Berita / SBN / Artikel

Penawaran SR016 Dibuka 2 Hari Lagi, Ini Syarat Ketentuan Investasi Sukuk Ritel

Dengan membeli SR016, masyarakat investor bisa berinvestasi sekaligus ikut mendukung pemulihan ekonomi
Bareksa • 23 Feb 2022
cover

Ilustrasi investor wanita belajar dengan menulis di buku mengenai investasi Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Sukuk Ritel seri SR016. (shutterstock)

Bareksa.com - Jumat (25/2/2022) atau 2 hari lagi, pemerintah akan mulai menawarkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel kedua tahun ini yakni Sukuk Negara Ritel (SR) seri SR016. Tertarik investasi SR016?

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyebutkan dalam rangka mendukung upaya pendalaman pasar keuangan domestik, pemerintah akan melakukan penjualan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel kepada investor individu secara online (e-SBN), yaitu Sukuk Ritel seri SR016

Lihat Ini Jadwal Penawaran hingga Kupon Pertama Sukuk Ritel SR016

Sebelum membeli SR016, investor perlu mengenal lebih baik struktur dari investasi yang dijamin negara ini, yang terangkum dalam pokok-pokok ketentuan dan persyaratan investasi SR016. 

Pokok-Pokok Ketentuan dan Persyaratan Investasi SR016

Pertama, penerbit SR016 adalah Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia, yaitu entitas yang dimiliki oleh Republik Indonesia

Kedua, jenis akad SR016 adalah ijarah asset to be leased. Artinya, investasi ini menggunakan akad ijarah (sewa) untuk aset yang menjadi dasarnya (underlying). 

Ketiga, masa penawaran SR016 berlangsung mulai dari Pembukaan: 25 Februari 2022 pukul 09.00 WIB hingga Penutupan: 17 Maret 2022 pukul 10.00 WIB.

Keempat, tanggal penerbitan SR016 pada 25 Februari 2022.

Kelima, SR016 berbentuk tanpa warkat dan dapat dipasarkan di pasar sekunder.

Keenam, tenor atau jangka waktu SR016 adalah tiga tahun.

Ketujuh, maturity atau jatuh tempo SR016 pada 10 Maret 2025.

Kedelapan, nilai nominal per unit Rp1 juta.

Kesembilan, nilai minimum pemesanan Rp1 juta.

Kesepuluh, maksimum pemesanan Rp2 miliar per investor dalam masa penawaran. 

Kesebelas, imbalan SR016 adalah 4,95 persen fixed p.a atau bersifat tetap

Keduabelas, tanggal pembayaran kupon SR016: Tanggal 10 setiap bulan. Dalam hal tanggal 10 jatuh pada bukan hari kerja, maka akan dibayarkan pada hari kerja berikutnya tanpa kompensasi. Hari kerja adalah hari dimana operasional sistem pembayaran diselenggarakan oleh Bank Indonesia.

Ketigabelas, tanggal pembayaran kupon pertama SR016: Tanggal 10 April 2022 (Short Coupon).

Keempatbelas, minimum holding period atau masa tunggu sebelum bisa dijual adalah selama 3 kali pembayaran kupon (s.d 10 Juni 2022).

Kelimabelas, tradability: tradable atau bisa diperdagangkan di pasar sekunder mulai tanggal 11 Juni 2022 atau setelah berakhirnya minimum holding period.

Keenambelas, underlying asset: BMN dan Proyek/Kegiatan Kementerian/Lembaga pada APBN 2022.

Baca juga Beli SR016 Rp100 Juta hingga Rp2 Miliar, Berapa Imbal Hasil per Bulan?

Tujuan Penerbitan SR016

Tujuan penerbitan Sukuk Ritel seri SR016 adalah membantu membiayai APBN termasuk membiayai pembangunan proyek infrastruktur di Indonesia dan memperluas basis investor dalam negeri. Penjualan Sukuk Negara Ritel seri SR016 dilakukan secara online untuk mempermudah akses masyarakat berinvestasi di SBSN ritel dan mendukung terwujudnya keuangan inklusif.

"Dengan mengusung tema Pilihan Berharga Untuk Semua Generasi dan tagar #InvestasiRakyatPenuhManfaat, pemerintah memberikan kesempatan kepada setiap Warga Negara Indonesia untuk dapat berinvestasi pada Sukuk Ritel seri SR016 sekaligus berpartisipasi dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional," tulis Kementerian Keuangan dalam laman resminya.

Adapun proses pemesanan pembelian Sukuk Ritel seri SR016 secara online dilakukan melalui 4 tahap yaitu (i) registrasi/pendaftaran, (ii) pemesanan, (iii) pembayaran dan (iv) setelmen. 

Pemesanan pembelian disampaikan melalui sistem elektronik yang disediakan Mitra Distribusi yang memiliki interface dengan sistem e-SBN. Sebelum melakukan pemesanan pembelian, setiap calon investor kiranya telah memahami Memorandum Informasi Sukuk Ritel seri SR016.

Investor yang berminat untuk berinvestasi di Sukuk Ritel seri SR016 dapat mengakses website Sukuk Ritel atau menghubungi 30 Mitra Distribusi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah untuk melayani pemesanan pembelian secara langsung melalui sistem elektronik (layanan online). Salah satu mitra distribusi dimaksud adalah Bareksa.

Lihat Naik 3 Kali Lipat, Bareksa Kembali Catat Rekor Penjualan Surat Berharga Negara ORI021

Investasi Sekarang

(Martina Priyanti/hm)

***


Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

SR016 merupakan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Ritel yang dikelola sesuai prinsip syariah dan memiliki fitur bisa diperdagangkan dengan tenor 3 tahun. Nilai investasi minimal Rp1 juta dan maksimal Rp2 miliar, kupon bersifat tetap dan aman karena baik kupon maupun pokoknya dijamin oleh negara dan Undang-Undang.

Dengan berinvestasi di SBN Ritel kita tidak hanya mendapatkan cuan, namun  juga membantu pembiayaan anggaran untuk pembangunan negara. SR016 bisa dipesan melalui Bareksa.

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBSN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan ​penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama tiga tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah  penghargaan sebagai Midis SUN dengan  Kinerja Terbaik 2020 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021. 

Investor Bareksa yang sudah pernah membeli SBN Ritel di Bareksa setelah Juni 2021 bisa langsung memesan ORI021. Adapun investor Bareksa yang sudah pernah membeli seri SBN Ritel sebelum Juni 2021 perlu melakukan registrasi ulang.

Daftar ulang akun SBN di Bareksa ini untuk memudahkan dalam melakukan trading (jual-beli) SBN di pasar sekunder, karena Bareksa sudah bermitra dengan sekuritas yaitu Binaartha Sekuritas. Lengkapnya baca ​cara daftar ulang akun SBN Ritel di Bareksa. 

Investor Bareksa yang sudah investasi reksadana tapi belum pernah membeli SBN perlu melengkapi data, agar bisa dibuatkan rekening sub-registry untuk SBN. Data yang dibutuhkan untuk membeli SBN adalah rekening bank yang digunakan untuk menerima kupon.

Segera daftar SBN Ritel sekarang di Bareksa agar bisa memesan SR016 pada masa penawaran. Jangan ketinggalan karena kuota terbatas.