Harga Emas Turun, Saatnya Akumulasi? Ini Strategi di Bareksa
Data Bareksa Emas Treasury menunjukkan harga beli emas sudah naik 41,2% dalam setahun terakhir, per 4 Mei 2026

Data Bareksa Emas Treasury menunjukkan harga beli emas sudah naik 41,2% dalam setahun terakhir, per 4 Mei 2026
Bareksa - Harga emas global sedang mengalami koreksi dalam jangka pendek. Per 4 Mei 2026, harga emas dunia (XAU USD) berada di kisaran US$4.615 per troy ounce, turun sekitar 3% sebulan (data Investing.com). Penurunan ini membuat sebagian investor ragu untuk masuk.
Namun, bagi investor berpengalaman, kondisi seperti ini justru sering dilihat sebagai peluang. Alih-alih menunggu harga naik, momen penurunan bisa dimanfaatkan untuk mulai akumulasi bertahap instrumen emas di harga yang lebih rendah. Ditambah lagi, kemudahan emas fisik digital seperti yang ditawarkan Bareksa Emas Treasury membuat peluang investasi menarik dalam jangka panjang.
Koreksi Jangka Pendek, Tren Jangka Panjang Masih Naik
Jika melihat pergerakan harga emas digital fisik Treasury di Bareksa, tren jangka panjangnya masih menunjukkan kenaikan.
Promo Terbaru di Bareksa
Harga saat ini: sekitar Rp2.613.231 per gram
Setahun lalu: sekitar Rp1.850.662 per gram
Kenaikan 41,2% dalam setahun (per 4 Mei 2026)
Artinya, dalam satu tahun terakhir, harga emas tetap mengalami kenaikan yang signifikan.
Grafik Harga Beli Emas Fisik Digital Treasury
Ini menunjukkan bahwa meskipun dalam jangka pendek harga bisa turun, secara jangka panjang emas masih menjadi salah satu aset yang potensial untuk menjaga nilai dan pertumbuhan aset.
Kenapa Harga Emas Bisa Turun?
Pergerakan harga emas sangat dipengaruhi oleh kondisi global. Beberapa faktor yang bisa memicu penurunan antara lain:
Penguatan dolar AS
Perubahan kebijakan suku bunga
Sentimen pasar global
Namun, penting dipahami bahwa fluktuasi ini adalah hal yang wajar. Harga emas memang bergerak naik dan turun mengikuti dinamika pasar.
Strategi Saat Harga Turun: Beli Bertahap
Salah satu strategi yang sering digunakan investor adalah beli bertahap atau dollar cost averaging (DCA).
Strategi ini dilakukan dengan cara membeli emas secara rutin dalam jumlah tertentu, tanpa mencoba menebak kapan harga paling rendah.
Keunggulan strategi ini antara lain:
Mengurangi risiko salah timing
Mendapatkan harga rata-rata yang lebih optimal
Cocok untuk kondisi pasar yang volatil
Dalam situasi seperti sekarang, ketika harga sedang terkoreksi, strategi ini bisa menjadi cara yang lebih bijak dibanding menunggu terlalu lama.
Menunggu atau Mulai Sekarang?
Banyak investor berpikir, “lebih baik tunggu harga turun lagi.” Namun, pada kenyataannya, sangat sulit menentukan titik terendah.
Jika terlalu lama menunggu, ada risiko justru melewatkan momentum saat harga mulai naik kembali.
Sebaliknya, dengan mulai membeli secara bertahap, investor bisa tetap berpartisipasi di pasar tanpa harus menebak arah pergerakan harga secara presisi.
Kenapa Pilih Emas Digital Treasury di Bareksa?
Bareksa menghadirkan kemudahan investasi emas digital melalui mitra terpercaya seperti Treasury.
Beberapa keunggulan yang bisa dinikmati investor antara lain:
Transaksi mudah dan online
Bisa beli dan jual kapan saja tanpa perlu ke tokoMulai dari Rp50.000
Cocok untuk pemula maupun strategi menabung emasHarga transparan
Investor bisa langsung melihat harga real-time sesuai harga emas global, update per hariLikuid dan fleksibel
Mudah dicairkan kapanpun dibutuhkanBisa cetak fisik
Jika ingin memiliki emas batangan, dengan pilihan merek Antam dan UBS
Momentum untuk Mulai Investasi
Dalam investasi, salah satu prinsip yang sering digunakan adalah: “buy when others are fearful.”
Saat harga turun, banyak orang justru ragu. Namun bagi investor yang memahami strategi, ini bisa menjadi kesempatan untuk masuk di harga yang lebih menarik.
Dengan tren jangka panjang yang masih positif, serta kemudahan akses melalui Bareksa, emas digital fisik Treasury bisa menjadi pilihan untuk mulai atau menambah investasi.
Mulai akumulasi sekarang dan manfaatkan momentum harga emas yang sedang terkoreksi.
(ADV | hm)
Tentang Penulis
* Hanum Kusuma Dewi adalah seorang penulis dengan spesialisasi pada topik bisnis, keuangan, dan investasi. Dengan latar belakang pendidikan di bidang komunikasi dan pengalaman 8+ tahun di pasar modal, Hanum juga melakukan riset untuk membuat konten yang menarik dan informatif di berbagai topik.
* * *
DISCLAIMER
Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, bekerja sama dengan Mitra Emas berizin.
Bareksa merupakan pioneer aplikasi investasi emas yang praktis dan aman untuk membeli serta menyimpan emas secara digital. Kamu bisa memantau harga emas harian, melihat tren, dan menentukan waktu beli terbaik langsung dari aplikasi. Selain emas, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan saham, sehingga kamu bisa mengatur strategi investasi dalam satu super app berizin OJK sejak 2016.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.210,63 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.201,16 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.169,47 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.045,45 | - | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.

ST016
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ORI030
Obligasi Negara Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SR025
SyariahSukuk Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SBR015
Saving Bond Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ST017
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang