Investor Pasar Modal Tembus 26 Juta SID, BEI Catat Lonjakan Minat Investasi hingga April 2026
BEI mencatat jumlah investor pasar modal mencapai 26,12 juta SID per 24 April 2026. Simak data IHSG, investor asing, dan tren transaksi terbaru.

BEI mencatat jumlah investor pasar modal mencapai 26,12 juta SID per 24 April 2026. Simak data IHSG, investor asing, dan tren transaksi terbaru.
Bareksa - Jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 26.121.311 SID per 24 April 2026. Angka ini penting karena mencerminkan perluasan basis investor domestik di tengah volatilitas pasar.
Berdasarkan siaran pers Bursa Efek Indonesia pada 24 April 2026, jumlah SID naik 28,37% secara tahunan dengan tambahan 5.773.486 investor baru. Rata-rata penambahan investor mencapai 50.645 SID per hari. Kenaikan ini menunjukkan minat masyarakat terhadap instrumen investasi formal masih kuat.
Jumlah investor saham tercatat 9.523.625 SID atau tumbuh 10,69% secara tahunan. Investor saham baru sepanjang 2026 mencapai 919.448 SID. Basis investor saham yang lebih besar berpotensi mendukung likuiditas transaksi domestik.
Promo Terbaru di Bareksa
Kinerja IHSG Periode 20–24 April 2026
Selama periode 20–24 April 2026, rata-rata volume transaksi harian naik 4,44% menjadi 44,88 miliar saham. Frekuensi transaksi harian juga meningkat 1,09% menjadi 2,75 juta kali. Aktivitas ini mencerminkan pasar tetap ramai meski indeks berfluktuasi.
Namun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 6,61% selama sepekan ke level 7.129,490 dari 7.643,004. Kapitalisasi pasar juga turun 6,59% menjadi Rp12.736 triliun. Koreksi indeks menjadi perhatian karena terjadi saat jumlah investor terus bertambah.
Investor asing mencatat jual bersih Rp2,002 triliun pada hari terakhir pekan ini. Sepanjang 2026, net sell asing mencapai Rp42,809 triliun. Data ini penting karena menunjukkan pasar lebih banyak ditopang partisipasi investor domestik.
Tabel Ringkasan Data Pasar
Indikator | Nilai |
|---|---|
Total investor pasar modal | 26.121.311 SID |
Pertumbuhan investor | 28,37% YoY |
Investor baru 2026 | 5.773.486 SID |
Investor saham | 9.523.625 SID |
Pertumbuhan investor saham | +10,69% YoY |
IHSG akhir pekan | 7.129,490 |
Perubahan IHSG sepekan | -6,61% |
Kapitalisasi pasar | Rp12.736 triliun |
Net sell asing harian | Rp2,002 triliun |
Net sell asing YTD | Rp42,809 triliun |
Sumber: BEI, diolah
Poin Penting untuk Investor
- Basis investor domestik terus bertambah dan berpotensi menopang pasar jangka panjang.
- IHSG terkoreksi tajam meski partisipasi investor meningkat.
- Arus keluar asing masih besar sehingga sentimen global perlu dicermati.
- Likuiditas transaksi tetap solid dilihat dari volume dan frekuensi harian.
Kesimpulan
Pencapaian 26 juta SID menunjukkan penetrasi pasar modal Indonesia terus berkembang. Ini mencerminkan literasi dan akses investasi yang semakin luas. Di sisi lain, koreksi IHSG dan net sell asing menandakan pasar masih sensitif terhadap sentimen eksternal. Investor cenderung mencermati keseimbangan antara pertumbuhan investor baru dan arah arus dana besar.
FAQ
1. Apa itu SID di pasar modal?
SID adalah Single Investor Identification, nomor identitas tunggal investor di pasar modal.
2. Berapa jumlah investor pasar modal saat ini?
Per 24 April 2026 mencapai 26,12 juta SID.
3. Mengapa data investor penting?
Karena mencerminkan pertumbuhan partisipasi masyarakat dan potensi likuiditas pasar.
4. Bagaimana kinerja IHSG pekan ini?
IHSG turun 6,61% ke level 7.129,490.
5. Apa arti net sell asing?
Investor asing lebih banyak menjual saham dibanding membeli pada periode tersebut.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.213,23 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.200,1 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.173,39 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.050,3 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.

ST016
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ORI030
Obligasi Negara Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SR025
SyariahSukuk Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SBR015
Saving Bond Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ST017
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang