BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Rekomendasi Saham Hari Ini: ADMR, ANTM, ARTO & TLKM, IHSG Berpotensi Rebound

30 September 2026
Tags:
Rekomendasi Saham Hari Ini: ADMR, ANTM, ARTO & TLKM, IHSG Berpotensi Rebound
Gedung kantor PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau ANTAM di Jakarta. (Dok. Perusahaan)

Empat saham pilihan hari ini, 30 September 2026, adalah ADMR, ANTM, ARTO dan TLKM. Sementara itu, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 6.013 hingga 6.228 dengan peluang technical rebound apabila area support bertahan.

Bareksa - Bursa saham Indonesia melemah 0,43% ke level 6.122 pada perdagangan Selasa, 29 September 2026, dibarengi aksi jual investor asing senilai Rp777 miliar.

Sektor teknologi, properti dan real estat, serta energi menjadi pemberat utama. Saham GOTO, BBCA dan BREN menjadi penekan terbesar indeks, sementara rupiah relatif stagnan di Rp17.975 per dolar AS.

Dari luar negeri, bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah tipis. Dow Jones turun 0,26%, S&P 500 melemah 0,17% dan Nasdaq turun 0,09%, di tengah yield US Treasury yang bertahan dekat level tertinggi multi-dekade menjelang sejumlah rilis data ekonomi AS dan komentar pejabat Federal Reserve mengenai arah suku bunga.

Promo Terbaru di Bareksa

Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia, IHSG hari ini diperkirakan bergerak di kisaran 6.013 hingga 6.228. Posisi stochastic yang sudah memasuki area jenuh jual membuka peluang technical rebound apabila area support mampu dipertahankan.

Rekomendasi Saham Hari Ini, 30 September 2026

Strategi: Buy on Weakness & Speculative Buy

1. ADMR – PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk

  • Harga Terakhir: Rp1.490

  • Target Harga: Rp1.600

  • Batas Rugi (Stop Loss): Rp1.430

  • Harga Beli Disarankan: Rp1.490

  • Strategi: Speculative Buy

Analisis: Harga saham ADMR turun 2,3% ke Rp1.490 pada 29 September. Secara teknikal, saham masih berada dalam fase koreksi dan diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan 55 hari. Meski demikian, stochastic mulai mendekati area jenuh jual, mengindikasikan tekanan jual berpotensi mereda. Area support Rp1.420-1.490 menjadi level penting. Jika bertahan, peluang rebound menuju Rp1.575-1.600 kembali terbuka.

Beli Saham ADMR

2. ANTM – PT Aneka Tambang Tbk

  • Harga Terakhir: Rp3.160

  • Target Harga: Rp3.320

  • Batas Rugi: Rp2.970

  • Harga Beli Disarankan: Rp3.140

  • Strategi: Buy on Weakness

Analisis: ANTM naik 1,94% ke Rp3.160. Struktur teknikal jangka pendek mulai membaik, dengan harga masih bertahan di atas garis tren naik dan support Rp2.980-3.050. Stochastic bergerak ke area bawah, sehingga tekanan jual mulai terlihat terbatas. Selama support bertahan, peluang rebound menuju area resistance Rp3.370-3.380 tetap terbuka.

Beli Saham ANTM di Sini

3. ARTO – PT Bank Jago Tbk

  • Harga Terakhir: Rp810

  • Target Harga: Rp870

  • Batas Rugi: Rp700

  • Harga Beli Disarankan: Rp740

  • Strategi: Buy on Weakness

Analisis: Harga ARTO turun 2,41% ke Rp810 dan secara teknikal masih berada dalam tren turun dengan pola lower high dan lower low. Stochastic mendekati area jenuh jual, tetapi koreksi masih berpotensi berlanjut ke support utama Rp740. Karena itu, strategi yang digunakan adalah menunggu pelemahan menuju area tersebut. Jika support Rp740 bertahan, peluang rebound teknikal terbuka.

Beli Saham ARTO

4. TLKM – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk

  • Harga Terakhir: Rp2.370

  • Target Harga: Rp2.540

  • Batas Rugi: Rp2.280

  • Harga Beli Disarankan: Rp2.350

  • Strategi: Buy on Weakness

Analisis: TLKM ditutup stagnan di Rp2.370. Saham masih berada dalam tren turun, tetapi stochastic sudah masuk area jenuh jual. Pergerakan di bawah Rp2.350 berpotensi menjadi false breakdown jika harga cepat pulih. Jika TLKM mampu kembali bertahan di atas Rp2.350-2.400, peluang rebound menuju area Rp2.540-2.570 semakin terbuka.

Beli Saham TLKM di Sini

Tabel Rekomendasi Saham 30 September 2026

Kode Saham

Strategi

Harga Terakhir

Harga Beli

Target Harga

Batas Rugi

ADMR

Speculative Buy

Rp1.490

Rp1.490

Rp1.600

Rp1.430

ANTM

Buy on Weakness

Rp3.160

Rp3.140

Rp3.320

Rp2.970

ARTO

Buy on Weakness

Rp810

Rp740

Rp870

Rp700

TLKM

Buy on Weakness

Rp2.370

Rp2.350

Rp2.540

Rp2.280

Sumber: Ciptadana Sekuritas Asia, harga terakhir per 29/9/2026.

Sorotan Pasar

Dari sisi domestik, DPR mengesahkan APBN 2027 dengan asumsi pertumbuhan ekonomi 6%, inflasi 2,5%, nilai tukar Rp17.500 per dolar AS, dan defisit fiskal 2,4% PDB. Ciptadana menilai asumsi pertumbuhan tersebut cukup optimistis di tengah tingginya ketidakpastian global dan suku bunga.

Di sektor perbankan, kebijakan baru melalui PMK 67/2026 membuka ruang penempatan kelebihan kas pemerintah di luar Bank Indonesia, termasuk ke bank konvensional dan syariah. Ciptadana menilai kebijakan tersebut dapat menjadi sentimen positif moderat bagi likuiditas perbankan.

Sementara itu, BNGA mencatat rebound laba bulanan pada Agustus seiring normalisasi biaya provisi, sedangkan VKTR memperoleh pernyataan efektif untuk rights issue hingga Rp3 triliun guna mendukung ekspansi ekosistem kendaraan listrik.

Faktor Risiko Utama

  • IHSG masih dalam tren bearish menengah: indeks masih berada di bawah MA55. Jika support 6.000-6.013 ditembus, risiko koreksi lanjutan meningkat.

  • Yield US Treasury masih tinggi: kondisi ini dapat mempertahankan tekanan terhadap aset berisiko dan arus modal ke pasar negara berkembang.

  • ARTO masih dalam tren turun: berbeda dengan ANTM yang mulai menunjukkan perbaikan struktur jangka pendek, ARTO masih membentuk pola lower high dan lower low.

  • Tekanan jual asing: investor asing masih mencatat net sell Rp777 miliar pada perdagangan 29 September.

Kesimpulan

Empat saham pilihan hari ini menawarkan dua pendekatan. ADMR direkomendasikan secara spekulatif karena mendekati area oversold dan support, sedangkan ANTM, ARTO dan TLKM menggunakan strategi buy on weakness. ANTM menunjukkan struktur teknikal jangka pendek yang relatif membaik, sementara ARTO masih memerlukan kehati-hatian karena tren turun belum berakhir. TLKM berpotensi rebound jika mampu kembali bertahan di atas Rp2.350-2.400. Untuk IHSG, area 6.013-6.000 menjadi support penting. Selama level tersebut bertahan, peluang technical rebound masih terbuka.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

***

D​ISCLAIMER​​​​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pertanyaan Umum

Mengapa ADMR hanya direkomendasikan Speculative Buy?

Karena tren koreksi masih berlangsung dan harga berada di bawah MA55. Peluang rebound muncul dari kondisi stochastic yang mendekati oversold dan support Rp1.420-1.490.

Apa yang membuat ANTM berpeluang rebound?

ANTM masih bertahan di atas garis tren support dengan area Rp2.980-3.050, sementara tekanan jual mulai terlihat terbatas.

Mengapa area beli ARTO jauh di bawah harga terakhir?

ARTO masih berada dalam tren turun dan koreksi berpotensi berlanjut menuju support Rp740. Karena itu, strategi yang digunakan adalah menunggu pelemahan ke area tersebut.

Apa sinyal penting untuk TLKM?

Pemulihan kembali di atas Rp2.350-2.400 dapat memperkuat skenario false breakdown dan technical rebound menuju Rp2.540-2.570.

Profil Penulis

Abdul Malik
Abdul Malik

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.253,48

Up0,42%
Up4,29%
Up3,90%
Up5,92%
Up23,17%
Up19,16%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.208,53

Up0,66%
Up3,86%
Up4,61%
Up6,58%
--

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.214,93

Up0,53%
Up1,67%
Up2,54%
Up4,14%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.038,40

Down-0,27%
Down-0,57%
Down-0,88%
Up2,36%
--

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua