Berita / SBN / Artikel

Pemerintah Tetapkan Imbal Hasil Green Sukuk Ritel ST008 Minimal 4,8 Persen

Imbal hasil bisa naik lagi mengikuti potensi kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia
Abdul Malik • 28 Oct 2021
cover

Ilustrasi investasi di Green Sukuk Ritel - Sukuk Tabungan seri ST008. (Shutterstock)

Bareksa.com - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan mengumumkan penetapan imbal hasil dan selisih (spread) tetap Green Sukuk Ritel - Sukuk Tabungan seri ST008 yang jatuh tempo tanggal 10 November 2023.

Kemenkeu menyatakan tingkat imbalan ST008 untuk periode pertama adalah 4,8 persen per tahun. Tingkat imbalan ini berlaku sebagai tingkat imbalan minimal (floor).

"Spread tetap imbalan ST008 terhadap Bank Indonesia - 7 Day Reverse Repo ialah 130 basis poin (bps)," ungkap Kemenkeu dalam pesannya kepada mitra distribusi Kamis sore (28/10/2021).

Green Sukuk Ritel - Sukuk Tabungan (ST) seri ST008 ditawarkan pada 1-17 November 2021. ST008 akan menjadi Surat Berharga Negara (SBN) Ritel keenam sekaligus terakhir yang diterbitkan pemerintah pada tahun ini. Pemerintah memastikan, ST008 dapat dibeli dengan mudah melalui 30 mitra distribusi, salah satunya Bareksa.

Mengapa disebut Green Sukuk Ritel? Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyatakan dengan berinvestasi di ST008 ini Sahabat Sukuk juga turut berkontribusi untuk membantu mengurangi dampak perubahan iklim dan pemanasan global.

Kementerian Keuangan menjelaskan hasil penerbitan Green Sukuk Ritel - Sukuk Tabungan seri ST008, akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek hijau yang ada di Angggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Artinya dengan membeli ST008, smart investor tidak hanya berkontribusi bagi pembiayaan pembangunan bangsa tapi juga membantu menjaga kelestarian bumi untuk bekal anak cucu nanti.

Sudah investasi dapat cuan, aman karena dijamin negara, juga nyaman karena dana hasil penjualan Green Sukuk Ritel ST008 digunakan untuk proyek-proyek hijau.

Green Sukuk Ritel ST008 sangat terjangkau. Investasi mulai dari Rp1 juta dan maksimal Rp1 miliar dengan tenor investasi 2 tahun. Jatuh tempo ST008 pada 10 November 2023 mendatang. Nilai maksimal pemesanan ST008 tersebut diturunkan dari SBN Ritel seri sebelumnya yakni ORI020 yang maksimal Rp2 miliar.

Di seri-seri SBN Ritel sebelumnya pemerintah menetapkan nilai pemesanan mulai Rp1 juta hingga Rp3 miliar. Pemangkasan batas nilai pemesanan SBN Ritel per investor tersebut karena pemerintah mempertimbangkan agar SBN Ritel bisa menjangkau lebih banyak investor.

ST008 memiliki kupon mengambang dengan batas minimal (floating with floor), mengikuti potensi naiknya suku bunga acuan Bank Indonesia. Artinya jika nantinya bunga acuan BI naik, maka imbalan ST008 bisa naik lagi.

Green Sukuk Ritel ST008 sesuai dengan prinsip syariah, sehingga bagi smart investor yang ingin berinvestasi di instrumen investasi halal dan bebas riba, tidak perlu khawatir untuk berinvestasi di instrumen ini.

Meskipun termasuk instrumen investasi syariah, namun siapapun bisa berinvestasi di Green Sukuk Ritel ST008 tanpa memandang latar belakang agama tertentu, karena memang aman dan cuan.

ST008 memiliki fitur tidak bisa diperdagangkan (non tradable). Meski begitu ada fasilitas pencairan sebelum jatuh tempo (early redemption).

Ingin investasi cuan, aman, mendukung pembangunan nasional serta membantu mengurangi dampak perubahan iklim? Yuk cuss segera pesan Green Sukuk Ritel ST008 mulai senin (1/11/2021) di Bareksa ya.

(Martina Priyanti/AM)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Green Sukuk Ritel ST008 ditawarkan 1-17 November 2021. Investasi mulai dari Rp1 juta dan maksimal Rp1 miliar. ST008 merupakan salah satu jenis SBN Ritel syariah dengan fitur tidak bisa diperdagangkan dengan tenor investasi 2 tahun dan kupon bersifat mengambang dengan batas minimal.

Dengan berinvestasi di SBN Ritel kita tidak hanya mendapatkan imbal hasil tetapi juga membantu pembiayaan anggaran untuk pembangunan negara.

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional).

Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di Bareksa untuk memesan SBN ritel seri berikutnya.

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.