BeritaArrow iconSBNArrow iconArtikel

Investasi Rp500 Juta di ST016 Bisa Dapat Rp2,3 Juta per Bulan! Ini Simulasi Lengkapnya

Hanum Kusuma Dewi08 Mei 2026
Tags:
Investasi Rp500 Juta di ST016 Bisa Dapat Rp2,3 Juta per Bulan! Ini Simulasi Lengkapnya
Ilustrasi uang rupiah lembaran Rp100.000 dan Rp50.000 yang didapat dari imbal hasil investasi SBN Sukuk Tabungan ST016. (Shutterstock)

ST016 menawarkan kupon minimal 6,05%–6,25% per tahun dengan perlindungan floor. Imbal hasil bersihnya jauh melampaui deposito bank — bahkan setelah dipotong pajak. Berikut simulasi lengkap dari Rp1 juta hingga Rp10 miliar.

Bareksa - Bayangkan kamu menaruh Rp500 juta di deposito bank dengan bunga penjaminan LPS 3,5% per tahun. Setelah dipotong pajak 20%, imbal hasil bersih yang kamu terima sekitar Rp1,17 juta per bulan.

Sekarang bayangkan kamu menaruh uang yang sama di ST016-T4 — Sukuk Tabungan seri terbaru dari pemerintah Indonesia — dengan kupon 6,25% dan pajak hanya 10%. Imbal hasil bersihmu setiap bulan: Rp2,34 juta.

Selisihnya hampir Rp1,18 juta per bulan, atau lebih dari Rp14 juta per tahun, hanya dari perbedaan instrumen. Bukan dari perbedaan nominal. Bukan dari keberuntungan. Ini matematis, berbasis data, dan bisa kamu hitung sendiri.

Promo Terbaru di Bareksa


⚡ Kenapa selisihnya sebesar itu?

  • Kupon ST016 lebih tinggi dari deposito dijamin LPS

  • Pajak kupon ST hanya 10% — separuh dari pajak bunga deposito (20%)

  • Efek kompounding dari selisih pajak ini makin terasa semakin besar nominal investasi

Apa Itu ST016 dan Mengapa Ada Perlindungan Floor?

ST016 adalah Sukuk Tabungan seri ke-16 yang diterbitkan pemerintah Indonesia. Instrumen ini berbasis syariah dengan underlying asset berupa Barang Milik Negara (BMN) dan proyek APBN 2026. Artinya, dana yang kamu investasikan digunakan langsung untuk membiayai pembangunan negara.

Tipe kuponnya adalah Floating with Floor: kupon mengikuti pergerakan BI Rate, bisa naik tapi ada batas bawah yang tidak bisa dilanggar. Artinya:

  • Jika BI Rate naik → kupon ST016 ikut naik, kamu untung lebih

  • Jika BI Rate turun → kupon ST016 TIDAK ikut turun, terlindungi di level floor

  • Floor ST016-T2: 6,05% (BI Rate + 130 bps)

  • Floor ST016-T4: 6,25% (BI Rate + 150 bps)

📌 Masa Penawaran ST016

Buka: 8 Mei 2026 | Tutup: 3 Juni 2026 pukul 12.00 WIB

Setelmen: 10 Juni 2026 | Kupon pertama: 10 Juli 2026

Simulasi Imbal Hasil Bersih ST016 vs Deposito per Bulan

Tabel di bawah menunjukkan imbal hasil bersih per bulan setelah pajak, untuk berbagai nominal investasi. Asumsi: kupon ST016-T2 = 6,05%, ST016-T4 = 6,25%, deposito = 3,5% (bunga penjaminan LPS). Pajak kupon ST = 10%, pajak bunga deposito = 20%.

Nilai Investasi

ST016-T2 Neto/Bln

ST016-T4 Neto/Bln

Deposito Neto/Bln*

Rp1.000.000

Rp4.538

Rp4.687

Rp2.333

Rp5.000.000

Rp22.689

Rp23.436

Rp11.667

Rp10.000.000

Rp45.378

Rp46.872

Rp23.333

Rp20.000.000

Rp90.756

Rp93.744

Rp46.667

Rp50.000.000

Rp226.890

Rp234.360

Rp116.667

Rp100.000.000

Rp453.780

Rp468.720

Rp233.333

Rp250.000.000

Rp1.134.450

Rp1.171.800

Rp583.333

Rp500.000.000

Rp2.268.900

Rp2.343.600

Rp1.166.667

Rp1.000.000.000

Rp4.537.800

Rp4.687.200

Rp2.333.333

Rp2.000.000.000

Rp9.075.600

Rp9.374.400

Rp4.666.667

Rp5.000.000.000

Rp22.689.000

Rp23.436.000

Rp11.666.667

Rp10.000.000.000

-

Rp46.872.000

Rp23.333.333

*Deposito: asumsi bunga 3,5%/tahun (bunga penjaminan LPS, Feb–Mei 2026), pajak 20%. Simulasi bersifat ilustratif, angka aktual dapat berbeda.

Sumber: Memorandum Informasi, diolah Bareksa

🎯 Sorotan Simulasi

Rp500 juta di ST016-T4: Rp2.343.600 bersih per bulan vs Rp1.166.667 di deposito — selisih Rp1.177.083/bulan

Rp100 juta di ST016-T4: Rp468.720 bersih per bulan vs Rp233.333 di deposito — dua kali lebih tinggi

Rp10 juta di ST016-T2: Rp45.378 bersih per bulan vs Rp23.333 di deposito — hampir 2x lipat meski dari nominal kecil

Pilih T2 atau T4? Ini Panduan Singkatnya

ST016 hadir dalam dua pilihan tenor. Keduanya sama-sama floating with floor, tapi ada perbedaan yang perlu kamu tahu:


ST016-T2 (Tenor 2 Tahun)

ST016-T4 (Tenor 4 Tahun)

Kupon Floor

6,05%/tahun

6,25%/tahun

Jatuh Tempo

10 Juni 2028

10 Mei 2030

Max. Pembelian

Rp5.000.000.000

Rp10.000.000.000

Cocok untuk

Fleksibilitas, reinvestasi lebih cepat

Lock-in return lebih tinggi & jangka panjang

Cara Beli ST016 di Bareksa

Pembelian ST016 di Bareksa sepenuhnya online, tanpa perlu ke kantor atau antre. Cukup 5 langkah:

  1. Login ke akun Bareksa (daftar gratis jika belum punya akun).

  2. Pilih menu SBN → Sukuk Tabungan ST016.

  3. Tentukan nominal investasi (minimal Rp1.000.000) dan pilih tenor: T2 atau T4.

  4. Dapat kode billing. Lakukan pembayaran sesuai kode billing melalui transfer bank atau virtual account.

  5. ST016 tercatat di portofolio kamu per tanggal setelmen, 10 Juni 2026. Kupon pertama masuk 10 Juli 2026.

⏰ Jangan sampai kehabisan. Masa penawaran tutup 3 Juni 2026 pukul 12.00 WIB. Seri sebelumnya (ST015) kuotanya habis sebelum masa penawaran berakhir.

Kesimpulan: Lebih Cuan, Lebih Aman, dan 100% Syariah

ST016 menawarkan kombinasi yang jarang ada di instrumen investasi ritel: imbal hasil kompetitif, perlindungan floor, keamanan penuh dari negara, dan basis syariah dengan underlying asset nyata.

Dibandingkan deposito bank, keunggulan ST016 bukan sekadar soal angka — tapi juga soal efisiensi pajak dan kepastian return minimum. Untuk investor yang ingin imbal hasil stabil dengan risiko minimal, ST016 adalah pilihan yang sulit diabaikan.

Masa penawaran terbuka mulai 8 Mei 2026. Mulai dari Rp1 juta, kamu sudah bisa berinvestasi di instrumen yang sama dengan yang digunakan membiayai pembangunan Indonesia.

👉 Beli ST016 Sekarang di Bareksa

Masa penawaran: 8 Mei – 3 Juni 2026 pukul 12.00 WIB | Min. investasi: Rp1.000.000

Buka aplikasi Bareksa untuk mulai pemesanan.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar ST016

Apakah kupon ST016 bisa turun di bawah 6,05%?

Tidak. Itulah fungsi floor dalam mekanisme floating with floor. Meskipun BI Rate turun signifikan, kupon ST016-T2 tidak akan pernah turun di bawah 6,05% dan ST016-T4 tidak akan turun di bawah 6,25%. Floor ini berlaku selama masa tenor investasi. Jadi kamu mendapat kepastian minimum return sejak hari pertama membeli.

Apakah ST016 bisa dijual sebelum jatuh tempo?

Tidak. ST016 berjenis Non Tradable, artinya tidak bisa diperjualbelikan di pasar sekunder sebelum jatuh tempo. Namun, ada fasilitas Early Redemption yang memungkinkan investor mencairkan dananya sebelum jatuh tempo pada periode dan syarat tertentu yang ditetapkan pemerintah. Pastikan kamu hanya investasikan dana yang tidak dibutuhkan dalam jangka waktu tenor.

Berapa pajak atas kupon ST016 dan apakah lebih murah dari deposito?

Pajak atas kupon ST016 adalah 10% (pajak final). Ini lebih rendah dibanding pajak bunga deposito yang sebesar 20%. Selisih pajak ini berdampak langsung pada imbal hasil bersih: dari investasi yang sama, return bersih ST016 secara konsisten lebih tinggi. Semakin besar nominal investasi, semakin terasa perbedaannya.

Kapan kupon ST016 dibayarkan dan ke rekening mana?

Kupon ST016 dibayarkan setiap bulan, mulai tanggal 10 Juli 2026 (kupon pertama normal). Selanjutnya dibayarkan setiap tanggal 10 tiap bulan hingga jatuh tempo. Pembayaran langsung ke rekening bank yang kamu daftarkan di Bareksa, otomatis tanpa perlu klaim. Pada saat jatuh tempo, pokok investasi juga dikembalikan 100% ke rekening kamu.

Apakah ST016 aman? Bagaimana jika pemerintah gagal bayar?

ST016 diterbitkan langsung oleh pemerintah Republik Indonesia dan dijamin oleh negara melalui Undang-Undang SBSN (Surat Berharga Syariah Negara). Pembayaran kupon dan pokok dijamin dengan anggaran negara (APBN). Risiko gagal bayar (default) pemerintah Indonesia sangat rendah, setara dengan obligasi negara lainnya. Ini menjadikan ST016 salah satu instrumen investasi paling aman yang tersedia untuk investor ritel.

Investasi ST016 di Sini

(Rahmat Hidayat/hm)

Tentang Penulis

*Rahmat Hidayat adalah Investment Specialist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di bidang investasi dan produk finansial digital. Ia aktif mengembangkan produk pasar modal dan memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, serta memegang lisensi WPPE.

* Hanum Kusuma Dewi adalah seorang penulis dengan spesialisasi pada topik bisnis, keuangan, dan investasi termasuk reksa dana, saham, SBN hingga emas. Dengan latar belakang pendidikan di bidang komunikasi dan pengalaman 8+ tahun di pasar modal, Hanum juga melakukan riset untuk membuat konten yang menarik dan informatif di berbagai topik.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​

Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.


Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua