Saham TPIA Melonjak 12%, Rebound dari Titik Terendah, Ini yang Dicermati Investor
Saham TPIA naik 12,04% ke Rp2.000. Pasar mencermati rebound teknikal, konsesi pelabuhan baru, aksi beli direksi, dan klarifikasi perseroan ke BEI.

Saham TPIA naik 12,04% ke Rp2.000. Pasar mencermati rebound teknikal, konsesi pelabuhan baru, aksi beli direksi, dan klarifikasi perseroan ke BEI.
Bareksa - Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melonjak 12,04% ke Rp2.000 pada penutupan sesi I perdagangan 2 Juni 2026 setelah sempat menyentuh Rp2.070. Penguatan ini penting dicermati karena terjadi bersamaan dengan sejumlah keterbukaan informasi material, mulai dari konsesi pelabuhan baru hingga penambahan kepemilikan saham oleh direksi.
Dari sisi teknikal, saham TPIA memantul dari level terendah 52 minggu di Rp1.670 dan berhasil kembali menembus area psikologis Rp2.000. Kenaikan hingga 12% dalam satu sesi menunjukkan momentum rebound jangka pendek mulai menguat, meski volatilitas masih tergolong tinggi.
Secara teknikal, area Rp2.070 menjadi resistance terdekat yang sedang diuji pasar. Jika mampu ditembus, harga berpotensi bergerak menuju Rp2.200 hingga Rp2.400. Sementara itu, area Rp1.900 menjadi support penting untuk menjaga momentum penguatan. TPIA merupakan emiten sektor petrokimia, infrastruktur, dan logistik.
Promo Terbaru di Bareksa
Konsesi Pelabuhan
Di tengah lonjakan harga saham, sebelumnya anak usaha perseroan, PT Chandra Pelabuhan Nusantara (CPN), menandatangani Perjanjian Konsesi Badan Usaha Pelabuhan dengan KSOP Kelas I Banten pada 26 Mei 2026. Perseroan menyatakan kerja sama tersebut bertujuan meningkatkan konektivitas industri dan efisiensi logistik, khususnya untuk mendukung rantai pasok sektor petrokimia dan manufaktur.
Direktur PT Chandra Pelabuhan Nusantara, Edi Rivai, menyebut konsesi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem logistik nasional sekaligus meningkatkan daya saing kawasan industri yang dilayani perseroan. Infrastruktur pelabuhan dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Selain itu, Direksi TPIA bernama Raymond melaporkan pembelian 1,125 juta saham pada 22 Mei dan 25 Mei 2026 untuk tujuan investasi. Perseroan juga menegaskan kepada Bursa Efek Indonesia bahwa saham yang dijaminkan oleh pemegang saham utama sebesar 3,675 miliar saham atau 4,24799% dari modal disetor tidak berdampak material terhadap struktur kepemilikan maupun pengendalian perusahaan.
Ringkasan Data Utama TPIA
Keterangan | Nilai |
|---|---|
Harga Saham (Sesi I, 2 Juni 2026) | Rp2.000 |
Kenaikan Harian | 12,04% |
Harga Tertinggi | Rp2.070 |
Harga Terendah | Rp1.670 |
Kapitalisasi Pasar | Rp173,02 triliun |
PER | 4,65 kali |
High 52 Minggu | Rp10.650 |
Low 52 Minggu | Rp1.670 |
Pembelian Saham Direksi | 1,125 juta saham |
Kepemilikan Setelah Transaksi | 5,05 juta saham |
Saham Dijaminkan | 3,675 miliar saham |
Persentase Saham Dijaminkan | 4,24799% |
Sumber: BEI, TPIA diolah
Analisis Teknikal TPIA
Resistance | Support |
|---|---|
Rp2.070 | Rp1.900 |
Rp2.200 | Rp1.820 |
Rp2.400 | Rp1.670 |
Sumber: BEI, diolah
Catatan Penting bagi Investor
TPIA naik 12,04% ke Rp2.000 pada sesi I perdagangan 2 Juni 2026.
Saham memantul dari level terendah 52 minggu di Rp1.670.
Anak usaha memperoleh konsesi pelabuhan dari KSOP Kelas I Banten.
Direksi menambah kepemilikan 1,125 juta saham untuk investasi.
Perseroan menyatakan saham yang dijaminkan pemegang saham utama tidak berdampak material terhadap pengendalian perusahaan.
Area Rp2.070 menjadi resistance jangka pendek yang sedang diuji pasar.
Kesimpulan
Lonjakan saham TPIA terjadi seiring kombinasi faktor teknikal dan sejumlah perkembangan korporasi yang menjadi perhatian pasar. Rebound dari level terendah tahunan menunjukkan minat beli mulai kembali muncul pada saham ini.
Meski demikian, volatilitas masih relatif tinggi karena harga saham masih jauh di bawah puncak 52 minggu. Investor dapat mencermati perkembangan bisnis logistik, implementasi konsesi pelabuhan, serta kinerja operasional perseroan pada periode mendatang.
FAQ
1. Mengapa saham TPIA naik pada 2 Juni 2026?
Pasar mencermati rebound teknikal, konsesi pelabuhan baru, pembelian saham oleh direksi, serta klarifikasi perseroan kepada BEI.
2. Berapa kenaikan saham TPIA hari ini?
Saham TPIA naik 12,04% ke Rp2.000 pada penutupan sesi I perdagangan 2 Juni 2026.
3. Apa manfaat konsesi pelabuhan bagi TPIA?
Konsesi berpotensi meningkatkan efisiensi logistik, konektivitas industri, dan mendukung aktivitas bisnis petrokimia perseroan.
4. Berapa saham yang dibeli direksi TPIA?
Sebanyak 1,125 juta saham pada 22 Mei dan 25 Mei 2026 untuk tujuan investasi.
5. Apa level teknikal penting TPIA saat ini?
Resistance terdekat berada di Rp2.070 dan support utama berada di Rp1.900.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik
adalah Managing Editor Bareksa dengan
pengalaman lebih dari 20 tahun di
jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis
pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta
merupakan peraih
beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.214,6 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.173,05 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.205,74 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.028,96 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.



