Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa Hari Ini: ANTM, PGEO dan MAPI
IHSG diprediksi bergerak 6.371–6.550 dengan kecenderungan negatif. Tim Analis Bareksa merekomendasikan ANTM, PGEO dan MAPI hari ini.

IHSG diprediksi bergerak 6.371–6.550 dengan kecenderungan negatif. Tim Analis Bareksa merekomendasikan ANTM, PGEO dan MAPI hari ini.
Bareksa.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih bergerak dalam fase konsolidasi pada perdagangan Senin (21/9/2026), dengan rentang support 6.371 dan resistance 6.550 serta kecenderungan negatif.
Pada perdagangan Jumat (18/9), IHSG turun 0,33% ke 6.441 dengan jual bersih investor asing mencapai Rp1,8 triliun. Tekanan terbesar datang dari sektor industri (-1,64%), properti dan real estate (-1,44%), serta kesehatan (-1,12%). Sementara teknologi menjadi satu-satunya sektor yang menguat 0,27%.
Secara teknikal, IHSG masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan koreksi. Momentum jangka pendek juga melemah, meskipun indeks masih bertahan di atas garis tren naik dan MA55. Kondisi tersebut membuat investor perlu lebih selektif menentukan saham dan area masuk.
Promo Terbaru di Bareksa
Ringkasan untuk Investor
IHSG: diprediksi bergerak di 6.371–6.550 hari ini dengan kecenderungan negatif. Jumat (18/9), IHSG turun 0,33% ke 6.441 dan asing mencatat jual bersih Rp1,8 triliun.
ANTM: speculative buy Rp3.230–3.300, target Rp3.510–3.610, batas rugi Rp3.200. Tren naik masih terjaga dengan momentum 20 hari +6,37%.
PGEO: speculative buy Rp1.015–1.045, target Rp1.115–1.145, batas rugi Rp995. Harga masih di atas MA20 dan MA50, meski momentum 20 hari melemah tipis.
MAPI: quick trade Rp1.440–1.485, target Rp1.575–1.620, batas rugi Rp1.340. Momentum beli menguat, tetapi RSI 61,94 membuat investor perlu mewaspadai koreksi jangka pendek.
Strategi: tetap selektif dan disiplin pada area beli serta batas rugi karena IHSG masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan koreksi.
Di tengah kondisi tersebut, Tim Analis Bareksa merekomendasikan ANTM dan PGEO untuk speculative buy, serta MAPI untuk quick trade.
1. ANTM: Speculative Buy
Saham ANTM naik 1,83% menjadi Rp3.340 pada Jumat (18/9). Secara teknikal, harga telah berada di atas MA20 Rp3.180 dan MA50 Rp3.100, menandakan tren naik masih terjaga.
RSI di 52,14 menunjukkan momentum beli mulai menguat dengan ruang kenaikan yang masih terbuka. Momentum 20 hari juga positif 6,37%. Tim Analis Bareksa merekomendasikan speculative buy ANTM di Rp3.230–3.300. Support berada di Rp3.300–3.100 dan resistance Rp3.510–3.610.
Target ambil untung Rp3.510–3.610 dan batas rugi Rp3.200.
2. PGEO: Speculative Buy
Saham PGEO menguat 0,47% menjadi Rp1.060. Harga berada di atas MA20 dan MA50 yang sama-sama sekitar Rp1.040, sehingga tren naik masih terjaga.
RSI 53,41 menunjukkan momentum beli mulai menguat dan masih memiliki ruang kenaikan. Namun, momentum 20 hari tercatat melemah tipis 0,93%, sehingga area masuk tetap perlu diperhatikan.
Tim Analis Bareksa merekomendasikan speculative buy PGEO di Rp1.015–1.045, dengan support Rp1.045–1.040 dan resistance Rp1.115–1.145. Target ambil untung Rp1.115–1.145 dan batas rugi Rp995.
3. MAPI: Quick Trade
Saham MAPI melesat 3,09% menjadi Rp1.500 pada Jumat. Harga telah berada di atas MA20 Rp1.425 dan MA50 Rp1.495. RSI MAPI mencapai 61,94, menunjukkan momentum beli menguat tetapi mulai mendekati area overbought. Momentum 20 hari juga masih melemah tipis 0,99%. Karena itu, strategi lebih diarahkan menunggu koreksi atau pullback daripada masuk setelah harga naik.
Tim Analis Bareksa merekomendasikan quick trade MAPI di Rp1.440–1.485, dengan prioritas area masuk Rp1.440–1.455 agar rasio potensi keuntungan terhadap risiko lebih optimal. Support berada di Rp1.485–1.425 dan resistance Rp1.575–1.620. Target ambil untung Rp1.575–1.620 dan batas rugi Rp1.340.
Ringkasan Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa 21 September 2026
Saham | Strategi | Area Beli | Target Ambil Untung | Batas Rugi |
ANTM | Speculative Buy | Rp3.230–3.300 | Rp3.510–3.610 | Rp3.200 |
PGEO | Speculative Buy | Rp1.015–1.045 | Rp1.115–1.145 | Rp995 |
MAPI | Quick Trade | Rp1.440–1.485 | Rp1.575–1.620 | Rp1.340 |
Sumber: Tim Analis Bareksa
Risiko Pasar yang Perlu Dicermati
Arus dana asing: investor asing mencatat jual bersih Rp1,8 triliun pada Jumat (18/9). Jika berlanjut, tekanan terhadap IHSG berpotensi meningkat.
Risiko koreksi IHSG: momentum teknikal melemah dan indeks masih dalam fase konsolidasi. Penurunan hingga menembus 6.300 dapat membuka risiko koreksi lebih dalam.
Harga minyak masih tinggi: Brent berada di US$103,9/barel dan WTI US$100,3/barel meski keduanya terkoreksi. Harga energi yang tinggi tetap menjadi risiko bagi inflasi dan sentimen pasar.
Pasar global beragam: Dow Jones turun 0,18%, sementara S&P 500 naik 0,17% dan Nasdaq 0,39%, sehingga arah sentimen global belum sepenuhnya solid.
Risiko masing-masing saham: ANTM dan PGEO tetap berisiko gagal mempertahankan tren naik, sedangkan MAPI perlu mewaspadai koreksi jangka pendek setelah kenaikan harga dan RSI mencapai 61,94.
Kesimpulan
Dengan IHSG masih memiliki kecenderungan koreksi dan asing mencatat jual bersih Rp1,8 triliun, investor dapat lebih disiplin menunggu saham mendekati area beli daripada mengejar kenaikan harga.
ANTM dan PGEO masih menunjukkan tren teknikal naik dan dapat dicermati untuk speculative buy. Sementara MAPI, setelah naik lebih dari 3% dan RSI mendekati area overbought, lebih sesuai dicermati untuk quick trade ketika terjadi pullback.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
(Sigma Kinasih CTA, CFP/Reynaldi/AM)
Tentang Penulis
* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pertanyaan Umum
Mengapa IHSG diprediksi cenderung negatif hari ini?
IHSG masih dalam fase konsolidasi, sementara indikator momentum jangka pendek melemah. Rentang perdagangan hari ini diperkirakan 6.371–6.550.
Apa perbedaan speculative buy dan quick trade?
Speculative buy digunakan untuk memanfaatkan peluang kenaikan dengan risiko yang relatif lebih tinggi, sedangkan quick trade lebih berorientasi pada pergerakan harga jangka pendek dengan disiplin target dan batas rugi.
Mengapa ANTM dan PGEO direkomendasikan speculative buy?
Keduanya masih berada di atas MA20 dan MA50 berdasarkan data teknikal Tim Analis Bareksa, sehingga tren jangka pendek-menengah masih terjaga. Namun, investor tetap perlu mengikuti area beli dan batas rugi.
Mengapa MAPI lebih cocok untuk quick trade?
MAPI sudah naik 3,09% dan RSI berada di 61,94. Momentum beli masih kuat, tetapi posisi tersebut membuat strategi menunggu pullback lebih terukur dibandingkan dengan mengejar kenaikan harga.
Profil Penulis

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.251,89 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.206,18 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.212,75 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.042,62 | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.

