp5.000. Tidak terasa, nilai uang Rp5.000 tersebut mendapatkan jumlah gorengan lebih sedikit dibandingkan sebelumnya, atau harganya terus naik setiap tahunnya. Sebut saja tahun lalu, Rp5.000 bisa mendapatkan 5 buah gorengan, namun kini hanya bisa membeli 3 buah gorengan. 

Berkurangnya jumlah gorengan yang Smart Investor dapatkan, merupakan ilustrasi sederhana terjadinya kenaikan harga atau inflasi. Inflasi dapat diartikan sebagai kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Sementara stagflasi berasal dari kata stagnan dan inflasi diartikan sebagai pertumbuhan ekonomi yang terus melambat, disertai dengan kenaikan harga secara terus menerus. 

Dampak inflasi dan stagflasi yang dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari yaitu menurunnya daya beli masyarakat dan dapat meningkatkan angka pengangguran. Karena itu, agar daya beli Smart Investor tidak semakin melemah, maka dibutuhkan strategi jitu dalam berinvestasi. Apalagi, setelah Pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, inflasi diperkirakan akan makin tinggi hingga di atas 6% pada akhir 2022.

Salah satu instrumen investasi yang wajib masuk daftar pertimbangan Smart Investor ialah Surat Berharga Negara (SBN) Ritel jenis Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI022, SBN Ritel seri kelima 2022 ini diluncurkan per 26 September 2022 dan masa penawaran akan terus berlangsung hingga 20 Oktober 2022.

ORI022 menawarkan imbal hasil tetap (fixed rate) 5,95% per tahun, yang besarannya tertinggi dibandingkan seri SBN Ritel seri sebelumnya sepanjang tahun berjalan di 2022. Bila dibandingkan dengan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI 7DRRR) yang berada di 4,25% saat ini, imbal hasil ORI022 tentu lebih menarik jika dibandingkan dengan deposito bank, yang saat ini di kisaran 3%.

Dengan kupon lebih tinggi dan pajak hanya 10%, lebih kecil daripada bunga deposito yang 20%, instrumen investasi yang dijamin negara ini menjadi sangat menarik untuk dikoleksi.

Tim Analis Bareksa menilai ORI022 sangat tepat untuk diversifikasi investasi di tengah era kenaikan suku bunga, serta potensi pelambatan ekonomi global yang dapat menyebabkan fluktuasi tinggi di pasar modal. Smart Investor bisa memesan ORI022 dengan nilai minimal mulai Rp1 juta (1 unit) hingga maksimal Rp5 miliar (5.000 unit). Meski tenornya 3 tahun, ORI022 bisa dijual di pasar sekunder (tradable) dan investor bisa meraih potensi capital gain.

Lantas bagaimana strategi investasi di ORI022 yang tepat agar bisa melawan inflasi? Simak pembasahan selengkapnya dalam acara Webinar Bareksa X DJPPR Kemenkeu "Strategi Investasi Melawan Inflasi," pada :

📌Kamis, 6 Oktober 2022

⏰ 19.00 WIB

Pendaftaran untuk mengikuti kelas Bareksa ini gratis! Smart Investor bisa mendaftar melalui link https://bit.ly/RegisWebinarORI022

Webinar Bareksa X DJPPR Kemenkeu ini akan menghadirkan Ni Putu Kurniasari, COO Bareksa serta Prita Ghozie, Financial Planner, dan Antonius Dyan Nugrahanto Aji, Kepala Seksi Pendalaman Pasar dan Perluasan Berbasis Investor SUN Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan.

Kuy segera daftar dan ikuti kelasnya dan dapatkan ilmunya tentang strategi investasi yang pas buat Kamu dalam melawan dampak inflasi!

(Martina Priyanti/AM)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Investasi Sekarang

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama tiga tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah  penghargaan sebagai Midis SUN dengan  Kinerja Terbaik 2020 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021. 

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional).

Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa.

Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, registrasi ulang akun di Bareksa untuk memesan SBN Ritel seri berikutnya.