BeritaArrow iconSBNArrow iconArtikel

Jelang Libur Lebaran, Transaksi Obligasi Hanya 10 Persen Dar

Bareksa25 Juli 2014
Tags:
Jelang Libur Lebaran, Transaksi Obligasi Hanya 10 Persen Dar
Petugas melayani nasabah calon pembeli obligasi ritel di Bank BNI Pusat, Jakarta, Jumat (7/10).(ANTARA/Rosa Panggabean)

Rupiah juga stagnan bergerak pada range Rp11.530-Rp11.616 per dolar Amerika

Bareksa.com - Menjelang libur lebaran, perdagangan obligasi lesu. "Mungkin karena sudah mau masuk libur lebaran, jadi perdagangan sepi sekali hari ini," komentar Bagus Ari, Fixed Income Trader PT Emco Broker Money kepada Bareksa.com via telepon.

"Total transaksi yang masuk hari ini hanya sekitar 10 persen dari transaksi standar yang biasanya bisa mencapai Rp70 - 150 triliun per hari," ungkap Bagus. "Investor mungkin lebih memilih untuk transaksi obligasi setelah libur lebaran, karena jika ditransaksikan sekarang, settlementnya juga setelah lebaran."

Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun, hanya sekitar 7,98 persen dengan harga sekitar 102,6. Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar juga cenderung stagnan dimana hari ini berada di kisaran Rp11.530 - Rp11.616 per dolar Amerika.

Promo Terbaru di Bareksa

Jokowi Effect, menurut Bagus, belum terlalu tampak pada perdagangan minggu ini. "Mungkin ketika pelantikan baru terlihat pergerakan market secara keseluruhannya."

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua