BeritaArrow iconPasar ModalArrow iconArtikel

Berita Saham Hari Ini : Suku Bunga AS Bisa Naik 2 Kali, Investor Serbu Lelang SUN, RSCH & AEGS IPO

Abdul Malik23 Agustus 2023
Tags:
Berita Saham Hari Ini : Suku Bunga AS Bisa Naik 2 Kali, Investor Serbu Lelang SUN, RSCH & AEGS IPO
Ilustrasi investor memantau pergerakan pasar saham melalui laptop dan handphone. (Shutterstock)

SMGR, BBCA, AKRA, ANTM, ARTO dan UNVR direkomendasi beli, BMRI disarankan jual, IHSG, emas dan rupiah menguat, Wall Street dan minyak tertekan

Bareksa.com - Berikut rangkuman berita pasar modal dan saham dikutip dari laporan riset Kopi Pagi oleh D’Origin Financial & Business Advisory dan Ciptadana Daily and Technical Updates oleh PT Ciptadana Sekuritas Asia dipublikasi Rabu (23/8/2023) :

Stock Picks

SMGR

Harga saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) naik 0,75% jadi Rp6.750 pada Selasa (22/8/2023). D’Origin Financial merekomendasi beli saat melemah (BOW) saham SMGR dengan target harga Rp7.200, stop rugi Rp6.500, support Rp6.700 ; Rp6.650 dan resisten Rp6.800 ; Rp6.850.

Volume perdagangan saham SMGR pada Selasa lebih kecil dari hari sebelumnya. Penguatan saham SMGR berpotensi menguji resisten Rp6.800, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp6.850.

Promo Terbaru di Bareksa

BBCA

Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 1,36% jadi Rp9.300 pada Selasa (22/8/2023). D’Origin Financial merekomendasi beli saat melemah (BOW) saham BBCA dengan target Rp9.600 dan stop rugi Rp9.000, support Rp9.250 ; Rp9.200 dan resisten Rp9.350 ; Rp9.400.

Volume perdagangan saham BBCA pada Selasa lebih kecil dari hari sebelumnya. Penguatan saham BBCA berpotensi menguji resisten Rp9.350, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp9.400.

AKRA

Harga saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik 1,94% jadi Rp1.315 pada Selasa (22/8/2023). D’Origin Financial merekomendasi beli saat melemah (BOW) saham AKRA dengan target Rp1.450 dan stop rugi Rp1.240, support Rp1.300 ; Rp1.290 dan resisten Rp1.330 ; Rp1.350.

Volume perdagangan saham AKRA pada Selasa lebih besar dari hari sebelumnya. Penguatan saham AKRA berpotensi menguji resisten Rp1.330, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp1.350.

Beli Reksadana di Sini

ANTM : Menguji Level Support

Harga saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melemah 0,26% jadi Rp1.945 pada Selasa (22/8/2023). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham ANTM tampak menembus garis support dengan volume kecil dan bias teknikal masih bearish.

Saham ANTM bergerak di bawah MA 55 dalam grafik harian, jika ada indikasi menembus Rp1.960, maka mengonfirmasi rebound intraday. Saham ANTM punya support kuat di Rp1.895, sehingga direkomendasi beli jika menembus Rp1.960 dengan stop rugi Rp1,930 dan ambil untung Rp1.970.

ARTO : Potensi Rebound

Harga saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) menguat 0,4% jadi Rp2.520 pada Selasa (22/8/2023). Ciptadana Sekuritas menilai tren saham ARTO tampak mendatar namun dengan bias bullish.

Saham ARTO membentuk pola doji candlestick dalam grafik harian. Jika menembus Rp2.540, maka saham ARTO berpotensi melanjutkan penguatan, dengan target bullish berikutnya di Rp2.670 dan Rp2.720. Level support terdekat Rp2.480. Saham ARTO direkomendasi beli jika menembus Rp2.540.

BMRI : Menguji Level Resisten

Harga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 2,15% jadi Rp5.950 pada Selasa (22/8/2023). Ciptadana Sekuritas melihat saham BMRI melanjutkan rebound dengan bias teknikal bullish.

Saham BMRI membentuk pola marubozu bullish candlestick dalam grafik harian, sehingga ada ruang penguatan lanjutan. Saham BMRI punya resisten kuat Rp6.025 dengan level support terdekat Rp5.800. Saham BMRI direkomendasi jual saat menguat (SOS) di Rp6.025.

UNVR : Menguji Level Support

Harga saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) ditutup stagnan di Rp3.710 pada Selasa (22/8/2023). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham UNVR melanjutkan tren mendatar di kisaran Rp3.750 dan Rp3.630 dengan bias teknikal netral.

Saham UNVR bergerak di bawah MA 55 dalam grafik harian dan punya support kuat di Rp3.630, sehingga direkomendasi beli saat melemah (BOW) di kisaran Rp3.630.

Beli Reksadana di Sini

Wall Street

Bursa Saham Amerika Serikat (AS) Wall Street mayoritas melemah pada Selasa (22/8), terbebani penurunan harga saham sektor bank dan ritel. Investor tetap berhati-hati dengan imbal hasil Treasury AS 10 tahun yang mencapai level tertinggi baru pekan ini dan Ketua Federal Reserve Jerome Powell dijadwalkan untuk memberikan pidato penting akhir pekan ini.

S&P 500 turun 0,3% menjadi 4,387.55, Dow Jones Industrial Average melemah 174,86 poin (0,5%) menjadi 34.288,83. Sedangkan Nasdaq Composite yang padat teknologi mempertahankan kenaikan 0,06% pada 13,505.87.

IHSG

Pasar Saham Indonesia yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,73% jadi 6.916,45 pada Selasa (22/8/2023), dengan volume perdagangan lebih kecil dari hari sebelumnya.

Menurut D’Origin Financial, IHSG bergerak di kisaran 6.880 - 6.950, support 6.900 ; 6.880 dan resisten 6.930 ; 6.950. Penguatan IHSG berpotensi menguji resisten 6.930, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju 6.950. Investor asing tercatat melakukan net sell Rp280,48 miliar di seluruh pasar, terbesar di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp46,95 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp35,04 miliar dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp32,07 miliar.

Lelang SUN

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI mencatatkan total penawaran Rp34,6 triliun dalam lelang Surat Utang Negara (SUN) yang berlangsung pada Selasa (22/8). Jumlah penawaran ini lebih tinggi dibanding lelang sebelumnya Rp32,54 triliun. Namun, pemerintah pada akhirnya memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp7,87 triliun saja. Menurut Kementerian Keuangan, meningkatnya permintaan investor terhadap lelang SUN didukung faktor positif dari pasar domestik, antara lain postur RAPBN 2024 yang semakin sehat dengan defisit diproyeksikan turun menjadi Rp522,8 triliun atau 2,29% dari PDB.

Penerbitan SUN seri baru FR0100 dengan tenor 11 tahun sebagai calon SUN seri benchmark tenor 10 tahun untuk tahun 2024 mendapat sambutan yang sangat positif. Hal ini tercermin dari incoming bids seri tersebut mencapai Rp19,53 triliun atau 56,4% dari total incoming bids, dan dimenangkan Rp6,85 triliun atau 87,04% dari total awarded bids. Incoming dan awarded bids seri tersebut merupakan yang terbesar pada lelang kemarin.

Siap-siap Beli SR019 di Sini

Suku Bunga AS

Bank Indonesia memproyeksikan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) akan menaikkan suku bunga acuan dua kali lagi hingga akhir 2023. Langkah Federal Reserve ini sebagai salah satu upaya untuk menurunkan inflasi di AS.

Rupiah

Nilai tukar rupiah menguat tipis terhadap dolar AS pada Selasa (22/8). Kurs rupiah Jisdor berada di Rp15.326 per dolar AS, dibanding posisi Senin Rp15.329 per dolar AS. Sedangkan kurs rupiah spot ditutup pada Rp15.317 per dolar AS kemarin. Kurs rupiah spot menguat 0,05% jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan kemarin di Rp15.325 per dolar AS.

Minyak Mentah

Harga minyak lebih rendah pada akhir perdagangan Selasa, karena investor tetap fokus pada kemungkinan bahwa kelesuan ekonomi China akan membuat permintaan yang lesu dari importir minyak mentah utama dunia itu. Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Oktober merosot 43 sen atau 0,5%, menjadi US$84,03 per barel di London ICE Futures Exchange.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober yang lebih aktif tergelincir 48 sen menjadi US$79,64 per barel di New York Mercantile Exchange. Kontrak WTI bulan depan turun 37 sen menjadi US$80,35 dolar AS per barel dengan volume yang sangat terbatas menjelang masa berlakunya yang akan segera berakhir.

Emas

Harga emas kembali menguat pada akhir perdagangan Selasa, mencatat kenaikan sesi ketiga berturut-turut, dan kenaikan harian terpanjang sejak pertengahan Juli, karena imbal hasil obligasi pemerintah AS lebih lemah, turun sedikit dari level tertinggi sejak 2007. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak US$3 atau 0,16%, menjadi US$1.926,00 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi US$1.933,20 dan terendah US$1.917,50.

Beli Emas di Sini

ADRO

PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) mencatatkan laba tahun berjalan US$995,96 juta atau sekitar Rp14,93 triliun (kurs Jisdor Bank Indonesia Rp15.000 per Juni 2023), lebih rendah 25,97% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2022 yang menembus US$1,34 miliar. Turunnya laba bersih ADRO tidak terlepas dari koreksi pendapatan bersih yang mencapai 1,75% dari US$3,54 miliar atau sekitar Rp52,7 triliun menjadi US$3,47 miliar yang setara Rp52,18 triliun.

ADMR

PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk US$163,51 juta, menyusut 19,05% dari laba bersih yang dikumpulkan ADMR pada periode yang sama tahun lalu yang mencapai US$202,00 juta akibat beban pokok yang meningkat. Sejatinya, pendapatan ADMR masih naik 6% di sepanjang enam bulan 2023 menjadi US$463,60 juta dari sebelumnya US$435,65 pada enam bulan pertama 2022.

ADMR juga melaporkan telah menghabiskan US$42,9 juta untuk belanja modal sepanjang semester pertama 2023. Realisasi ini melejit 4.703% dari serapan belanja modal pada periode yang sama tahun lalu yang hanya US$894.000. Presiden Direktur ADMR Christian Ariano Rachmat mengatakan, penggunaan capex ini terutama terkait dengan proyek infrastruktur di Maruai Coal (MC) dan konstruksi pabrik pengolahan alias smelter aluminium di bawah naungan PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI).

ARCI

PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) optimistis cadangan terbukti emas perseroan akan meningkat signifikan dalam beberapa tahun mendatang. Hal ini didukung gencarnya eksplorasi yang dilakukan perseroan untuk menaikkan cadangan. Eksplorasi baru-baru ini menemukan cadangan baru emas dengan kadar 3 gram emas per ton material. Angka tersebut tergolong besar untuk tambang emas yang berada di Indonesia.

HMSP

PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) telah memenuhi aturan free float minimal 7,5%. Ini sesuai dengan Perubahan Peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan Saham Dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat yang mulai berlaku pada 21 Desember 2021.

Beli Emas di Sini

GIAA

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) buka suara perihal inisiatif Kementerian BUMN yang menyiapkan rencana merger terhadap Garuda Indonesia, Citilink, dan Pelita Air. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan, merger menjadi sinyal positif dalam memperkuat aspek fundamental perusahaan. Apalagi, perseroan tengah mempercepat berbagai langkah transformatif bersama pelaku industri aviasi Indonesia.

RSCH

Calon emiten rumah sakit PT Charlie Hospital Semarang Tbk (RSCH) akan fokus untuk melakukan ekspansi setelah resmi menuntaskan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Direktur Utama Charlie Hospital Semarang Junianto menjelaskan dengan aksi korporasi ini, pihaknya akan fokus pada pengembangan Rumah Sakit Charlie Hospital Kendal dan Demak.

LMAX

PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX) optimistis produknya makin banyak digunakan. Optimisme tersebut seiring dengan kerja sama antara PT Oto Jaya Distribusindo sebagai distributor resmi Lupromax dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terkait pemberian akses kepada mitra Gojek untuk menggunakan Lupromax.

AEGS

PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk (AEGS) atau Aegis akan melakukan penawaran umum perdana (IPO) sahamnya. Jumlah saham yang bakal dilepas sebanyak-banyaknya 400 juta saham atau 39,76%, nyaris 40% dengan harga penawaran di kisaran Rp90-100 per saham. Sepanjang 2022, perseroan meraih penjualan Rp27,61 miliar atau tumbuh 60,42% dari tahun sebelumnya di Rp17,21 miliar. Menurut manajemen perseroan, peningkatan ini terutama disebabkan oleh meningkatnya sparepart yang berupa filter oil, filter air, dan filter kendaraan bermotor.

Siap-siap Beli SR019 di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.

Saham adalah instrumen investasi yang memiliki risiko kerugian. Artikel ini bertujuan untuk berbagi informasi seputar pasar dengan analisa untuk meminimalisir risiko. Setiap keputusan transaksi beli jual saham ada di tangan investor.

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, berkerja sama dengan Mitra Emas berizin.

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama empat tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah penghargaan sebagai Midis SUN dengan Kinerja Terbaik 2021 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021.

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional). Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, registrasi ulang akun di Bareksa untuk memesan SBN Ritel seri berikutnya.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.312,97

Up0,14%
Up3,53%
Up0,02%
Up5,80%
Up18,28%
-

Capital Fixed Income Fund

1.766,1

Up0,58%
Up3,41%
Up0,02%
Up7,30%
Up17,22%
Up43,04%

STAR Stable Income Fund

1.917,09

Up0,55%
Up2,93%
Up0,02%
Up6,32%
Up30,69%
Up60,37%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.752,73

Down- 0,48%
Up3,74%
Up0,01%
Up4,37%
Up18,74%
Up47,23%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.035,26

Down- 0,27%
Up1,73%
Up0,01%
Up2,63%
Down- 2,19%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua