BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Batavia Prosperindo (BPII) Transaksi Afiliasi Rp150 Miliar, Rambah Bisnis Kawasan Industri & Properti

Abdul Malik22 Mei 2026
Tags:
Batavia Prosperindo (BPII) Transaksi Afiliasi Rp150 Miliar, Rambah Bisnis Kawasan Industri & Properti
Ilustrasi PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII). (Dok. Perusahaan)

BPII menyiapkan transaksi afiliasi Rp150 miliar untuk penyertaan modal di PT Prima Jaya Permai dan diversifikasi bisnis properti.

Bareksa - PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) menyiapkan transaksi afiliasi senilai maksimal Rp150 miliar melalui penyertaan modal pada PT Prima Jaya Permai (PJP). Informasi ini penting dicermati investor karena mencerminkan langkah diversifikasi usaha perseroan ke sektor kawasan industri dan properti.

Berdasarkan keterbukaan informasi kepada OJK dan BEI nomor 016/BPI/CR/V/2026 tertanggal 21 Mei 2026, Dalam rencana transaksi tersebut, BPII akan melakukan penyetoran modal atas saham baru PJP hingga sebanyak-banyaknya 19,3% dari total saham perusahaan tersebut. Nilai transaksi mencapai Rp150 miliar atau sekitar 8,24% dari total ekuitas konsolidasian BPII per 31 Desember 2025 sebesar Rp1,82 triliun.

Manajemen menyatakan transaksi ini bukan kategori transaksi material berdasarkan POJK No.17/POJK.04/2020 karena nilainya masih di bawah 20% ekuitas perseroan. Namun, transaksi tetap dikategorikan sebagai transaksi afiliasi karena adanya hubungan kepemilikan saham melalui entitas yang sama. BPII merupakan emiten yang bergerak di bidang jasa konsultasi manajemen.

Promo Terbaru di Bareksa

Fokus Diversifikasi ke Kawasan Industri

PT Prima Jaya Permai merupakan perusahaan holding yang bergerak di bidang konsultasi manajemen dan memiliki empat entitas anak di sektor kawasan industri, konstruksi, dan real estate. Anak usaha tersebut antara lain PT Megatama Putra Sejahtera, PT Teguh Anindyaguna, PT Citraduta Sukses Semesta, dan PT Bintang Anugrah Permai.

BPII menyebut rencana transaksi ini bertujuan memperkuat portofolio usaha melalui diversifikasi ke bisnis properti dan kawasan industri. Perseroan menilai langkah tersebut berpotensi mendukung pengembangan usaha dan meningkatkan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

KJPP Andesta selaku penilai independen menyatakan transaksi tergolong wajar. Nilai transaksi Rp150 miliar disebut berada sekitar 5,60% di bawah nilai pasar transaksi sebesar Rp158,4 miliar berdasarkan hasil penilaian independen.

Ringkasan Transaksi Afiliasi BPII

Keterangan
Detail

Emiten

PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk

Kode Saham

BPII

Jenis Transaksi

Transaksi Afiliasi

Nilai Transaksi

Maksimal Rp150 miliar

Tanggal Transaksi

19 Mei 2026

Persentase Kepemilikan

Hingga 19,3% saham PJP

Status Transaksi

Bukan transaksi material

Total Ekuitas BPII

Rp1,82 triliun

Penilai Independen

KJPP Andesta

Opini Penilai

Transaksi wajar

Sumber: BPII, diolah

Catatan Penting untuk Investor

  • BPII melakukan diversifikasi ke sektor kawasan industri dan properti.

  • Nilai transaksi afiliasi mencapai maksimal Rp150 miliar.

  • Transaksi setara 8,24% dari total ekuitas konsolidasian BPII.

  • PJP memiliki empat entitas anak di sektor kawasan industri dan real estate.

  • Penilai independen menyebut transaksi berada di bawah nilai pasar dan tergolong wajar.

  • Rasio liabilitas terhadap aset dan ekuitas disebut tidak berubah signifikan pascatransaksi.

Kesimpulan

Rencana penyertaan modal BPII ke PT Prima Jaya Permai mencerminkan strategi diversifikasi usaha perseroan ke sektor properti dan kawasan industri. Langkah ini menjadi perhatian pasar karena memperluas eksposur bisnis perseroan di luar lini usaha eksisting.

Meski tergolong transaksi afiliasi, perseroan menegaskan transaksi bukan kategori material dan telah memperoleh pendapat kewajaran dari penilai independen. Investor berpotensi mencermati dampak pengembangan portofolio ini terhadap pertumbuhan bisnis BPII ke depan.

FAQ

1. Berapa nilai transaksi afiliasi BPII?
Maksimal sebesar Rp150 miliar.

2. BPII akan memiliki berapa persen saham PJP?
Hingga sebanyak-banyaknya 19,3% saham PT Prima Jaya Permai.

3. Mengapa transaksi ini disebut transaksi afiliasi?
Karena terdapat hubungan kepemilikan saham melalui pihak pengendali yang sama.

4. Apakah transaksi ini termasuk transaksi material?
Tidak. Nilainya hanya sekitar 8,24% dari total ekuitas konsolidasian BPII.

5. Apa tujuan transaksi ini?
Untuk diversifikasi usaha ke sektor properti dan kawasan industri.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.212,65

Down- 0,45%
Up1,09%
Up0,52%
Up7,10%
Up19,34%
Up14,06%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.169,48

Down- 0,39%
Up1,80%
Up1,23%
Up6,64%
--

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.203,73

Up0,38%
Up2,20%
Up1,60%
Up7,47%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.037,49

Down- 1,57%
Up0,35%
Down- 0,96%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua