Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa Hari Ini: PGAS, ITMG & ELSA, Begini Prediksi IHSG
Rekomendasi saham Tim Analis Bareksa 1 September 2026 menyoroti PGAS, ITMG, dan ELSA. IHSG tercatat menguat tipis 0,11% pada perdagangan Senin (31/8) ke level 6.525, di tengah pelemahan Rupiah dan aksi net sell asing, dengan proyeksi bergerak di kisaran 6.476-6.635 pada sesi perdagangan berikutnya.

Rekomendasi saham Tim Analis Bareksa 1 September 2026 menyoroti PGAS, ITMG, dan ELSA. IHSG tercatat menguat tipis 0,11% pada perdagangan Senin (31/8) ke level 6.525, di tengah pelemahan Rupiah dan aksi net sell asing, dengan proyeksi bergerak di kisaran 6.476-6.635 pada sesi perdagangan berikutnya.
Bareksa - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 7,36 poin (0,11%) ke level 6.525 pada perdagangan Senin, 31 Agustus 2026, meski Rupiah melemah 28 poin ke Rp17.720 per US$ dan investor asing mencatat net sell Rp434,22 miliar.
Penguatan dipimpin sektor Industrials (1,46%), Energy (1,12%), Financials (0,67%), Infrastructure (0,64%), Properties & Real Estate (0,53%), Transportation & Logistics (0,47%), Consumer Non-Cyclical (0,29%), dan Consumer Cyclical (0,21%), sementara Healthcare (-1,66%), Basic Materials (-0,44%), dan Technology (-0,16%) tertinggal. ADRO (6,37% ke Rp2.840), EMAS (3,23% ke Rp9.600), dan BBRI (1,88% ke Rp3.250) tercatat sebagai penggerak utama indeks.
Dari global, bursa Wall Street ditutup melemah pada Senin waktu setempat di tengah eskalasi geopolitik Timur Tengah dan kenaikan yield obligasi AS - Dow Jones turun 0,70% ke 53.186, S&P 500 turun 0,33% ke 7.686, dan Nasdaq turun 0,12% ke 26.371, dengan yield obligasi 10 tahun AS naik ke 4,76%, level tertinggi sejak Januari 2025. Bursa Asia bergerak variatif - STI naik 0,97% dan Kospi naik 0,46%, sementara KLCI turun 0,91%, Nikkei turun 0,14%, dan Hang Seng turun 0,07%, tertekan kekhawatiran perlambatan ekonomi China. Dari komoditas, harga minyak dunia melonjak akibat eskalasi Timur Tengah - Brent naik 2,71% ke US$90,5/barel dan WTI naik 2,83% ke US$85,8/barel, sementara batu bara melesat 8,04% ke US$141,8/ton, CPO naik 0,76% ke MYR4.628/ton, dan emas naik tipis 0,20% ke US$4.446,2/troy ons.
Promo Terbaru di Bareksa
Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia (1/9/2026), secara teknikal IHSG masih bergerak sideways konsolidasi, bertahan di atas garis tren naik dan rata-rata pergerakan 55 hari sehingga bias jangka menengah tetap konstruktif. Penembusan level 6.454 berpotensi memperkuat skenario bullish menuju 6.800, sementara area 6.029-6.075 menjadi zona support kunci - kegagalan bertahan di level ini berisiko memicu koreksi lebih dalam. Ciptadana memproyeksikan IHSG bergerak di kisaran 6.476-6.635 pada sesi perdagangan berikutnya (1/9).
Berikut rekomendasi saham hari ini dari Tim Analis Bareksa.
Daftar Isi
• Rekomendasi Saham Hari Ini, 1 September 2026
• 1. PGAS – PT Perusahaan Gas Negara Tbk
• 2. ITMG – PT Indo Tambangraya Megah Tbk
• 3. ELSA – PT Elnusa Tbk
• Tabel Rekomendasi Saham
• Prediksi IHSG dan Sorotan Pasar
• Faktor Risiko Utama
• Kesimpulan
• Pertanyaan Umum
Rekomendasi Saham Hari Ini, 1 September 2026
Strategi: Hold/Spec Buy (PGAS, ITMG, ELSA)
1. PGAS – PT Perusahaan Gas Negara Tbk
Harga Terakhir: Rp1.530
Target Harga: Rp1.610–1.655
Batas Rugi (Stop Loss): Rp1.490
Range Beli: Rp1.505–1.515
Prioritas Entry: Rp1.505–1.507,5
Analisis: PGAS naik 1,32% ke Rp1.530 pada 31 Agustus, melanjutkan penguatan 0,66% dalam 5 hari dan 2% dalam 20 hari terakhir. Harga berada di atas MA20 Rp1.511 dan MA50 Rp1.493 - tren naik terkonfirmasi. RSI 50,66 mengindikasikan momentum netral-positif dengan ruang kenaikan masih terbuka. Prioritaskan entry di Rp1.505–1.507,5; rasio risk/reward dari entry atas sangat wajar, sekitar 3,80:1 - namun perlu dicermati bahwa batas rugi berada sangat dekat dengan area beli (selisih hanya Rp25, mengikuti support MA50 Rp1.493), sehingga stop loss relatif sensitif terhadap volatilitas jangka pendek dan disiplin eksekusi tetap penting.
2. ITMG – PT Indo Tambangraya Megah Tbk
Harga Terakhir: Rp26.050
Target Harga: Rp27.375–28.150
Batas Rugi (Stop Loss): Rp24.675
Range Beli: Rp25.000–25.775
Prioritas Entry: Rp25.000–25.193,75
Analisis: ITMG naik 1,56% ke Rp26.050 pada 31 Agustus, mencetak level tertinggi baru dalam 20 hari terakhir dan melanjutkan reli 3,37% dalam 5 hari serta 5,04% dalam 20 hari terakhir. Harga berada di atas MA20 Rp25.043 dan MA50 Rp24.368 - tren naik terkonfirmasi. RSI 53,37 mengindikasikan momentum netral-positif dengan ruang kenaikan masih terbuka. Prioritaskan entry di Rp25.000–25.193,75 karena rasio risk/reward dari entry atas wajar, sekitar 1,45:1. Karena harga sudah mencetak level tertinggi 20 hari, waspadai potensi resistance jangka pendek sebelum melanjutkan penguatan ke target.
3. ELSA – PT Elnusa Tbk
Harga Terakhir: Rp720
Target Harga: Rp760–780
Batas Rugi (Stop Loss): Rp700
Range Beli: Rp705–710
Prioritas Entry: Rp705–706,25
Analisis: ELSA naik 4,35% ke Rp720 pada 31 Agustus, melanjutkan penguatan 0,7% dalam 5 hari dan 4,35% dalam 20 hari terakhir. Harga berada di atas MA20 Rp700 dan MA50 Rp669 - tren naik terkonfirmasi. RSI 50,70 mengindikasikan momentum netral-positif dengan ruang kenaikan masih terbuka. Prioritaskan entry di Rp705–706,25; rasio risk/reward dari entry atas sangat wajar, sekitar 5,00:1 - meski demikian, batas rugi berada sangat dekat dengan area beli (selisih hanya Rp10, tepat di level MA20 Rp700), sehingga stop loss relatif ketat dan mudah tersentuh oleh fluktuasi harga jangka pendek.
Tabel Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa, 1 September 2026
Kode Saham | Rekomendasi | Harga Terakhir | Target Harga | Batas Rugi (Stop Loss) |
PGAS | Hold/Spec Buy | Rp1.530 | Rp1.610–1.655 | Rp1.490 |
ITMG | Hold/Spec Buy | Rp26.050 | Rp27.375–28.150 | Rp24.675 |
ELSA | Hold/Spec Buy | Rp720 | Rp760–780 | Rp700 |
Sumber: Tim Analis Bareksa, harga terakhir per 31/8/2026.
Prediksi IHSG dan Sorotan Pasar
Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia (1/9/2026), IHSG pada perdagangan Senin (31/8) menguat tipis 0,11% ke 6.525, dipimpin sektor Industrials (1,46%) dan Energy (1,12%). Secara teknikal, IHSG masih bergerak sideways konsolidasi di atas rata-rata pergerakan 55 hari, dengan penembusan level 6.454 berpotensi membuka jalan menuju 6.800, sementara area 6.029-6.075 menjadi zona support kunci. Untuk sesi perdagangan berikutnya (1/9), Ciptadana memproyeksikan IHSG bergerak di kisaran 6.476-6.635.
Di sisi emiten, Jasa Marga (JSMR) membukukan laba bersih Rp1,13 triliun di 2Q26 (20,2% YoY) ditopang pendapatan tol inti, dengan Ciptadana mempertahankan rating HOLD dan target harga Rp3.000/saham. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mencatat laba 7M26 Rp30,9 triliun (8% YoY) meski melambat di Juli akibat normalisasi opex dan tekanan NIM, dengan analis mempertahankan rating Buy dan target harga Rp4.100/saham. Semen Indonesia (SMGR) membukukan lonjakan laba 471% YoY di 1H26 berkat volume dan harga jual yang kuat, dengan Ciptadana mempertahankan rating BUY dan target harga Rp1.900/saham.
Faktor Risiko Utama
ITMG Berada di Level Tertinggi 20 Hari: Harga ITMG (Rp26.050) persis berada di level tertinggi 20 hari terakhir, sehingga berpotensi menghadapi resistance jangka pendek sebelum melanjutkan penguatan ke target Rp27.375-28.150.
Rupiah Melemah di Tengah Ketegangan Geopolitik Timur Tengah: Pelemahan Rupiah ke Rp17.720/US$ dan lonjakan harga minyak dunia (Brent 2,71%) akibat eskalasi konflik Timur Tengah berpotensi menambah tekanan pada sentimen pasar domestik, meski sektor Energy justru diuntungkan oleh kenaikan harga komoditas.
Rilis Data Inflasi Agustus Berpotensi Pengaruhi Sentimen: Ciptadana memperkirakan inflasi Agustus berakselerasi ke 3,25% YoY (dari 2,88% YoY di Juli), didorong kenaikan harga pangan dan biaya pendidikan - rilis data aktual hari ini berpotensi memicu volatilitas jangka pendek di pasar.
Kesimpulan
Tiga saham pilihan Tim Analis Bareksa untuk perdagangan 1 September 2026 - PGAS, ITMG, dan ELSA - menawarkan peluang hold/spec buy di tengah IHSG yang menguat tipis ke 6.525 dan masih bergerak sideways konsolidasi menjelang rilis data inflasi Agustus. PGAS dan ELSA menonjol dengan rasio risk/reward yang sangat wajar (3,80:1 dan 5,00:1) berkat batas rugi yang dekat dengan area beli, meski hal ini juga membuat stop loss lebih sensitif terhadap volatilitas. ITMG menawarkan rasio risk/reward wajar (1,45:1) namun perlu diwaspadai karena berada di level tertinggi 20 hari. Prioritaskan entry PGAS di Rp1.505–1.507,5, ITMG di Rp25.000–25.193,75, dan ELSA di Rp705–706,25, dengan manajemen risiko yang disiplin.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
(Sigma Kinasih CTA, CFP/Reynaldi/AM)
Tentang Penulis
* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pertanyaan Umum
Apa bisnis utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)?
PGAS merupakan subholding gas dari Pertamina Group yang bergerak di
transmisi dan distribusi gas bumi, mengoperasikan lebih dari 3.750 km
pipa distribusi dan sekitar 2.160 km pipa transmisi bertekanan tinggi
untuk melayani pembangkit listrik, industri, komersial, dan rumah tangga
di berbagai wilayah Indonesia.
Apa bisnis utama PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)?
ITMG bergerak di bidang pertambangan dan perdagangan batu bara,
mengelola enam tambang serta lima pelabuhan di Kalimantan melalui anak
usaha seperti PT Indominco Mandiri dan PT Trubaindo Coal Mining.
Perusahaan merupakan bagian dari Banpu Group asal Thailand, yang
menguasai sekitar 65% saham, dan tengah mengembangkan diversifikasi ke
energi terbarukan seperti PLTS hybrid.
Apa bisnis utama PT Elnusa Tbk (ELSA)?
ELSA adalah perusahaan jasa energi terintegrasi yang berafiliasi dengan
Grup Pertamina, bergerak di jasa hulu migas (survei seismik, pengeboran,
wireline logging, operation & maintenance) serta distribusi dan
logistik BBM melalui puluhan terminal bahan bakar di seluruh Indonesia.
Profil Penulis

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.248,68 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.201,72 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.209,19 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.041,93 | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
