SIG (SMGR) Bagikan 100% Laba 2025 sebagai Dividen, Ini Potensi Yieldnya
SMGR menetapkan seluruh laba 2025 sebagai dividen tunai Rp190,85 miliar. Dividend yield SMGR berpotensi sekitar 1,35%.

SMGR menetapkan seluruh laba 2025 sebagai dividen tunai Rp190,85 miliar. Dividend yield SMGR berpotensi sekitar 1,35%.
Bareksa - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau Semen Indonesia Group (SIG) menetapkan seluruh laba tahun buku 2025 Rp190,85 miliar sebagai dividen tunai. Informasi ini penting karena mencerminkan kebijakan payout ratio 100% dan potensi dividend yield bagi investor.
Berdasarkan siaran pers Perseroan 8 Mei 2026, Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyatakan pembagian seluruh laba sebagai dividen merupakan komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.
Dengan harga saham SMGR di level Rp2.080 per saham pada 8 Mei 2026, dividend yield berpotensi sekitar 1,35%. Perseroan juga menyebut transformasi bisnis sejak semester II 2025 mulai mendorong tren kinerja positif hingga kuartal I 2026.
Promo Terbaru di Bareksa
Pada kuartal I 2026, volume penjualan SIG naik 1,7% secara tahunan menjadi 8,71 juta ton dan pendapatan tumbuh 8,3% YoY menjadi Rp8,29 triliun. SIG juga memperkuat pasar ekspor melalui pengembangan fasilitas dermaga dan produksi di Tuban, Jawa Timur, yang ditargetkan mulai beroperasi pertengahan 2026.
Langkah ini berpotensi menjadi perhatian pasar karena dapat mendukung utilisasi pabrik dan margin usaha di tengah kompetisi industri semen domestik. SMGR merupakan emiten BUMN sektor bahan bangunan dan semen.
Proyeksi Bisnis dan Transformasi SIG
SIG memproyeksikan permintaan semen domestik tahun 2026 tumbuh moderat sekitar 1%–2%, sejalan target pertumbuhan ekonomi nasional 5,2%–5,5%. Perseroan juga mulai memperluas pasar ekspor termasuk Bangladesh, Taiwan, dan Amerika Serikat untuk menopang pertumbuhan volume penjualan.
Di sisi keuangan, SIG mencatat pendapatan 2025 Rp35,24 triliun dengan laba bersih Rp190,85 miliar. Perseroan juga melanjutkan strategi efisiensi biaya dan penurunan utang berbunga yang turun menjadi Rp10,4 triliun pada 2025. Posisi ini dinilai penting untuk menjaga fundamental dan likuiditas perusahaan.
Ringkasan Dividen SMGR
Keterangan | Nilai |
|---|---|
Total Dividen | Rp190,85 miliar |
Dividend Payout Ratio | 100% |
Estimasi Dividen per Saham | Sekitar Rp28/saham |
Harga Saham Terakhir | Rp2.080 |
Estimasi Dividend Yield | Sekitar 1,35% |
Laba Bersih 2025 | Rp190,85 miliar |
Sumber: SMGR, diolah
Kinerja dan Prospek SIG
Indikator | 2025 | Perubahan |
|---|---|---|
Pendapatan | Rp35,24 triliun | -2,6% YoY |
Volume Penjualan | 37,93 juta ton | -0,9% YoY |
Penjualan Ekspor | 6,4 juta ton | 14,9% YoY |
Volume Penjualan Q1 2026 | 8,71 juta ton | 1,7% YoY |
Pendapatan Q1 2026 | Rp8,29 triliun | 8,3% YoY |
Utang Berbunga | Rp10,4 triliun | Turun YoY |
Sumber: SMGR, diolah
Kesimpulan
Pembagian seluruh laba 2025 sebagai dividen menunjukkan komitmen SIG menjaga nilai tambah bagi pemegang saham di tengah tekanan industri semen domestik. Kebijakan payout ratio 100% juga menjadi perhatian pasar karena mencerminkan fokus Perseroan terhadap distribusi laba.
Di sisi operasional, transformasi bisnis dan penguatan ekspor mulai mendukung pemulihan kinerja SIG. Investor dapat mencermati realisasi proyek ekspor dan pertumbuhan permintaan semen domestik sepanjang 2026.
FAQ
1. Berapa total dividen SIG tahun buku 2025?
SIG menetapkan dividen tunai Rp190,85 miliar.
2. Berapa estimasi dividen per saham SMGR?
Estimasi dividen sekitar Rp28 per saham.
3. Berapa estimasi dividend yield SMGR?
Dengan harga saham Rp2.080, estimasi dividend yield sekitar 1,35%.
4. Apa bisnis utama SIG?
SIG bergerak di sektor bahan bangunan dan industri semen.
5. Apa fokus strategi SIG pada 2026?
SIG fokus pada transformasi bisnis, efisiensi biaya, dan penguatan pasar ekspor.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik
adalah Managing Editor Bareksa dengan
pengalaman lebih dari 20 tahun di
jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis
pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta
merupakan peraih
beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.213,24 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.170,13 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.202,26 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.045,94 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
