Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa Hari Ini: SGER, MAPI & SMIL
Tiga saham pilihan Tim Analis Bareksa hari ini, 29 September 2026, adalah SGER, MAPI, dan SMIL. Sementara itu, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 6.029 hingga 6.254, masih dalam tekanan jual.

Tiga saham pilihan Tim Analis Bareksa hari ini, 29 September 2026, adalah SGER, MAPI, dan SMIL. Sementara itu, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 6.029 hingga 6.254, masih dalam tekanan jual.
Bareksa - Bursa saham Indonesia melemah tajam 1,51% ke level 6.148 pada perdagangan Senin, 28 September 2026, tertekan aksi jual investor asing senilai Rp1,1 triliun.
Sektor teknologi, bahan baku, dan konsumer siklikal menjadi pemberat utama, sementara sektor transportasi dan energi menjadi penopang tipis. Saham GOTO, AMMN, dan BMRI menjadi penekan terbesar indeks, dengan rupiah melemah ke Rp17.975 per dolar AS.
Dari luar negeri, bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah, di tengah kekhawatiran inflasi setelah Presiden Trump menolak proposal Iran terkait Selat Hormuz, yang mendorong yield obligasi Amerika Serikat bertenor 10 tahun ke level tertinggi dalam 19 tahun. Bursa Asia turut bergerak variatif, dengan Kospi memimpin pelemahan.
Promo Terbaru di Bareksa
Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia, IHSG hari ini diperkirakan bergerak di kisaran 6.029 hingga 6.254, dengan indeks diperkirakan tetap berada di zona negatif. Tekanan jual asing yang besar dan pelemahan rupiah menambah kehati-hatian pelaku pasar dalam negeri.
Rekomendasi Saham Hari Ini, 29 September 2026
Strategi: Quick Trade
1. SGER – PT Sumber Global Energy Tbk
Harga Terakhir: Rp745
Target Harga: Rp785–805
Batas Rugi (Stop Loss): Rp685
Harga Beli Disarankan: Rp715–735
Prioritas Entry: Rp715–720
Analisis: Harga SGER naik 1,36% ke Rp745 pada 28 September, dan masih berada di atas rata-rata pergerakan harganya - tanda tren naik masih berlanjut. Momentumnya baru mulai menguat, artinya ruang untuk naik lebih jauh masih terbuka. Kenaikan sebulan terakhir tergolong sangat kuat, mencapai 25,21%. Prioritaskan entry di Rp715–720 karena potensi untung dari harga beli atas relatif seimbang dengan risikonya, mengingat kenaikan yang sudah cukup jauh terjadi.
2. MAPI – PT Mitra Adiperkasa Tbk
Harga Terakhir: Rp1.550
Target Harga: Rp1.630–1.675
Batas Rugi (Stop Loss): Rp1.470
Harga Beli Disarankan: Rp1.485–1.535
Strategi: Quick Trade
Analisis: Harga MAPI naik 2,65% ke Rp1.550 pada 28 September, dan masih berada di atas rata-rata harga 20 dan 50 hari terakhir - tanda tren naik masih berlanjut. Kenaikan sebulan terakhir tergolong kuat, mencapai 10,71%. Potensi untung dari harga beli yang disarankan cukup seimbang dibanding risikonya.
3. SMIL – PT Sarana Menara Nusantara Tbk
Harga Terakhir: Rp430
Target Harga: Rp452–464
Batas Rugi (Stop Loss): Rp416
Harga Beli Disarankan: Rp422–426
Strategi: Quick Trade
Analisis: Harga SMIL naik 1,42% ke Rp430 pada 28 September, berada dalam fase konsolidasi di sekitar rata-rata harga 20 harinya, namun tetap bertahan di atas rata-rata 50 hari. Kenaikan sebulan terakhir masih positif di 4,37%, lebih moderat dibanding dua saham lainnya. Dari ketiga saham, SMIL menawarkan potensi untung paling menarik dibanding risikonya.
Tabel Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa, 29 September 2026
Kode Saham | Strategi | Harga Terakhir | Target Harga | Batas Rugi (Stop Loss) |
|---|---|---|---|---|
SGER | Quick Trade | Rp745 | Rp785–805 | Rp685 |
MAPI | Quick Trade | Rp1.550 | Rp1.630–1.675 | Rp1.470 |
SMIL | Quick Trade | Rp430 | Rp452–464 | Rp416 |
Sumber: Tim Analis Bareksa, harga terakhir per 28/9/2026
Sorotan Pasar
Di sisi kebijakan, pemerintah dan DPR sepakat memangkas subsidi LPG 3 kg dalam RAPBN 2027, langkah yang dinilai dapat meringankan beban fiskal namun berpotensi menaikkan biaya energi rumah tangga. Kementerian ESDM juga menerbitkan aturan baru yang memperketat penggunaan kontraktor tambang afiliasi, berdampak sedikit negatif bagi grup tambang terintegrasi namun positif bagi kontraktor independen.
Di sisi emiten, Grup Erajaya mencatat perbaikan penjualan toko sebanding pada Agustus, dengan ERAL melesat 18,3% secara tahunan, menegaskan ketahanan portofolio grup di tengah kuartal ketiga yang biasanya lesu.
Faktor Risiko Utama
SGER Sudah Naik Tajam dalam Sebulan Terakhir: Kenaikan SGER mencapai 25,21% dalam 20 hari terakhir, sehingga potensi koreksi jangka pendek perlu diwaspadai jika momentum tidak berlanjut, membuat entry di area bawah range beli menjadi lebih penting.
Tekanan Jual Asing yang Signifikan Berpotensi Berlanjut: Net sell asing Rp1,1 triliun kemarin mengindikasikan sentimen negatif yang cukup besar terhadap pasar domestik, yang dapat memengaruhi pergerakan saham-saham lain di luar sektor yang menjadi fokus jual.
Ketidakpastian Geopolitik Menambah Volatilitas Global: Penolakan proposal Iran terkait Selat Hormuz dan yield obligasi Amerika Serikat yang mencapai level tertinggi 19 tahun dapat menambah volatilitas pasar global, yang turut berpotensi memengaruhi sentimen pasar domestik.
Kesimpulan
Tiga saham pilihan hari ini yakni SGER, MAPI, dan SMIL, semuanya sedang dalam tren naik dengan potensi untung yang cukup menarik dibanding risikonya. Sebagai panduan, harga beli yang disarankan adalah Rp715-735 untuk SGER, Rp1.485-1.535 untuk MAPI, dan Rp422-426 untuk SMIL. Tetap disiplin menjaga batas rugi, mengingat IHSG secara keseluruhan masih berpotensi tertekan di tengah net sell asing yang besar dan ketidakpastian geopolitik global.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
(Sigma Kinasih CTA, CFP/Reynaldi/AM)
Tentang Penulis
* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pertanyaan Umum
Apa bisnis PT Sumber Global Energy Tbk (SGER)?
SGER bergerak di bidang energi, dengan fokus pada penambangan dan perdagangan batu bara serta pengembangan proyek energi terkait. Kinerja perseroan cukup sensitif terhadap fluktuasi harga komoditas energi global.
Apa bisnis PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)?
MAPI adalah perusahaan ritel gaya hidup terkemuka di Indonesia, yang mengoperasikan berbagai merek fesyen, olahraga, dan makanan-minuman melalui jaringan gerai di seluruh Indonesia.
Bagaimana pemangkasan subsidi LPG dapat memengaruhi daya beli masyarakat?
Pemangkasan subsidi LPG 3 kg berpotensi menaikkan biaya energi rumah tangga, terutama bagi kelompok berpenghasilan rendah-menengah yang bergantung pada gas subsidi untuk kebutuhan memasak sehari-hari, yang pada gilirannya dapat menekan daya beli dan konsumsi masyarakat.
Profil Penulis

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.253,48 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.208,53 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.214,93 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.038,40 | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
