Penjualan Mobil Indonesia Naik 33% pada Juni 2026, Sektor Otomotif Tetap Overweight
Penjualan mobil nasional melonjak 32,9% pada Juni 2026. Ciptadana mempertahankan rating Overweight sektor otomotif dengan saham favorit ASII dan AUTO.

Penjualan mobil nasional melonjak 32,9% pada Juni 2026. Ciptadana mempertahankan rating Overweight sektor otomotif dengan saham favorit ASII dan AUTO.
Bareksa - Riset Ciptadana Sekuritas Asia (15/7) mempertahankan rekomendasi Overweight untuk sektor otomotif setelah penjualan mobil nasional kembali menguat pada Juni 2026.
Penjualan wholesale tumbuh 32,9% secara tahunan (YoY) menjadi 77.550 unit, didorong membaiknya permintaan domestik dan meningkatnya penetrasi kendaraan listrik.
Analis juga optimistis penjualan semester II akan lebih kuat berkat faktor musiman dan penyelenggaraan GIIAS 2026.
Promo Terbaru di Bareksa
Penjualan Mobil Nasional Kembali Menguat
Pasar otomotif Indonesia melanjutkan tren pemulihan pada Juni 2026.
Data Gaikindo yang diolah Ciptadana menunjukkan:
Indikator | Juni 2026 | Pertumbuhan |
Wholesale | 77.550 unit | +12% MoM, +32,9% YoY |
Retail | 74.507 unit | +3,9% MoM, +19,6% YoY |
Sumber: riset Ciptadana Sekuritas
Secara kumulatif semester I 2026:
Wholesale mencapai 436.564 unit atau naik sekitar 16% YoY.
Retail mencapai 433.848 unit atau meningkat 10,5% YoY.
Toyota masih mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar. Di sisi lain, merek asal China seperti BYD, Jaecoo, dan Geely terus memperbesar pangsa pasar, sementara Honda masih menghadapi tekanan persaingan.
Kendaraan Listrik Semakin Mendominasi
Penjualan kendaraan elektrifikasi kembali menjadi sorotan pada Juni 2026.
Analis mencatat:
Jenis Kendaraan | Penjualan | Pertumbuhan YoY |
BEV | 12.478 unit | 126,8% |
HEV | 8.922 unit | 48,7% |
Sumber: riset Ciptadana Sekuritas
Akibatnya:
pangsa pasar Battery Electric Vehicle (BEV) naik menjadi 26,8% pada semester I 2026, dari 17% setahun sebelumnya;
pangsa pasar Hybrid Electric Vehicle (HEV) mencapai 8,8%;
total penetrasi kendaraan elektrifikasi (xEV) mencapai 35,6%.
Menurut analis, meningkatnya pilihan model serta persaingan yang semakin ketat, terutama dari produsen China, menjadi pendorong utama pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia.
Penjualan Sepeda Motor Mulai Pulih
Pasar sepeda motor juga menunjukkan perbaikan.
Penjualan domestik mencapai:
515.136 unit pada Juni 2026,
naik 7,5% dibanding Mei,
tumbuh 1,1% dibanding Juni 2025.
Sepanjang semester I 2026, penjualan motor mencapai sekitar 3,13 juta unit.
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) tetap mempertahankan target penjualan tahun ini di kisaran 6,4 juta hingga 6,7 juta unit, menandakan ekspektasi permintaan yang relatif stabil hingga akhir tahun.
GIIAS 2026 Diproyeksikan Dongkrak Penjualan Semester II
Analis memperkirakan penjualan mobil akan semakin kuat pada semester II 2026. Optimisme tersebut didukung oleh:
pola musiman yang selama empat tahun terakhir umumnya menunjukkan penjualan semester II lebih tinggi dibanding semester I;
penyelenggaraan GIIAS 2026 pada 30 Juli–9 Agustus, yang akan menghadirkan lebih dari 60 merek otomotif global, termasuk enam merek baru.
Menurut analis, pameran otomotif berskala besar secara historis mampu meningkatkan minat konsumen sekaligus mendorong pemesanan kendaraan baru.
Karena itu, penjualan wholesale industri pada 2026 berpotensi melampaui proyeksi Ciptadana sebesar 850.000 unit.
Rekomendasi Tetap Overweight, Pilih ASII dan AUTO
Melihat tren pemulihan tersebut, analis Ciptadana Sekuritas mempertahankan rekomendasi Overweight untuk sektor otomotif.
Analis menilai fundamental industri terus membaik berkat:
pemulihan permintaan kendaraan,
tren elektrifikasi yang semakin cepat,
prospek penjualan semester II yang lebih kuat.
Saham pilihan (top picks) Ciptadana tetap:
Saham | Rekomendasi | Target Harga | Potensi Kenaikan |
ASII | BUY | Rp6.400 | 31,4% |
AUTO | BUY | Rp3.500 | 40,6% |
Sumber: riset Ciptadana Sekuritas
Analis menilai ASII berpotensi mempertahankan dominasi pangsa pasar, sementara AUTO diuntungkan oleh pertumbuhan penjualan kendaraan baru dan meningkatnya permintaan suku cadang aftermarket.
Apa yang Sebaiknya Dicermati Investor?
Prospek sektor otomotif hingga akhir 2026 masih didukung beberapa katalis positif, antara lain:
pertumbuhan penjualan mobil yang berlanjut;
peningkatan penetrasi kendaraan listrik;
potensi lonjakan permintaan setelah GIIAS 2026;
membaiknya operating leverage produsen dan pemasok komponen otomotif.
Namun investor juga perlu mencermati tingkat persaingan yang semakin ketat, terutama dari produsen kendaraan listrik asal China, serta perkembangan kebijakan insentif kendaraan listrik yang dapat memengaruhi pangsa pasar pemain lama.
Kesimpulan
Data Juni 2026 menunjukkan pemulihan pasar otomotif Indonesia semakin solid. Selain pertumbuhan penjualan mobil dan motor, penetrasi kendaraan listrik juga terus meningkat. Dengan dukungan faktor musiman dan GIIAS 2026, analis Ciptadana optimistis penjualan industri dapat melampaui proyeksi tahun ini dan tetap mempertahankan rekomendasi Overweight terhadap sektor otomotif.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
***
DISCLAIMER
Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pertanyaan Umum
Berapa penjualan mobil nasional pada Juni 2026?
Wholesale mencapai 77.550 unit dan retail 74.507 unit.
Berapa pertumbuhan penjualan mobil dibanding tahun lalu?
Wholesale naik 32,9% YoY, sedangkan retail meningkat 19,6% YoY.
Bagaimana perkembangan kendaraan listrik?
Penjualan BEV melonjak 126,8% YoY, dengan pangsa pasar mencapai 26,8% pada semester I 2026.
Apa katalis sektor otomotif pada semester II?
Penyelenggaraan GIIAS 2026, faktor musiman, serta meningkatnya adopsi kendaraan listrik.
Saham otomotif apa yang menjadi pilihan analis Ciptadana?
PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) tetap menjadi saham favorit dengan rekomendasi BUY.
Profil Penulis

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.225,99 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.182,87 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.028,42 | - | - | - | |||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.201,67 | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
