Kinerja BNGA Q1 2026 Ditopang Fee Income, Rekomendasi Tetap Buy, Ini Target Harganya
Kinerja BNGA 1Q26 ditopang fee income dan CASA tinggi. Analis pertahankan rekomendasi dengan valuasi menarik dan yield kompetitif.

Kinerja BNGA 1Q26 ditopang fee income dan CASA tinggi. Analis pertahankan rekomendasi dengan valuasi menarik dan yield kompetitif.
Bareksa - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mencatat laba bersih Rp1,8 triliun pada kuartal I 2026. Informasi ini penting karena mencerminkan ketahanan kinerja di tengah tekanan margin.
Berdasarkan riset Ciptadana Sekuritas Asia (1/5/2026), secara tahunan, laba turun 2% akibat penurunan net interest income (NII) dan tekanan margin bunga bersih (NIM) ke 3,9%. Namun penurunan ini dipengaruhi faktor satu kali (one-off) biaya bunga Rp140 miliar. Tanpa faktor tersebut, kinerja laba dinilai sedikit melampaui ekspektasi.
Pendapatan non-bunga (non-interest income) menjadi penopang utama dengan pertumbuhan 29% YoY. Kontribusi fee income naik menjadi 19,2% dari total pendapatan, didorong wealth management dan trading income. Hal ini mencerminkan diversifikasi sumber pendapatan yang semakin kuat. BNGA merupakan bank swasta anak usaha CIMB yang berkantor pusat di Jakarta, Indonesia.
Promo Terbaru di Bareksa
Fundamental Kuat, Valuasi Menarik
Rasio CASA mencapai rekor 73,9%, meningkat dari 67,4% tahun lalu dan melampaui target jangka menengah. Kenaikan ini ditopang dana murah dari giro dan tabungan, serta penurunan deposito mahal. Namun, kondisi ini berpotensi normal seiring pemulihan kredit dan meningkatnya kompetisi likuiditas.
Pertumbuhan kredit relatif moderat di 2,9% YoY karena strategi selektif di tengah kondisi makro. Kualitas aset tetap terjaga dengan NPL 1,9% dan LAR 6,8%. Manajemen tetap menargetkan pertumbuhan kredit 3–5% pada 2026 dengan fokus kualitas.
Analis mempertahankan rekomendasi buy BNGA dengan target harga Rp2.130 per saham. Pada harga Rp1.695, saham diperdagangkan di PBV sekitar 0,8x dan PER 6,5x, mencerminkan valuasi yang relatif rendah. Dividend yield juga diperkirakan di kisaran 8,5%, menjadi daya tarik tambahan bagi investor.
Ringkasan Kinerja & Valuasi BNGA
Indikator | Q1 2026 | YoY | Catatan |
|---|---|---|---|
Laba Bersih | Rp1,8 triliun | -2% | Tertekan NII |
NIM | 3,9% | -20 bps | Dampak one-off |
Non-Interest Income | Rp1,84 triliun | +29% | Di atas ekspektasi |
CASA Ratio | 73,9% | +6,5 ppt | Rekor tertinggi |
Kredit | Rp236,7 triliun | +2,9% | Selektif |
NPL | 1,9% | Stabil | Kualitas terjaga |
Sumber: riset Ciptadana Sekuritas
Valuasi & Proyeksi
Rasio | 2026F |
|---|---|
PER | 6,5x |
PBV | 0,8x |
ROE | 12,1% |
Dividend Yield | ~8,5% |
Target Harga | Rp2.130 |
Sumber: Riset Ciptadana Sekuritas
Faktor yang Dicermati Investor
Kekuatan fee-based income sebagai penopang laba
Tren normalisasi CASA dan biaya dana (CoF)
Pertumbuhan kredit yang masih moderat
Risiko kenaikan NPL dari anak usaha (sementara)

Kesimpulan
Kinerja BNGA menunjukkan kombinasi tekanan margin dan kekuatan fee income. Hal ini mencerminkan model bisnis yang semakin terdiversifikasi. Dengan valuasi relatif rendah dan yield menarik, saham BNGA berpotensi tetap menjadi perhatian investor. Namun, dinamika likuiditas dan pertumbuhan kredit perlu dicermati ke depan.
FAQ
1. Berapa laba BNGA 1Q26?
Sekitar Rp1,8 triliun.
2. Apa penopang utama kinerja?
Pendapatan non-bunga (fee income) yang tumbuh kuat.
3. Berapa target harga analis?
Sekitar Rp2.130 per saham.
4. Apakah valuasi BNGA menarik?
PBV ~0,8x dan PER ~6,5x mencerminkan valuasi relatif rendah.
5. Apa risiko utama?
Normalisasi CASA, tekanan margin, dan potensi kenaikan NPL jangka pendek.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik
adalah Managing Editor Bareksa dengan
pengalaman lebih dari 20 tahun di
jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis
pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta
merupakan peraih
beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.211,4 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.201,04 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.171,41 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.049,7 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.

ST016
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ORI030
Obligasi Negara Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SR025
SyariahSukuk Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SBR015
Saving Bond Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ST017
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang