Berita / SBN / Artikel

Aman dan Cuan, ORI021 Bisa Jadi Instrumen Diversifikasi Investasi

Pada 2022, obligasi jangka pendek seperti ORI021 merupakan instrumen yang defensif di tengah perkiraan kenaikan tingkat suku bunga
Bareksa • 21 Jan 2022
cover

Ilustrasi investor sedang menata telur dalam beberapa keranjang sebagai simbol diversifikasi investasi untuk meminimalisir risiko, salah satunya diversifikasi investasi ke reksadana dan SBN Ritel, termasuks seri ORI021. (Shutterstock)

Bareksa.com - Sudahkah Anda melakukan diversifikasi investasi? Jika belum, ada baiknya segera dilakukan guna meminimalisir risiko dan memaksimalkan potensi cuan.

Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI021 bisa menjadi salah satu insttumen investasi untuk diversifikasi investasi. SBN Ritel pertama yang dirilis di 2022 itu akan ditawarkan pada Senin, 24 Januari hingga Kamis, 17 Februari, atau berlangsung selama 25 hari.

Mengapa perlu melakukan diversifikasi investasi? Dalam investasi ada istilah don't put your eggs in one basket atau jangan meletakkan semua telur dalam satu keranjang? Sebab diversifikasi investasi berguna antara lain untuk mengurangi risiko investasi dari instrumen investasi yang Anda pilih.

Mengapa ORI021 bisa jadi pilihan untuk diversifikasi investasi? Tubagus Farash Akbar Farich, Direktur Avrist Asset Management menyatakan ORI021 memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan instrumen investasi lainnya.

"Untuk tahun 2022, obligasi jangka pendek seperti ORI021, merupakan instrumen yang defensif di tengah perkiraan kenaikan tingkat suku bunga. Inilah alasan ORI021 jadi alat diversifikasi yang baik," kata Farash kepada Bareksa, Kamis (20/1/2022).

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan menetapkan kupon atau imbal hasil ORI021 sebesar 4,9 persen per tahun. Dibandingkan suku bunga acuan Bank Indonesia, yakni BI 7 Days Reverse Repo Rate yang saat ini di level 3,5 persen, maka selisih (spread) imbal hasilnya 1,4 persen.

Pemerintah telah memangkas pajak kupon obligasi dari sebelumnya 15 persen jadi 10 persen. Setelah dipotong pajak, investor masih mengantongi imbalan bersih ORI021 sebesar 4,41 persen.

Tips DiversifikasiInvestasi Investasi

Mengenai diversifikasi investasi, dengan menempatkan aset investasi dalam beberapa keranjang, dengan begitu jika salah satu keranjang investasi Anda jatuh, maka Anda masih memiliki cadangan keranjang investasi di tempat lain.

Dengan begitu harapannya dapat menopang keseluruhan jenis investasi Anda agar tidak jatuh nilainya secara keseluruhan. Dalam kalimat lain, tempatkan dana investasimu pada sejumlah jenis dan produk investasi yang berbeda.

10 tips melakukan diversifikasi investasi menurut Forbes :

1. Pelajari Perlunya Diversifikasi

Portofolio yang terdiversifikasi membantu mengurangi potensi risiko yang mungkin terjadi pada investasi Anda. Dengan kata lain, diversifikasi memberikan keseimbangan terbaik untuk rencana tabungan atau investasi Anda.

2. Alokasi Aset

Secara garis besar, ada dua tipe dasar investasi, yakni saham dan obligasi. Saham dipandang berisiko tinggi dengan tingkat pengembalian tinggi, sementara obligasi biasanya lebih stabil dengan tingkat pengembalian yang lebih rendah. Untuk meminimalkan eksposur risiko, Anda harus membagi uang Anda di antara dua opsi ini.

Triknya terletak pada keseimbangan keduanya, dalam menemukan keseimbangan antara risiko dan kepastian. Distribusi aset biasanya berdasarkan usia dan gaya hidup. Umumnya, semakin lanjut usia Anda, maka sebaiknya memilih profil risiko yang lebih rendah.

3. Menilai Risiko Kualitatif Sebelum Berinvestasi

Anda dapat meminimalkan ketidakpastian misalnya pada transaksi saham dengan menerapkan analisis risiko kualitatif sebelum membeli atau menjual saham. Analisis risiko kualitatif memberikan peringkat yang telah ditentukan sebelumnya untuk menilai keberhasilan proyek.

Untuk menerapkan prinsip yang sama, Anda harus mengevaluasi stok melalui parameter tertentu yang menunjukkan stabilitasnya atau potensi untuk bekerja dengan baik. Parameter ini akan mencakup model bisnis yang kuat, integritas manajemen senior, tata kelola perusahaan, nilai merek, kepatuhan terhadap peraturan, praktik manajemen risiko yang efektif, dan ketergantungan produk atau layanannya, ditambah dengan keunggulan kompetitifnya.

4. Investasi dalam Pasar Uang

Keuntungan terbesar dari pasar uang ini adalah kemudahan likuidasi. Risiko yang lebih rendah juga membuatnya menjadi investasi yang aman.

5. Berinvestasi dalam Obligasi dengan Arus Kas yang Sistematis

Reksadana dipandang sebagai pilihan investasi yang andal dan stabil.

6. Ikuti Strategi Beli - Tahan (Buy - Hold)

Rencana investasi pada dasarnya adalah rencana tabungan jangka panjang Anda. Jadi, Anda harus mulai berpikir jangka panjang dan menghindari reaksi spontan. Pikirkan beli-tahan alih-alih strategi perdagangan konstan. Hal ini berarti menjaga portofolio yang relatif stabil dari waktu ke waktu, terlepas dari fluktuasi pasar. Tidak seperti perdagangan konstan (trading), ini adalah pendekatan yang lebih pasif di mana Anda membiarkan investasi Anda tumbuh.

7. Pahami Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pasar Keuangan

Sebelum berinvestasi di pasar keuangan, Anda perlu memahami terlebih dahulu faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakannya. Pasar keuangan termasuk bursa saham, valuta asing, pasar obligasi, pasar uang, dan pasar antar bank.

Hal ini pada dasarnya adalah pasar untuk instrumen keuangan dan seperti pasar lainnya, berfungsi berdasarkan permintaan dan penawaran. Maka, seperti pasar lainnya ada juga faktor eksternal seperti suku bunga dan inflasi yang mempengaruhi dinamikanya.

8. Pelajari tentang Pasar Global

Pasar global memiliki potensi pengembalian yang tinggi dalam waktu singkat. Pasar-pasar ini biasanya dicirikan oleh dinamika yang bergerak sangat cepat di mana seorang investor juga harus berurusan dengan berbagai peraturan moneter. Terlebih bagi sebagai investor muda, perlu waktu untuk mempelajari fungsinya, memahami tren dan fluktuasi, dan apa yang mendorong perubahan.

9. Seimbangkan Kembali Portofolio Anda secara Berkala

Penting untuk memeriksa portofolio investasi Anda secara berkala untuk memeriksa saldo berbagai aset. Ulasan ini harus didasarkan pada tujuan investasi Anda, sekaligus untuk mengevaluasi investasi Anda selama ini. Tujuannya tak lain untuk membuat Anda lebih disiplin tentang investasi Anda, sekaligus membuat Anda tetap sadar akan pertumbuhan tahunannya. Selain itu, kedua faktor dimaksud akan membantu Anda membuat keputusan yang lebih tepat, sambil mengembangkan wawasan yang lebih baik tentang investasi di masa depan.

10. Cobalah Skema Investasi yang Disiplin

Jika Anda memiliki jumlah kecil yang ingin Anda investasikan selama waktu tertentu, systematic investment plan (SIP) adalah pilihan yang baik.

Siap menjadikan ORI021 sebagai diversifikasi investasi? Pastikan pesan di Bareksaya.

Investasi Sekarang

(Martina Priyanti/AM)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara(SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama tiga tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah  penghargaan sebagai Midis SUN dengan  Kinerja Terbaik 2020 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021. 

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional).

Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, registrasi ulang akun di Bareksa untuk memesan SBN ritel seri berikutnya.