Berita / SBN / Artikel

Imbal Hasil ORI022 Ditetapkan Hari Ini, Begini Prediksi dan Historikal Kupon ORI

Keputusan pemerintah menetapkan kupon ORI didasarkan pada beberapa pertimbangan
Abdul Malik • 22 Sep 2022
cover

Ilustrasi kupon atau imbal hasil SBN Ritel ORI022. (shutterstock)

Bareksa.com - Pemerintah pada Senin (26/9/2022) menerbitkan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI022. Pada Kamis (22/9/2022) pemerintah akan mengumumkan kupon atau imbal hasil ORI022. Masa penawaran ORI022 rencananya berlangsung hingga 20 Oktober 2022.

Jumlah pesanan akan ditetapkan pada 24 Oktober 2022 dan setelmen (mulai perhitungan kupon) pada 26 Oktober 2022. Jenis kupon atau imbal hasil ORI022, bersifat tetap (fixed rate). Artinya, tidak akan naik atau turun hingga jatuh tempo 15 Oktober 2025.

Pembayaran kupon pertama ORI022 dilakukan 15 Desember 2022 (long coupon). Setelah pembayaran kupon pertama, ORI022 bisa diperdagangkan di pasar sekunder jadi investor tidak perlu tunggu jatuh tempo.

Jadwal Penerbitan ORI022

Sumber : Kementerian Keuangan

Kira-kira berapa prediksi imbal hasil ORI022? President dan CEO PT Pinnacle Persada Investama Guntur Putra mengatakan ORI022 akan menarik jika kupon yang ditawarkan lebih tinggi dari seri sebelumnya. Dia memprediksi imbal hasil ORI022 bisa di atas 6% untuk menarik investor. Sebab kupon ORI022 harus lebih tinggi dari seri sebelumnya yaitu ORI021 yang imbalannya 4,9% dan SR017 menawarkan kupon 5,9%.

"Kupon ORI022, juga diprediksi akan lebih tinggi dari level seri sebelumnya dan ini tentunya pada saat penerbitan juga disesuaikan dengan kondisi makro dan tingkat suku bunga pada saat penerbitan," kata Guntur dilansir Kontan (19/9). 

Dengan tren kenaikan suku bunga, indikasi yield (imbal hasil) seharusnya lebih tinggi dari seri sebelumnya. Kenaikan kupon juga berpotensi mengerek minat investor.

Nilai minimum pemesanan ORI022 ditetapkan Rp1 juta (1 unit) dengan kelipatan Rp1 juta. Sedangkan nilai maksimum pemesanan ORI022 hingga maksimum Rp5 miliar (5.000 unit) per orang selama penawaran berlangsung. Nilai maksimum pemesanan ini sudah naik dibandingkan dengan seri sebelumnya yaitu ORI021 yang hanya Rp2 miliar (2.000 unit).

Seperti halnya SBN Ritel lainnya yang sudah terbit lebih dulu, ORI022 dapat dibeli secara online melalui mitra distribusi, salah satunya Bareksa.

Sementara itu tujuan pemerintah menerbitkan ORI22 antara lain sebagai alternatif investasi yang aman, mudah, terjangkau dan menguntungkan bagi investor ritel. Tertarik berinvestasi di ORI022?

Peran Strategis ORI

Obligasi Negara Ritel atau ORI sendiri pertama kali diterbitkan pada 2006. Kementerian Keuangan menyebutkan penerbitan ORI memiliki peran strategis bagi perekonomian nasional. Selain berfungsi sebagai salah satu sumber pembiayaan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), ORI juga menjadi alternatif investasi bagi masyarakat, khususnya investor ritel.

Penerbitan ORI juga merupakan salah satu strategi pemerintah untuk melakukan pendalaman pasar Surat Berharga Negara (SBN), dengan memanfaatkan potensi besarnya jumlah penduduk Indonesia.

Saat bersamaan, penerbitan ORI juga untuk mendukung terwujudnya masyarakat yang berorientasi pada investasi jangka menengah dan panjang. "Yang tidak kalah penting, melalui penerbitan ORI, pemerintah bermaksud mewujudkan cita-cita kemandirian dalam pembiayaan pembangunan," demikian disampaikan Kementerian Keuangan dalam laman resminya mengenai ORI.

Historikal Kupon ORI

Lalu, seperti apa historikal kupon ORI? Kementerian Keuangan mencatat kupon tertinggi dari 21 seri ORI yang sudah diterbitkan terjadi pada penerbitan seri ORI001 yakni 12,05 persen. Sementara kupon terendah pada seri ORI020 yang sebesar 4,90 persen yang terbit pada Januari 2022.

Keputusan pemerintah menetapkan kupon ORI didasarkan pada beberapa pertimbangan, di antaranya level suku bunga acuan Bank Indonesia saat penetapan kupon, imbal hasil obligasi acuan pemerintah yang berlaku di pasar untuk tenor yang sama, serta kondisi pasar global maupun domestik.

Berikut historikal kupon ORI :

Seri
Kupon (%)
Tahun
ORI001
12,05
2006
ORI002
9,28
2007
ORI003
9,4
2007
ORI004
9,5
2008
ORI005
11,45
2008
ORI006
9,35
2008
ORI007
7,95
2010
ORI008
7,3
2011
ORI009
6,25
2012
ORI010
8,5
2013
ORI011
8,5
2014
ORI012
9
2015
ORI013
6,6
2016
ORI014
5,85
2017
ORI015
8,25
2018
ORI016
6,8
2019
ORI017
6,4
2020
ORI018
5,7
2020
ORI019
5,57
2021
ORI020
4,95
2021
ORI021
4,90
2022

Sumber : Kemenkeu, berbagai sumber diolah Bareksa

Perlu digarisbawahi kupon atau keuntungan ORI beriringan dengan suku bunga acuan (BI Rate atau BI 7DRRR) saat masa penawaran. Namun kuponnya selalu cenderung lebih tinggi hingga 2 persen (spread atau selisih imbal hasil) dari suku bunga bank sentral pada masa penawaran.


Sumber: Kementerian Keuangan, Pusat Data Kontan, Bareksa

Keuntungan lain berinvestasi ORI022 adalah bahwa instrumen investasi ini 100% dijamin oleh negara.

Makin yakin berinvestasi di ORI022? Tunggu pembukaan masa penawaran ORI022 dan lakukan pembelian di Bareksa ya!

(Martina Priyanti/AM)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Investasi Sekarang

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama tiga tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah  penghargaan sebagai Midis SUN dengan  Kinerja Terbaik 2020 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021. 

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional).

Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa.

Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, registrasi ulang akun di Bareksa untuk memesan SBN Ritel seri berikutnya.