Prospek Saham PGEO 2026: Target Harga, Dividen, dan Rencana Ekspansi Geothermal
PGEO menargetkan kapasitas 1 GW pada 2028. Simak strategi ekspansi, prospek keuangan, dan rekomendasi “BUY” dari Ciptadana Sekuritas Asia.

PGEO menargetkan kapasitas 1 GW pada 2028. Simak strategi ekspansi, prospek keuangan, dan rekomendasi “BUY” dari Ciptadana Sekuritas Asia.
Bareksa - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), operator geothermal terbesar di Indonesia, menargetkan peningkatan kapasitas menjadi 988 MW pada 2028 sebagai tonggak pencapaian 1 GW. Ekspansi ini dilakukan melalui proyek Hululais, Ulubelu, Lumut Balai, serta eksplorasi Cubadak Panti PSPE. Perusahaan memiliki portofolio terkelola 1,9 GW dan basis sumber daya sekitar 3,3 GW, yang memberi visibilitas pertumbuhan jangka panjang.
Menurut riset Ciptadana Sekuritas Asia (19/6), Indonesia memiliki potensi geothermal 24–29,5 GW, namun baru sekitar 10% yang dikembangkan. Pemerintah melalui RUPTL 2025–2034 menargetkan tambahan 5,2 GW kapasitas geothermal.
PGEO, dengan pangsa pasar 30%, berada di posisi strategis untuk menangkap peluang ini. Bagi investor, hal ini berarti eksposur langsung pada transisi energi nasional dengan profil arus kas stabil dari kontrak jangka panjang dengan PLN.
Promo Terbaru di Bareksa
Arah ke depan
Menurut analis Ciptadana Sekuritas, PGEO diproyeksikan mencatat pertumbuhan keuangan sebagai berikut:
Tahun | Pendapatan (US$ juta) | Laba Bersih (US$ juta) | EPS Growth (%) | Dividend Yield (%) |
|---|---|---|---|---|
2026F | 450 | 155 | 12,6 | 5,4 |
2027F | 482 | 176 | 13,3 | 6,1 |
2028F | 604 | 207 | 17,9 | 7,0 |
Sumber: Ciptadana Sekuritas Asia, PGEO Initiation Report, 19 Juni 2026
Margin EBITDA diperkirakan tetap di atas 75%, menunjukkan efisiensi biaya yang kuat.
Rekomendasi Saham
Dalam laporan riset tersebut, Ciptadana Sekuritas Asia memberikan rekomendasi “BUY” untuk saham PGEO dengan target harga Rp1.200 per saham. Rekomendasi ini didasarkan pada valuasi EV/EBITDA 2027F sekitar 7,8x, yang dinilai masih di bawah rata-rata global untuk emiten energi terbarukan.
Dampak bagi investor
PGEO menawarkan kombinasi pertumbuhan kapasitas yang jelas, dukungan kebijakan pemerintah, dan profil keuangan defensif. Namun, investor tetap perlu mencermati risiko eksekusi proyek, ketidakpastian reservoir, regulasi, dan kebutuhan pendanaan besar.
Dengan rekomendasi “BUY” dari Ciptadana Sekuritas Asia, PGEO dapat menjadi salah satu saham energi terbarukan yang menarik untuk dipantau oleh investor jangka menengah hingga panjang.
FAQ
1. Siapa pemegang saham utama PGEO?
Pertamina Power Indonesia (68,3%), Masdar Indonesia Solar Holdings (14,8%), Pertamina Pedeve Indonesia (5,9%).
2. Bagaimana PGEO memperoleh pendapatan?
Mayoritas dari kontrak jangka panjang take-or-pay dengan PLN Group.
3. Berapa target kapasitas PGEO?
988 MW pada 2028 (1 GW milestone), 1,8 GW pada 2033.
4. Bagaimana outlook dividen?
Yield diproyeksikan stabil 5–7% hingga 2028.
5. Risiko utama?
Eksekusi proyek, ketidakpastian reservoir, regulasi, dan kebutuhan pendanaan besar.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik
adalah Managing Editor Bareksa dengan
pengalaman lebih dari 20 tahun di
jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis
pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta
merupakan peraih
beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Profil Penulis
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.214,39 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.172,24 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.195,33 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.023,28 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.



