Berita / SBN / Artikel

Luar Biasa! Baru 12 Jam Ditawarkan, Pemesanan ORI020 Tembus Rp1 Triliun

Proses pemesanan pembelian ORI020 secara online dapat dilakukan melalui 4 tahap yaitu registrasi/pendaftaran, pemesanan, pembayaran dan setelmen/konfimasi
Abdul Malik • 04 Oct 2021
cover

Ilustrasi perempuan investor yang gembira melihat imbal hasil investasinya di reksadana dan SBN termasuk ORI020 yang terus tumbuh di tengah gejolak pasar akibat pandemi Covid-19. (Shutterstock)

Bareksa.com - Minat investor atas Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI020 memang luar biasa. Hanya dalam hitungan 12 jam sejak ditawarkan pada Senin pukul 9.00 pagi (4/10/2021), kemudian sekitar pukul 21.00, nilai pemesanan sudah menenbus Rp1 triliun.

Tingginya animo investor atas ORI020 sangat menggembirakan. Sebab Surat Berharga Negara (SBN) Ritel seri kelima yang diterbitkan di 2021 tersebut hanya menawarkan kupon 4,95 persen, lebih rendah dibandingkan seri SBN Ritel sebelumnya. Meski begitu, minat investor atas produk investasi yang aman, mudah dan menguntungkan ini tetap membludak.

Pemerintah resmi menawarkan instrumen investasi ORI020 secara online (e-SBN) mulai hari ini hingga 21 Oktober pukul 10.00 WIB, atau dalam 17 hari masa penawaran.

Untuk berinvestasi di ORI020, investor bisa memperhatikan pokok-pokok ketentuan dan persyaratan instrumen ini sebagai berikut :

1.

Periode Registrasi

Setiap saat pada Mitra Distribusi yang telah ditetapkan

2.

Masa Penawaran

Pembukaan: 4 Oktober 2021 pukul 09.00 WIB

Penutupan: 21 Oktober 2021 pukul 10.00 WIB

3.

Bentuk dan Karakteristik Obligasi

Obligasi Negara tanpa warkat; dapat diperdagangkan di pasar sekunder dan hanya antar investor domestik/lokal yang mengacu pada digit ketiga kode Nomor Tunggal Identitas Pemodal (Single Investor Identification/SID)

4.

Tanggal Penetapan Hasil Penjualan

25 Oktober 2021

5.

Tanggal Setelmen

27 Oktober 2021

6.

Tanggal Jatuh Tempo

15 Oktober 2024

7.

Minimum Pemesanan

Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah)

8.

Maksimum Pemesanan

Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah)

9.

Jenis Kupon

Kupon tetap (fixed rate)

10.

Tingkat Kupon

4,95% per tahun

11.

Holding Period

Satu periode pembayaran kupon dan dapat dipindahbukukan mulai tanggal 15 Desember 2021

12.

Pembayaran Kupon

Tanggal 15 setiap bulan

13.

Pembayaran Kupon Pertama Kali

15 Desember 2021

Sumber : DJPPR Kemenkeu

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan menyatakan proses pemesanan pembelian ORI020 secara online dapat dilakukan melalui 4 tahap yaitu registrasi/pendaftaran, pemesanan, pembayaran dan setelmen/konfimasi.

Pemesanan pembelian disampaikan melalui sistem elektronik yang disediakan mitra distribusi yang memiliki interface dengan sistem e-SBN.

"Sebelum melakukan pemesanan pembelian, setiap calon investor kiranya telah memahami Memorandum Informasi ORI020 yang dirilis pada tanggal 4 Oktober 2021 dan dapat diakses di landing page pada tautan www.kemenkeu.go.id/ori," ungkap DJPPR Kemenkeu.

Masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di ORI020 saat ini sudah dapat melakukan registrasi dengan cara menghubungi 27 mitra distribusi yang telah ditetapkan melayani pemesanan pembelian secara langsung melalui sistem elektronik (layanan online ), di antaranya melalui Bareksa.

Lebih Menarik dari Deposito

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan pada Kamis (30/9/2021) menetapkan kupon atau imbal hasil ORI020 sebesar 4,95 persen per tahun. Dibandingkan suku bunga acuan Bank Indonesia, yakni BI 7 Days Reverse Repo Rate yang saat ini di level 3,5 persen, maka selisih (spread) imbal hasilnya 1,45 persen.

Pemerintah sebelumnya telah memangkas pajak kupon obligasi dari sebelumnya 15 persen jadi 10 persen. Setelah dipotong pajak, investor masih mengantongi imbalan bersih ORI020 sebesar 4,455 persen.

Meskipun kupon ORI020 lebih rendah dari SBN Ritel seri sebelumnya, namun besaran kupon ORI020 tersebut masih lebih menarik dibandingkan deposito.

Berdasarkan riset Indikator Likuiditas yang dirilis Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), pada Juli 2021, rata-rata tingkat bunga deposito rupiah di bank benchmark LPS menurun 8 basis poin (bps) ke level 3,27 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Setelah dipotong pajak 20 persen, maka rata-rata bunga bersih deposito jadi 2,616 persen. Nilai rata-rata bunga bersih deposito itu lebih rendah dari kupon bersih ORI020 yang senilai 4,455 persen.

Instrumen Investasi
Kupon/bunga
Pajak
Imbalan/bunga bersih
ORI020
4,95%
10%
4,455%
Rata-rata bunga deposito
3,27%
20%
2,616%

Sumber : Kemenkeu, LPS diolah Bareksa

Sebelumnya sepanjang 2021 ini, pemerintah telah menerbitkan 4 seri SBN Ritel yakni ORI019, Sukuk Negara Ritel (SR) seri SR014, Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR010 dan SR015.

​***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

ORI020 merupakan salah satu jenis SBN Ritel yang memiliki fitur bisa diperdagangkan dengan tenor 3 tahun. Nilai investasi minimal Rp1 juta dan maksimal Rp2 miliar.

Dengan berinvestasi di SBN Ritel kita tidak hanya mendapatkan imbal hasil tetapi juga membantu pembiayaan anggaran untuk pembangunan negara.

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional).

Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di Bareksa untuk memesan SBN ritel seri berikutnya.

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.