BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Pemegang Saham BBRI Bertambah 38 Ribu, Free Float Tetap Jumbo 46,28% per Maret 2026

Abdul Malik20 April 2026
Tags:
Pemegang Saham BBRI Bertambah 38 Ribu, Free Float Tetap Jumbo 46,28% per Maret 2026
Ilustrasi kantor PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau Bank BRI. (Shutterstock)

BBRI melaporkan jumlah pemegang saham naik jadi 720 ribu per Maret 2026. Free float tercatat 46,28% menurut keterbukaan informasi BEI.

Bareksa - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melaporkan jumlah pemegang saham meningkat menjadi 720.046 investor per akhir Maret 2026. Data ini penting dicermati karena menunjukkan basis investor BBRI tetap besar, sementara porsi saham publik atau free float masih tinggi di pasar.

BBRI merupakan emiten perbankan BUMN yang bergerak di segmen kredit mikro, ritel, korporasi, serta layanan keuangan digital.

Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 20 April 2026, perseroan menyampaikan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek untuk posisi 31 Maret 2026.

Promo Terbaru di Bareksa

Jumlah Pemegang Saham Naik Signifikan

Jumlah investor pemilik SID BBRI naik menjadi 720.046 per akhir Maret 2026, dibanding 681.920 pada Februari 2026. Artinya, terjadi penambahan 38.126 pemegang saham dalam satu bulan.

Kenaikan jumlah investor ini mencerminkan minat pasar yang tetap besar terhadap saham bank berkapitalisasi jumbo tersebut.

Free Float BBRI Tetap Besar

Dalam laporan yang sama, saham free float BBRI tercatat 69,45 miliar saham atau 46,28% dari saham tercatat di BEI.

Secara sederhana, free float adalah porsi saham yang beredar di publik dan dapat diperdagangkan secara bebas di pasar. Angka free float yang tinggi umumnya mendukung likuiditas transaksi saham.

Danantara Masih Dominan

Pemegang saham dengan kepemilikan 5% atau lebih masih tercatat PT Danantara Asset Management dengan porsi 52,656% atau sekitar 79,80 miliar saham.

Sementara saham treasuri BBRI tercatat sebanyak 984,07 juta saham atau setara 0,649%.

Kepemilikan Direksi dan Komisaris

Total kepemilikan saham direksi dan komisaris BBRI tercatat 8,85 juta saham atau sekitar 0,0058% dari total saham beredar.

Beberapa nama yang tercatat memiliki saham antara lain:

  • Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari: 3,82 juta saham
  • Kartika Wirjoatmodjo: 1,68 juta saham
  • Achmad Royadi: 1,21 juta saham
  • Hery Gunardi: 435 ribu saham

Tabel Ringkasan Data BBRI per Maret 2026

Keterangan
Nilai

Total Saham Beredar

151,56 miliar saham

Jumlah Pemegang Saham

720.046

Kenaikan vs Februari

38.126

Free Float

69,45 miliar saham

Persentase Free Float

46,28%

Treasury Stock

984,07 juta saham

Pemegang Saham ≥5%

PT Danantara Asset Management (52,656%)

Sumber: BBRI

Apa Arti Data Ini bagi Investor?

Naiknya jumlah investor menunjukkan saham BBRI masih menjadi salah satu pilihan utama di pasar modal domestik. Di sisi lain, free float yang besar membuat saham ini relatif aktif diperdagangkan dan likuid.

Namun, data registrasi saham bukan jaminan kenaikan harga saham karena pergerakan pasar juga dipengaruhi kondisi ekonomi, suku bunga, laba perusahaan, dan sentimen global.

Kesimpulan

BBRI mencatat kenaikan jumlah pemegang saham menjadi 720 ribu per Maret 2026. Selain itu, free float tetap tinggi di level 46,28%, menandakan porsi saham publik masih besar dan likuiditas pasar tetap terjaga. Data ini memberi gambaran struktur kepemilikan BBRI yang luas di pasar.

FAQ

1. Apa itu free float saham?
Free float adalah saham yang dimiliki publik dan bisa diperdagangkan bebas di bursa.

2. Kenapa jumlah pemegang saham penting?
Karena mencerminkan sebaran investor dan minat pasar terhadap saham tersebut.

3. Apakah jumlah investor naik berarti harga saham pasti naik?
Tidak. Harga saham dipengaruhi banyak faktor lain.

4. Siapa pemegang saham terbesar BBRI saat ini?
Dalam laporan ini, PT Danantara Asset Management tercatat memiliki 52,656%.

5. Apa arti treasury stock?
Saham yang telah dibeli kembali oleh perusahaan dan disimpan sebagai saham treasuri.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(AM)

Tentang Penulis

​*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.219,22

Up1,53%
Up2,34%
Up1,06%
Up8,69%
Up20,86%
Up15,10%

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.199

Up0,31%
Up2,28%
Up1,18%
Up8,01%
--

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.173,87

Up0,90%
Up2,58%
Up1,60%
Up8,15%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.054,09

Up1,19%
Up2,95%
Up0,68%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua