BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa 31 Juli 2026: DSNG, SMIL, INKP Saat IHSG Rebound

31 Juli 2026
Tags:
Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa 31 Juli 2026: DSNG, SMIL, INKP Saat IHSG Rebound
Ilustrasi logo PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) yang diakses melalui ponsel. (Shutterstock)

Rekomendasi saham Tim Analis Bareksa 31 Juli 2026 menyoroti DSNG, SMIL, dan INKP sebagai pilihan trading jangka pendek. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 6.107–6.307 dengan peluang melanjutkan penguatan.

Bareksa - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,56% ke level 6.186 pada perdagangan Kamis (30/7), didukung net buy asing Rp263 miliar. Penguatan dipimpin sektor Consumer Cyclicals (+2,25%), Consumer Non-Cyclicals (+2,12%), dan Energy (+1,87%), dengan kontributor utama BBCA (+2,79%), BBRI (+2,40%), dan TLKM (+4,30%). Sementara itu rupiah melemah 30 poin ke Rp18.085 per US$.

Dari global, Wall Street ditutup menguat dipimpin lonjakan saham teknologi setelah Microsoft melaporkan pertumbuhan bisnis Azure yang melampaui ekspektasi. Dow Jones naik 1,19%, S&P 500 menguat 1,66%, dan Nasdaq melonjak 2,78%. Harga emas naik tipis ke US$4.109/troy ons, sementara minyak Brent turun 1,88% dan WTI melemah 1,03%.

Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia (31/7/2026), IHSG hari ini diperkirakan bergerak di kisaran 6.107 (support) hingga 6.307 (resistance) dengan peluang melanjutkan penguatan. Rebound indeks yang ditopang aliran dana asing membuka peluang trading jangka pendek, meski investor tetap perlu mencermati area resistance di sekitar 6.300.

Promo Terbaru di Bareksa

Tim Analis Bareksa merekomendasikan DSNG, SMIL, dan INKP untuk trading jangka pendek karena masih berada di atas MA20 dan MA50 dengan momentum RSI yang menguat.

Daftar Isi

  • Rekomendasi Saham Hari Ini, 31 Juli 2026

    1. DSNG – PT Dharma Satya Nusantara Tbk

    2. SMIL – PT Sarana Mitra Luas Tbk

    3. INKP – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk

  • Tabel Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa

  • Faktor Risiko Utama

  • Kesimpulan

  • Pertanyaan Umum (FAQ)

Berikut rekomendasi saham hari ini dari Tim Analis Bareksa.

Rekomendasi Saham Hari Ini, 31 Juli 2026

Strategi: Hold / Speculative Buy

1. DSNG – PT Dharma Satya Nusantara Tbk

  • Harga terakhir: Rp1.360

  • Target harga: Rp1.430–1.470

  • Stop loss: Rp1.195

  • Range beli: Rp1.205–1.345

  • Prioritas entry: Rp1.205–1.250

Analisis : DSNG ditutup naik 3,42% ke Rp1.360. Harga berada di atas MA20 Rp1.216 dan MA50 Rp1.178, menandakan tren naik masih terjaga setelah breakout kedua rata-rata pergerakan. RSI 50,74 menunjukkan momentum beli mulai menguat dengan ruang kenaikan yang masih terbuka. Mengingat rasio risk-reward dari batas atas area beli relatif kurang ideal, investor lebih disarankan melakukan akumulasi bertahap di kisaran Rp1.205-Rp1.250.

Beli Saham DSNG di Sini

2. SMIL – PT Sarana Mitra Luas Tbk

  • Harga terakhir: Rp400

  • Target harga: Rp420–432

  • Stop loss: Rp318

  • Range beli: Rp320–396

  • Prioritas entry: Rp320–350

Analisis: SMIL menguat 4,71% ke Rp400 dan tetap bergerak di atas MA20 Rp325 serta MA50 Rp297, sehingga tren naik masih terkonfirmasi. RSI 56,38 menunjukkan momentum beli semakin solid, namun entry lebih menarik bila harga kembali mendekati area support untuk memperoleh rasio risk-reward yang lebih baik.

Beli Saham SMIL di Sini

3. INKP – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk

  • Harga terakhir: Rp8.225

  • Target harga: Rp8.650–8.900

  • Stop loss: Rp7.625

  • Range beli: Rp7.700–8.125

Analisis : INKP naik 3,79% ke Rp8.225 dan masih berada di atas MA20 Rp7.522 serta MA50 Rp7.440, mengindikasikan tren naik yang tetap kuat. RSI 56,47 menunjukkan momentum beli masih sehat sehingga saham ini berpeluang melanjutkan kenaikan menuju area resistance berikutnya.

Beli Saham INKP di Sini

Tabel Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa

Saham

Sinyal

Range Beli

Target Harga

Stop Loss

DSNG

Hold / Speculative Buy

Rp1.205–1.345

Rp1.430–1.470

Rp1.195

SMIL

Hold / Speculative Buy

Rp320–396

Rp420–432

Rp318

INKP

Hold / Speculative Buy

Rp7.700–8.125

Rp8.650–8.900

Rp7.625

Sumber: Tim Analis Bareka, basis harga terakhir per 30/7/2026

Faktor Risiko Utama

  • IHSG masih berada di dekat area resistance 6.300 sehingga berpotensi memicu aksi ambil untung.

  • Pelemahan rupiah ke Rp18.085/US$ berpotensi meningkatkan volatilitas pasar.

  • Pergerakan pasar global masih dipengaruhi laporan kinerja emiten besar AS dan perkembangan harga komoditas.

Kesimpulan

Di tengah peluang lanjutan rebound IHSG, DSNG, SMIL, dan INKP menjadi pilihan trading jangka pendek Tim Analis Bareksa karena sama-sama mempertahankan tren naik di atas MA20 dan MA50 dengan momentum RSI yang masih mendukung. Investor disarankan melakukan akumulasi secara bertahap di area beli yang direkomendasikan serta disiplin menerapkan stop loss apabila arah pasar berubah.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(Sigma Kinasih CTA, CFP/Reynaldi/AM)

Tentang Penulis

* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pertanyaan Umum

Mengapa Tim Analis Bareksa memilih DSNG, SMIL, dan INKP?

Ketiga saham tersebut masih menunjukkan tren naik karena harga bergerak di atas MA20 dan MA50. Selain itu, indikator RSI berada di atas 50 sehingga momentum kenaikan dinilai masih terjaga.

Apa arti Hold / Speculative Buy?

Hold / Speculative Buy berarti saham masih layak dipertahankan bagi investor yang sudah memiliki posisi, sementara investor baru dapat melakukan pembelian secara bertahap pada kisaran harga yang direkomendasikan dengan tetap memperhatikan manajemen risiko.

Berapa kisaran pergerakan IHSG hari ini?

Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia, IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran 6.107 sebagai support hingga 6.307 sebagai resistance, dengan peluang melanjutkan penguatan.

Mengapa disiplin menggunakan stop loss penting?

Stop loss membantu membatasi potensi kerugian apabila pergerakan harga tidak sesuai dengan skenario analisis, terutama ketika volatilitas pasar meningkat.

Apakah rekomendasi saham ini cocok untuk investasi jangka panjang?

Rekomendasi Tim Analis Bareksa pada artikel ini ditujukan untuk strategi trading jangka pendek berdasarkan analisis teknikal. Investor jangka panjang tetap perlu mempertimbangkan fundamental perusahaan dan profil risiko masing-masing.

Profil Penulis

Abdul Malik
Abdul Malik

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.228,78

Up0,75%
Up1,56%
Up1,85%
Up6,42%
Up20,74%
Up14,47%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.185,23

Up1,03%
Up2,00%
Up2,60%
Up6,44%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.031,45

Up1,44%
Down-1,64%
Down-1,54%
---

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.203,08

Up0,52%
Up1,10%
Up1,54%
Up5,17%
--

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua