BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Saham VKTR Direkomendasikan Buy, Ini 5 Alasan Prospeknya Masih Cerah

09 Juli 2026
Tags:
Saham VKTR Direkomendasikan Buy, Ini 5 Alasan Prospeknya Masih Cerah
Ilustrasi pegawai PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) sedang melakukan perakitan mobil listrik. (Dok. Perusahaan)

Ciptadana memulai cakupan saham VKTR dengan rekomendasi Buy dan target harga Rp900. Simak prospek bisnis kendaraan listrik komersial, proyeksi kinerja, dan risikonya.

Bareksa – PT Ciptadana Sekuritas Asia memulai cakupan (transfer coverage) terhadap saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) dengan rekomendasi Buy dan target harga (target price/TP) Rp900 per saham, atau mencerminkan potensi kenaikan sekitar 80% dari harga penutupan Rp500.

Rekomendasi tersebut didukung prospek pertumbuhan bisnis kendaraan listrik (electric vehicle/EV) komersial di Indonesia yang dinilai masih sangat besar.

Analis Ciptadana menilai VKTR memiliki posisi strategis sebagai perusahaan perakitan kendaraan listrik komersial CKD (Completely Knocked Down) pertama di Indonesia, dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) bus listrik telah mencapai 40%. Selain itu, bisnis suku cadang (autoparts) yang telah mapan menjadi penopang arus kas sehingga perusahaan dapat mempercepat ekspansi bisnis kendaraan listrik.

Promo Terbaru di Bareksa

Prospek Kendaraan Listrik Komersial Masih Sangat Besar

Menurut riset Ciptadana, pasar kendaraan listrik komersial Indonesia masih berada pada tahap awal. Saat ini jumlah bus dan truk listrik masih kurang dari 1.000 unit, sementara populasi kendaraan komersial nasional mencapai lebih dari 6 juta unit.

VKTR dinilai berada di posisi yang tepat untuk menangkap peluang tersebut. Salah satu katalis utamanya ialah target TransJakarta yang berencana mengoperasikan 10.000 bus listrik pada 2030. Hingga kini VKTR telah mengirimkan lebih dari 150 bus listrik dan menargetkan pangsa pasar sekitar 30% pada proyek elektrifikasi armada tersebut.

Pabrik Berkapasitas 3.000 Unit per Tahun

VKTR mengoperasikan fasilitas perakitan CKD di Magelang, Jawa Tengah, dengan kapasitas produksi hingga 3.000 unit per tahun, terdiri dari sekitar 1.000 bus dan 2.000 truk listrik.

Selain bus listrik, perusahaan juga mengembangkan berbagai kendaraan listrik komersial seperti truk ringan, truk berat, tractor head, van logistik hingga forklift listrik. Fasilitas tersebut menjadi modal penting untuk memenuhi permintaan kendaraan listrik komersial yang diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.

Bisnis Autoparts Jadi Penopang Kinerja

Meski bisnis kendaraan listrik tumbuh pesat, segmen autoparts masih menjadi penyumbang utama pendapatan dan laba perusahaan.

Pada kuartal I 2026, bisnis autoparts membukukan pendapatan Rp233 miliar, naik 7,6% secara tahunan (YoY), dengan gross margin 23,8%. VKTR memasok komponen otomotif kepada sejumlah produsen besar seperti Hino, Mitsubishi Fuso, Isuzu, Toyota, Daihatsu, Yanmar, hingga Komatsu. Arus kas yang stabil dari bisnis ini dinilai menjadi fondasi penting dalam mendukung ekspansi kendaraan listrik.

Segmen EV Tumbuh Pesat

Kontribusi bisnis kendaraan listrik terhadap pendapatan VKTR terus meningkat.

  • 2024 : 14%

  • 2025 : 21%

  • Kuartal I 2026 : 32%

Pada kuartal I 2026, pendapatan konsolidasi VKTR melonjak 58,2% YoY menjadi Rp345 miliar, didorong lonjakan penjualan kendaraan listrik, terutama pengiriman bus listrik kepada TransJakarta. Pendapatan segmen EV mencapai Rp112 miliar, sedangkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat hampir dua kali lipat menjadi Rp10,6 miliar.

Valuasi dan Target Harga

Ciptadana menggunakan metode Discounted Cash Flow (DCF) selama periode 2026-2035 dengan asumsi WACC 8% dan terminal growth 3,5%.

Menurut analis, valuasi premium tersebut didukung oleh beberapa faktor utama:

  • First mover di industri kendaraan listrik komersial Indonesia.

  • TKDN bus listrik telah mencapai 40%.

  • Pipeline proyek elektrifikasi armada yang jelas, terutama dari TransJakarta.

  • Kapasitas produksi hingga 3.000 unit per tahun.

  • Bisnis autoparts yang menghasilkan arus kas stabil untuk mendukung ekspansi EV.

Risiko yang Perlu Dicermati

Meski prospeknya dinilai menarik, Ciptadana mengingatkan beberapa risiko yang perlu diperhatikan investor, antara lain:

  • adopsi kendaraan listrik komersial yang lebih lambat dari perkiraan;

  • ketergantungan terhadap pemasok utama komponen;

  • perubahan kebijakan pemerintah, termasuk aturan TKDN yang dapat memengaruhi daya saing perusahaan.

Key Takeaways

  • Ciptadana memulai cakupan saham VKTR dengan rekomendasi Buy.

  • Target harga dipatok Rp900, sekitar 80% di atas harga Rp500.

  • VKTR merupakan perakit CKD kendaraan listrik komersial pertama di Indonesia.

  • Pabrik Magelang memiliki kapasitas produksi 3.000 unit per tahun.

  • Bisnis autoparts tetap menjadi penopang utama laba, sementara segmen EV tumbuh semakin besar.

  • Target elektrifikasi 10.000 bus TransJakarta menjadi katalis jangka panjang.

Kesimpulan

VKTR dinilai memiliki kombinasi bisnis yang menarik antara segmen autoparts yang menghasilkan arus kas stabil dan bisnis kendaraan listrik komersial yang masih berada pada fase pertumbuhan awal. Dengan kapasitas produksi yang besar, posisi sebagai pelaku awal di industri, serta peluang elektrifikasi armada transportasi umum dan logistik nasional, saham VKTR dinilai memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang. Namun investor tetap perlu mencermati risiko implementasi proyek, kecepatan adopsi kendaraan listrik, dan perubahan kebijakan pemerintah.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pertanyaan Umum

Mengapa analis Ciptadana merekomendasikan Buy untuk saham VKTR?

Karena VKTR dinilai memiliki posisi strategis sebagai perakit kendaraan listrik komersial pertama di Indonesia, didukung bisnis autoparts yang kuat dan prospek pertumbuhan industri EV komersial.

Berapa target harga saham VKTR dari Ciptadana?

Target harga yang diberikan ialah Rp900 per saham.

Apa katalis utama pertumbuhan VKTR?

Elektrifikasi armada TransJakarta, peningkatan adopsi kendaraan listrik komersial, serta ekspansi ke segmen truk listrik dan kendaraan industri.

Berapa kapasitas produksi pabrik VKTR?

Fasilitas CKD di Magelang memiliki kapasitas hingga 3.000 kendaraan listrik per tahun.

Apa risiko utama investasi di VKTR?

Risiko utama meliputi perlambatan adopsi EV, ketergantungan pemasok, dan perubahan kebijakan pemerintah terkait TKDN maupun insentif kendaraan listrik.

Profil Penulis

Abdul Malik
Abdul Malik

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.221,21

Up1,06%
Up1,04%
Up1,26%
Up6,48%
Up20,04%
Up15,56%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.177,12

Up0,86%
Up1,74%
Up1,88%
Up6,39%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.019,34

Down-0,06%
Down-3,34%
Down-2,70%
---

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.198,68

Down-0,28%
Up1,02%
Up1,16%
Up5,72%
--

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua