BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Stock Pick: IHSG Sepekan Melemah, Rekomendasi Trading Saham Hari Ini CFIN, ABMM, SMRA

Hanum Kusuma Dewi26 Februari 2024
Tags:
Stock Pick: IHSG Sepekan Melemah, Rekomendasi Trading Saham Hari Ini CFIN, ABMM, SMRA
Ilustrasi analis trader sedang melakukan analisis trading saham untuk memilih rekomendasi stock pick harian. (Shutterstock)

Pada Jumat (23/2/2024), IHSG turun 0,61% ke level 7.295,095

Bareksa.com - Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan lalu ditutup di 7.295,095 dengan penurunan sepekan perdagangan 55%. Pada pembukaan pekan ini (26/2/2024), Tim Analis Bareksa merekomendasikan sejumlah saham untuk trading, yaitu CFIN, ABMM dan SMRA.

Beli Saham, Klik di Sini

Stock Pick
CFIN
ABMM
SMRA
Last price
490
3,520
565
Recommendation
Trading buy
Trading buy
Trading buy
Entry
492
3,530
570
482
3,480
555
Target price (TP) 1
498
3,570
580
Target price (TP) 2
505
3,600
590
Stop loss
472
3,420
540


Promo Terbaru di Bareksa

CFIN: last price Rp490

Harga saham PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) pada penutupan Jumat (23/2/2024) naik 1,24% ke Rp490. Tim Analis Bareksa merekomendasikan trading buy saham CFIN di rentang harga Rp482 dan Rp492, dengan target harga ambil untung di Rp498 dan Rp505, serta stop rugi di Rp472.

ABMM: last price Rp3.520

Harga saham PT ABM Investama Tbk (ABMM) pada penutupan Jumat (23/2/2024) turun ke Rp3.520. Tim Analis Bareksa merekomendasikan trading buy saham ABMM di rentang harga Rp3.380 dan Rp3.530, dengan target harga ambil untung di Rp3.570 dan Rp3.600, serta stop rugi di Rp3.420.

SMRA: last price Rp565

Harga saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) pada penutupan Jumat (23/2/2024) turun 2,59% ke Rp565. Tim Analis Bareksa merekomendasikan trading buy saham SMRA di rentang harga Rp555 dan Rp570, dengan target harga ambil untung di Rp580 dan Rp590, serta stop rugi di Rp540.

Pada Jumat (23/2/2024), IHSG turun 0,61% ke level 7.295,095 dengan nilai transaksi mencapai Rp10,59 triliun. Investor asing mencatatkan jual bersih (net sell) di pasar reguler Rp1,37 triliun, meskipun ada beli bersih Rp318,55 miliar di pasar negosiasi.

Beli Saham, Klik di Sini

Sejumlah berita tentang emiten yang ramai di media berikut ini:

UNTR

Dikutip dari IQ Plus, PT United Tractors Tbk. (UNTR) telah melakukan peningkatan kepemilikan saham pada anak usahanya yaitu PT United Tractors Pandu Engineering (UTPE) pada tanggal 21 Februari 2024.

Sara K Loebis Corporate Secretary UNTR dalam keterangan tertulisnya Jumat (23/2) UNTR meningkatkan kepemilikan saham pada UTPE sebesar 145.000 lembar saham dan setelah melakukan Peningkatan saham maka UNTR kini memiliki saham sebesar 841.774 lembar saham pada UTPE.

INCO

Dikutip dari IQ Plus, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan program hilirisasi di PT Vale Indonesia tetap berjalan jika proses divestasi saham kepada Indonesia melalui holding BUMN pertambangan MIND ID telah rampung.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa proses divestasi tersebut memang sudah diatur di dalam regulasi. Dadan juga mengungkapkan bahwa harga divestasi 14 persen saham Vale Indonesia dengan MIND ID telah disepakati.

SSMS

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) optimis kinerja produksi tahun ini bisa lebih baik dengan produksi tandan buah segar inti meningkat 10% dan produksi minyak sawit mentah meningkat hingga 15%. Untuk mencapai itu perusahaan akan melakukan beberapa kegiatan argonomis seperti pemupukan dan pemeliharaan yang optimal sehingga buah yang dihasilkan meningkat dengan baik. Selain itu perusahaan juga mengalokasikan Rp 1.2 triliun untuk menunjang pertumbuhan perusahaan tahun ini.

AKRA

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menargetkan penjualan kawasan industri pada tahun ini bisa mencapai 120-130 ha termasuk dengan perjanjian jual-beli bersyarat (CSPA) yang telah ditandatangani tahun lalu. Selain itu perusahaan juga terus berinvestasi untuk infrastruktur supply kimia dan bbm di Indonesia Timur untuk memperluas pasar ke daerah sana akibat maraknya hilirisasi di daerah tersebut.


Beli Saham, Klik di Sini


(Ariyanto Dipo Sucahyo/Sigma Kinasih/Christian Halim/hm)

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli saham klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi Bareksa di App Store​
- Download aplikasi Bareksa di Google Playstore
- Belajar investasi, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.313,93

Up0,21%
Up3,89%
Up0,02%
Up5,88%
Up18,64%
-

Capital Fixed Income Fund

1.765,78

Up0,56%
Up3,45%
Up0,02%
Up7,28%
Up17,13%
Up42,93%

STAR Stable Income Fund

1.916,73

Up0,53%
Up2,93%
Up0,02%
Up6,30%
Up30,61%
Up60,34%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.754,19

Down- 0,39%
Up3,83%
Up0,01%
Up4,45%
Up18,86%
Up47,37%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.036,49

Down- 0,15%
Up1,85%
Up0,01%
Up2,75%
Down- 2,19%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua