BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

RAJA Rencanakan Stock Split 1:5, Harga Saham Pernah Sentuh Rp4.170 per Lembar

Abdul Malik10 Juni 2026
Tags:
RAJA Rencanakan Stock Split 1:5, Harga Saham Pernah Sentuh Rp4.170 per Lembar
Ilustrasi pemecahan nilai nominal saham atau stock split. (Shutterstock)

RAJA mengusulkan stock split 1:5 dengan harga saham sempat mencapai Rp4.170 per lembar. RUPSLB dijadwalkan pada 23 Juni 2026.

Bareksa - PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) berencana melakukan pemecahan saham (stock split) dengan rasio 1:5 untuk meningkatkan likuiditas perdagangan dan keterjangkauan harga saham. Rencana tersebut disampaikan melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Juni 2026. Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB pada 23 Juni 2026.

Berdasarkan rencana tersebut, nilai nominal saham akan berubah dari Rp25 menjadi Rp5 per saham. Jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh akan meningkat dari 4,23 miliar saham menjadi 21,14 miliar saham. Perseroan telah memperoleh persetujuan prinsip dari BEI pada 5 Mei 2026.

RAJA menjelaskan salah satu alasan utama stock split adalah harga saham yang telah berada pada level relatif tinggi. Berdasarkan harga penutupan 12 Mei 2026, saham RAJA tercatat di Rp4.170 per lembar sehingga nilai investasi minimum satu lot menjadi kurang terjangkau bagi sebagian investor ritel. Perseroan menilai langkah ini dapat memperluas basis investor dan meningkatkan aktivitas perdagangan saham.

Promo Terbaru di Bareksa

Stock Split RAJA 1:5 untuk Tingkatkan Likuiditas Saham

Menurut jadwal yang disampaikan perusahaan, distribusi saham hasil stock split diperkirakan berlangsung pada 16 Juli 2026 setelah memperoleh persetujuan RUPSLB. Hari pertama perdagangan saham dengan nilai nominal baru juga dijadwalkan pada tanggal yang sama. Perseroan menyatakan belum memiliki rencana aksi korporasi yang memengaruhi jumlah saham atau permodalan dalam enam bulan setelah pelaksanaan stock split.

Bagi investor, stock split tidak mengubah nilai investasi maupun kapitalisasi pasar perusahaan. Namun, jumlah saham beredar akan meningkat sehingga harga per lembar saham menjadi lebih rendah secara teoritis. Kondisi tersebut umumnya bertujuan meningkatkan frekuensi transaksi dan memperluas partisipasi investor di pasar.

RAJA juga menegaskan bahwa stock split tidak berdampak negatif terhadap posisi keuangan perusahaan. Pada perdagangan 9 Juni 2026, saham RAJA ditutup di Rp3.300 per saham dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp13,95 triliun. Perseroan berharap peningkatan likuiditas dan basis investor dapat mendukung perdagangan saham yang lebih teratur, wajar, dan efisien sesuai ketentuan pasar modal.

Tabel Ringkasan Stock Split RAJA

Indikator
Nilai

Emiten

RAJA

Rasio Stock Split

1:5

Nilai Nominal Lama

Rp25 per saham

Nilai Nominal Baru

Rp5 per saham

Saham Sebelum Stock Split

4.227.082.500 saham

Saham Setelah Stock Split

21.135.412.500 saham

Harga Penutupan 12 Mei 2026

Rp4.170

Estimasi Pelaksanaan

16 Juli 2026

Tanggal RUPSLB

23 Juni 2026

Sumber: RAJA, BEI, diolah

Catatan Penting untuk Investor

  • Emiten: RAJA

  • Rasio stock split: 1:5

  • Nilai nominal lama: Rp25 per saham

  • Nilai nominal baru: Rp5 per saham

  • Saham sebelum stock split: 4.227.082.500 saham

  • Saham setelah stock split: 21.135.412.500 saham

  • Persetujuan prinsip BEI: 5 Mei 2026

  • RUPSLB: 23 Juni 2026

  • Estimasi pelaksanaan: 16 Juli 2026

  • Harga penutupan saham 12 Mei 2026: Rp4.170

  • Harga penutupan saham 9 Juni 2026: Rp3.300

Kesimpulan

RAJA mengusulkan stock split dengan rasio 1:5 sebagai upaya meningkatkan likuiditas perdagangan saham dan keterjangkauan harga bagi investor. Perseroan telah memperoleh persetujuan prinsip dari BEI dan akan meminta persetujuan pemegang saham pada RUPSLB 23 Juni 2026.

Jika disetujui, jumlah saham beredar akan meningkat lima kali lipat dengan nilai nominal turun menjadi Rp5 per saham. Perseroan menyatakan langkah ini tidak memengaruhi kondisi keuangan perusahaan dan tidak disertai rencana aksi korporasi lain dalam enam bulan setelah pelaksanaannya.

FAQ

1. Apa itu stock split RAJA?
Stock split RAJA adalah rencana pemecahan saham dengan rasio 1:5 sehingga satu saham lama menjadi lima saham baru.

2. Kapan RUPSLB stock split RAJA dilaksanakan?
RUPSLB dijadwalkan pada 23 Juni 2026.

3. Apa alasan RAJA melakukan stock split?
Untuk meningkatkan likuiditas saham, memperluas basis investor, dan membuat harga saham lebih terjangkau.

4. Apakah stock split mengubah nilai investasi pemegang saham?
Tidak. Stock split hanya mengubah jumlah saham dan harga per saham secara proporsional.

5. Kapan stock split RAJA diperkirakan efektif?
Berdasarkan keterbukaan informasi, distribusi saham hasil stock split diperkirakan pada 16 Juli 2026.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.202,09

Down- 1,13%
Up0,08%
Down- 0,36%
Up5,60%
Up18,12%
Up11,53%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.160,85

Down- 0,91%
Up0,78%
Up0,49%
Up5,48%
--

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.193,1

Down- 0,75%
Up0,99%
Up0,70%
Up6,02%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.013,28

Down- 3,12%
Down- 2,76%
Down- 3,27%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua