Data KSEI 21 April 2026: Pergeseran Kepemilikan Saham Besar di Bursa, Ini Emiten yang Berubah
KSEI rilis data pemegang saham di atas 5% per 21 April 2026. Simak perubahan kepemilikan signifikan di saham AMMN, COAL, TIRA, dan emiten lainnya di BEI.

KSEI rilis data pemegang saham di atas 5% per 21 April 2026. Simak perubahan kepemilikan signifikan di saham AMMN, COAL, TIRA, dan emiten lainnya di BEI.
Bareksa - Bursa Efek Indonesia (BEI) mempublikasikan laporan kepemilikan saham di atas 5% berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 21 April 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi kepada BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 23 April 2026, data itu mencatat sejumlah pergerakan kepemilikan signifikan di berbagai emiten.
Perubahan komposisi pemegang saham besar menjadi sinyal penting bagi investor karena dapat memengaruhi arah kebijakan perusahaan dan sentimen pasar terhadap saham bersangkutan.
Promo Terbaru di Bareksa
Apa Itu Laporan Pemegang Saham di Atas 5% KSEI?
Laporan ini diterbitkan secara berkala oleh KSEI dan dipublikasikan BEI sebagai bagian dari kewajiban transparansi pasar modal.
Data mencakup seluruh investor, baik lokal maupun asing, yang secara gabungan menguasai 5% atau lebih saham suatu emiten berdasarkan Single Investor Identification (SID).
Laporan ini merupakan salah satu referensi utama investor institusional untuk memantau perubahan struktur kepemilikan di perusahaan publik.
Perubahan Kepemilikan Signifikan yang Tercatat
Amman Mineral: Pesona Sukses Cemerlang Kurangi Kepemilikan
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), emiten pertambangan tembaga dan emas, mencatat perubahan kepemilikan dari PT Pesona Sukses Cemerlang. Kepemilikan turun dari 4.523.377.112 saham (6,24%) menjadi 4.483.377.112 saham (6,18%), berkurang sekitar 40 juta saham dalam satu hari.
Perubahan ini terjadi melalui beberapa rekening efek termasuk NET Sekuritas dan PT INA Sekuritas Indonesia.
PT Trimegah Sekuritas Indonesia juga mencatat pengurangan kepemilikan atas nama PT Pesona Sukses Cemerlang sebesar 40 juta saham. AMMN adalah salah satu emiten tambang terbesar di Indonesia berdasarkan kapitalisasi pasar.
Black Diamond Resources (COAL): Sujaka Lays Perbesar Posisi
PT Black Diamond Resources Tbk (COAL), emiten di sektor pertambangan batu bara, mencatat kenaikan kepemilikan Sujaka Lays dari 972.789.500 saham (15,56%) menjadi 1.122.789.500 saham (17,96%) — bertambah 150 juta saham. Ini merupakan salah satu penambahan kepemilikan individual terbesar dalam data periode ini.
Tira Austenite (TIRA): Martensite Unggul Perbesar Saham Signifikan
PT Tira Austenite Tbk (TIRA), perusahaan distribusi baja dan gas industri, mencatat penambahan kepemilikan PT Martensite Unggul dari 168.091.694 saham (28,59%) menjadi 179.869.294 saham (30,59%), naik sekitar 11,7 juta saham atau sekitar 2 poin persentase.
Di sisi lain, kepemilikan Prayoga Putera Utama di saham yang sama mengalami perubahan posisi antar rekening efek.
Pergeseran kepemilikan di TIRA ini cukup menarik perhatian karena terjadi dalam satu hari perdagangan dan menempatkan Martensite Unggul kini di atas ambang 30%.
Berdikari Pondasi Perkasa (BDKR): Haruna Binoswara Tambah Kepemilikan
PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR), emiten konstruksi pondasi, mencatat penambahan kepemilikan PT Haruna Binoswara Jaya dari 276.418.300 saham (5,85%) menjadi 278.227.800 saham (5,89%) melalui PT Bank HSBC Indonesia.
Perubahan kecil ini tetap dicatat karena melewati ambang batas pelaporan 5%, sebagaimana disyaratkan POJK Nomor 44/POJK.04/2016 tentang Laporan Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian.
Emiten Lain dengan Perubahan Kepemilikan
Kode | Nama Emiten | Pemegang Saham | Perubahan Saham | Kepemilikan Baru |
|---|---|---|---|---|
AMMN | Amman Mineral Internasional | PT Pesona Sukses Cemerlang | -40.000.000 | 6,18% |
COAL | Black Diamond Resources | Sujaka Lays | +150.000.000 | 17,96% |
TIRA | Tira Austenite | PT Martensite Unggul | +11.777.600 | 30,59% |
BDKR | Berdikari Pondasi Perkasa | PT Haruna Binoswara Jaya | +1.809.500 | 5,89% |
BAPA | Bekasi Asri Pemula | Belvin Tannadi | +21.200 | 9,05% |
SSMS | Sawit Sumbermas Sarana | PT Putra Borneo Agro Lestari | -153.201.918 | 11,42% |
STRK | Lovina Beach Brewery | Barito Mas Sukses | +800 (kecil) | 61,87% |
WINS | Wintermar Offshore Marine | Johnson Williang Sutjipto | -100 (kecil) | 7,25% |
TIRA | Tira Austenite | Prayoga Putera Utama | Pergeseran antar rekening | 6,45% |
NCKL | Trimegah Bangun Persada | Glencore International | -10.000.000 | 6,33% |
Sumber: KSEI
Mengapa Data Ini Penting?
Berdasarkan POJK Nomor 44/POJK.04/2016, KSEI wajib melaporkan kepemilikan investor di atas 5% kepada BEI dan KPEI setiap hari kerja. Data ini dihitung berdasarkan agregat seluruh Sub Rekening Efek (SRE) yang tergabung dalam satu SID.
Laporan ini bukan sekadar formalitas bagi investor institusional, pergerakan kepemilikan besar sering kali menjadi indikator awal adanya aksi korporasi, pergantian kendali, atau strategi investasi jangka panjang. Pemantauan data KSEI secara rutin menjadi bagian dari due diligence investor profesional di pasar modal Indonesia.
Kesimpulan
Data KSEI per 21 April 2026 menunjukkan beberapa pergerakan kepemilikan saham yang layak dicermati, terutama di AMMN (pengurangan kepemilikan Pesona Sukses Cemerlang), COAL (penambahan signifikan Sujaka Lays), dan TIRA (Martensite Unggul melewati 30%). Perubahan kepemilikan ini dipublikasikan secara transparan oleh BEI sebagai bagian dari keterbukaan informasi pasar modal. Investor disarankan memantau data ini secara rutin untuk memahami dinamika kepemilikan di saham yang mereka pantau.
FAQ
1. Apa itu laporan pemegang saham di atas 5% KSEI?
Laporan harian yang memuat daftar investor (individu atau institusi) yang secara gabungan memiliki 5% atau lebih saham suatu emiten, diterbitkan oleh KSEI dan dipublikasikan BEI setiap hari kerja.
2. Mengapa perubahan kepemilikan di atas 5% penting bagi investor?
Perubahan kepemilikan besar dapat mengindikasikan adanya aksi strategis seperti pengambilalihan, penambahan posisi oleh investor besar, atau persiapan aksi korporasi tertentu.
3. Apakah laporan ini mencakup semua pemegang saham?
Tidak. Laporan ini hanya mencakup pemegang saham yang secara gabungan (seluruh rekening efek dalam satu SID) menguasai 5% atau lebih dari total saham beredar.
4. Bagaimana cara mengakses data KSEI ini secara langsung?
Data dapat diakses melalui website resmi BEI di idx.co.id pada menu Pengumuman atau melalui sistem IDX Net.
5. Apakah perubahan kecil seperti ratusan saham tetap dilaporkan?
Ya, selama total kepemilikan gabungan investor tersebut masih di atas 5%, setiap perubahan (sekecil apapun) tetap wajib dilaporkan sesuai POJK 44/2016.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
(Adam Nugroho/AM)
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.212,91 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.199,48 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.173,28 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.048,94 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.

ST016
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ORI030
Obligasi Negara Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SR025
SyariahSukuk Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SBR015
Saving Bond Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ST017
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang