BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa: RATU, DSSA & INKP, IHSG Berpotensi Melemah

Abdul Malik21 April 2026
Tags:
Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa: RATU, DSSA & INKP, IHSG Berpotensi Melemah
Ilustrasi logo PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) yang diakses melalui ponsel. (Shutterstock)

Simak rekomendasi saham 21 April dari analis Bareksa: RATU, DSSA, dan INKP. Lengkap dengan support, resistance, dan strategi trading.

Bareksa - Tim Analis Bareksa merekomendasikan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dan PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) sebagai saham pilihan untuk trading jangka pendek hari ini, 21 April 2026. Secara teknikal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berpotensi melemah terbatas.

1. RATU - hold_ / beli spekulatif di Rp5.550–6.450

Saham RATU ditutup melemah 1,88% ke Rp6.525 pada 20 April 2026. Sepanjang perdagangan, harga sempat mencoba rebound namun kembali tertekan hingga penutupan, menandakan tekanan jual masih dominan.

Secara teknikal, RATU mendekati area konsolidasi bawah dengan support di kisaran Rp6.500–6.550 dan support kuat di Rp5.500–5.700. Sementara resistance berada di Rp6.875–7.050.

Promo Terbaru di Bareksa

Strategi yang disarankan adalah buy on weakness di area support dengan target ambil untung Rp6.875–7.050 dan batas rugi di Rp5.500.

2. DSSA - hold / beli spekulatif di Rp3.070–3.230

Saham DSSA menguat tipis 0,62% ke Rp3.270 (20/4) dan bergerak fluktuatif sepanjang sesi sebelum ditutup relatif stabil. Pergerakan ini mencerminkan fase konsolidasi dengan kecenderungan menguji resistance.

Level support DSSA berada di Rp3.200–3.250 dengan support kuat di Rp3.050–3.100. Adapun resistance di Rp3.440–3.540.

Strategi yang direkomendasikan adalah buy on weakness, dengan konfirmasi penguatan jika harga mampu menembus Rp3.300. Target ambil untung di Rp3.440–3.540 dengan batas rugi Rp3.040.

3. INKP - hold / beli spekulatif di Rp9.625–9.90

Saham INKP naik 0,76% ke Rp10.000 (20/4) dan menunjukkan pergerakan naik bertahap setelah fase konsolidasi. Penutupan di area atas intraday mengindikasikan momentum mulai menguat.

Support berada di Rp9.900–9.925 dengan support kuat di Rp9.525, sementara resistance di Rp10.500–10.800.

Strategi yang disarankan adalah akumulasi saat koreksi, dengan potensi kenaikan lanjutan jika harga menembus Rp10.050. Target ambil untung di Rp10.500–10.800 dan batas rugi di Rp9.525.

Tabel Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa (Rp)

Saham
Harga Terakhir
Support
Resistance
Target
Cut Loss

RATU

Rp6.525

6.500–6.550

6.875–7.050

6.875–7.050

5.500

DSSA

Rp3.270

3.200–3.250

3.440–3.540

3.440–3.540

3.040

INKP

Rp10.000

9.900–9.925

10.500–10.800

10.500–10.800

9.525

Sumber: Tim Analis Bareksa, harga terakhir per 20/4/2026

Highlight Pasar

Grafik Pergerakan IHSG

Illustration

Sumber: Ciptadana Sekuritas Asia

IHSG ditutup melemah 0,52% ke level 7.594 pada 20 April 2026, meski investor asing masih mencatat net buy Rp381 miliar. Menurut riset teknikal Ciptadana Sekuritas Asia (21/4), pelemahan dipicu tekanan di sektor properti, energi, dan teknologi, dengan saham seperti BRPT, AMRT, dan TPIA menjadi penekan utama indeks. Pergerakan ini menunjukkan tekanan jual masih dominan, terutama di sesi akhir perdagangan.

Secara teknikal, IHSG masih bergerak dalam fase konsolidasi atau sideways setelah rebound dari area 6.900. Rentang pergerakan relatif terbatas di kisaran 7.300–7.800, mencerminkan keseimbangan antara kekuatan beli dan jual. Namun, kegagalan menembus resistance dinamis seperti MA55 dan trendline turun menandakan ruang kenaikan masih terbatas dalam jangka pendek.

Untuk perdagangan 21 April 2026, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 7.528–7.692 dengan kecenderungan melemah terbatas. Selama belum mampu menembus resistance kuat, indeks berpotensi kembali menguji area support. Jika bertahan, peluang rebound teknikal tetap terbuka, namun jika breakdown, tekanan bearish bisa kembali meningkat.

Kesimpulan

IHSG diperkirakan masih melemah terbatas dalam fase konsolidasi, dengan rentang pergerakan 7.528–7.692. Strategi trading cenderung selektif dengan pendekatan buy on weakness. RATU masih dalam tekanan, DSSA sideways menunggu breakout, sementara INKP menunjukkan momentum penguatan paling solid. Pergerakan selanjutnya sangat ditentukan oleh kekuatan bertahan di support dan kemampuan menembus resistance.

FAQ

1. Bagaimana arah IHSG hari ini?
Cenderung melemah terbatas dalam fase sideways.

2. Saham mana yang paling kuat?
INKP karena mulai menunjukkan momentum naik.

3. Strategi utama hari ini?
Buy on weakness di area support.

4. Risiko yang perlu diperhatikan?
Jika IHSG atau saham breakdown support.

5. Kapan peluang rebound?
Jika IHSG bertahan di support dan terjadi technical rebound.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(Sigma Kinasih CTA, CFP/Christian Halim/AM)

Tentang Penulis

* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist di PT Bareksa Marketplace Indonesia dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.219,19

Up1,53%
Up2,34%
Up1,06%
Up8,69%
Up20,86%
Up15,10%

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.198,82

Up0,31%
Up2,28%
Up1,18%
Up8,01%
--

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.173,73

Up0,90%
Up2,58%
Up1,60%
Up8,15%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.054,67

Up1,19%
Up2,95%
Up0,68%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua