Imbal Hasil Obligasi Indonesia Paling Menarik untuk Negara Berkembang
Real yield obligasi 10 tahun Indonesia 5,6 persen per 1 Oktober 2020

Real yield obligasi 10 tahun Indonesia 5,6 persen per 1 Oktober 2020
Bareksa.com - Dalam berinvestasi di obligasi atau surat berharga negara, investor biasa melihat yang namanya yield (imbal hasil). Namun, investor juga perlu mengetahui real yield, yaitu imbal hasil yang diterima setelah dikurangi dengan inflasi.
Real yield obligasi negara Indonesia ternyata menarik bila dibandingkan dengan negara tetangga dan negara berkembang lainnya (peers). Sebab, real yield obligasi negara Indonesia termasuk yang tertinggi.
Menurut Syailendra Capital Monthly Bulletin Oktober 2020 yang dibagikan kepada nasabah, obligasi negara bertenor 10 tahun per 1 Oktober 2020 memberikan yield 6,9 persen. Dengan inflasi yang rendah di 1,3 persen, maka real yield obligasi 10 tahun Indonesia sebesar 5,6 persen.
Promo Terbaru di Bareksa
Bila dibandingkan dengan real yield obligasi pemerintah 10 tahun negara tetangga dan peers, real yield obligasi negara Indonesia kedua tertinggi setelah Afrika Selatan. Namun, perlu dicatat peringkat obligasi Indonesia lebih tinggi, yaitu BBB (investment grade), sementara Afrika Selatan hanya BB- (belum layak investasi).
Tabel Perbandingan Real Yield Obligasi Negara Indonesia dan Peers