BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Inflasi AS Lampaui Perkiraan, Indeks Saham Wall Street Naik Tipis, Harga Minyak Menguat

Hanum Kusuma Dewi12 Januari 2024
Tags:
Inflasi AS Lampaui Perkiraan, Indeks Saham Wall Street Naik Tipis, Harga Minyak Menguat
Ilustrasi papan penunjuk jalan Wall Street tempat Bursa Saham New York berada. (Shuttestock)

Saham MEDC, TOWR dan MARK direkomendasi beli; harga emas dan batu bara turun

Bareksa.com - Berikut rangkuman berita pasar modal dan saham dikutip dari laporan riset Kopi Pagi oleh D’Origin Financial & Business Advisory dan Daily & Technical Update oleh PT Ciptadana Sekuritas Asia dipublikasi Jumat (12/1/2024) :

Stock Pick

MEDC

Harga saham PT Medco Energi Tbk (MEDC) naik 45 poin atau 3,83% ke Rp1.220 pada Kamis (11/1/2024). D'Origin Financial merekomendasikan beli saat melemah (BOW) saham MEDC dengan target harga Rp1.400, dan stop rugi di Rp1.070. Level support di Rp1.200 dan Rp1.180 sementara resistance di Rp1.230 dan Rp1.250.

Volume perdagangan saham MEDC lebih besar dari hari sebelumnya. Penguatan saham MEDC berpotensi menguji resistance di Rp1.230, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp1.250.

Promo Terbaru di Bareksa

TOWR

Harga saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) ditutup naik 20 poin atau 2,09% ke Rp975 kemarin (11/1/2024). D'Origin Financial merekomendasikan beli spekulatif dengan target harga Rp1.100 dan stop rugi di Rp900. Level support di Rp960 dan Rp950, sementara level resistance di Rp990 dan Rp1.000. Volume perdagangan saham TOWR kemarin lebih kecil daripada di hari sebelumnya. Penguatan TOWR berpotensi menguji resistance di Rp990, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp1.000.

MARK

Saham PT Mark Dynamics Indonesia ditutup naik 5 poin atau 0,75% ke Rp670. D'Origin Financial merekomendasikan beli spekulatif dengan target harga Rp750 dan stop rugi di Rp600. Level support di Rp660 dan Rp650, sementara level resistance di Rp680 dan Rp700.

Volume perdagangan saham MARK kemarin lebih kecil dari hari sebelumnya. Penguatan MARK berpotensi menguji resistance di Rp680, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp700. Grafik MARK membuat ekor di bawah cukup panjang, menunjukkan adanya dorongan beli.

Beli Saham, Klik di Sini

CPIN: Menguji level support

Saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun 2,31% dan ditutup pada Rp4.660 kemarin (11/1/2024). Menurut Ciptadana Sekuritas, grafik saham ini menunjukkan kelanjutan tren penurunan dengan batas tertinggi yang lebih rendah, cenderung bearish dan diperkirakan akan turun lebih dalam.
CPIN kelihatannya akan memperpanjang rangkaian penurunan untuk menguji level support Rp4.580. Bila harga saham tetap di Rp4.580, ada peluang untuk berbalik arah (rebound). Level resistance terdekat di Rp4.670.

GOTO: Peluang rebound

Harga saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) ditutup naik 4,6% di Rp91 kemarin (11/1/2024). Menurut Ciptadana Sekuritas, grafik saham ini menunjukkan pola marubozu bullish pada perdagangan kemarin. Harga saham ini menghadapi resistance di Rp97 dan penembusan level itu bisa menuju lebih selanjutnya Rp110. Ciptadana merekomendasikan beli di Rp91 dengan stop rugi di Rp84 dan target harga di Rp97 dan Rp100.

KLBF: Peluang rebound

Harga saham PT Kalbe Farma (KLBF) menguat 0,95% di Rp1.595 kemarin (11/1/2024). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham ini membentuk pola hammer dengan kecenderungan bullish, yang mendorong kenaikan. Saham ini menghadapi support di Rp1.055. Ciptadana merekomendasikan beli spekulatif di Rp1.595 dengan stop rugi di Rp1.550 dan target profit di Rp1.670.

SIDO: Peluang rebound

Harga saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) turun 0,95% dan ditutup di Rp520. Menurut Ciptadana Sekuritas, saham ini dalam tren mendatar antara Rp525 dan Rp500. Penembusan harga di Rp525 diperlukan bagi SIDO untuk memasuki momentum bullish. Ciptadana merekomendasikan beli spekulatif bila SIDO menembus Rp525 dengan stop rugi di Rp495 dan target profit di Rp565.

Beli Saham, Klik di Sini

Wall Street

Indeks-indeks Wall Street bergerak tipis karena data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dan tanda-tanda kekuatan pasar tenaga kerja mengurangi harapan penurunan suku bunga lebih awal oleh Federal Reserve tahun ini. Tetapi penurunan imbal hasil obligasi pemerintah membuat penurunan tetap terkendali.

Nasdaq Composite ditutup datar di 14.970,19. Sedangkan Dow Jones Industrial Average naik tipis 15,29 poin (0,04%) menjadi 37.711,02. Sementara itu, S&P 500 turun tipis 0,07% ke 4.780,24. Di awal sesi, S&P 500 sempat diperdagangkan di atas rekor penutupan tertingginya di 4.796,56.

IHSG

Pada perdagangan Kamis, 11 Januari 2024, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 7,33 poin atau 0,1% pada level 7219.96, dengan volume perdagangan lebih besar dari hari sebelumnya.

Indeks saham ini bergerak di kisaran 7.180 – 7.280, dengan support di 7.200 dan 7.180, sementara resistance di 7.250 dan 7.280. Menurut D'Origin Financial, pelemahan IHSG berpotensi menguji support 7.200, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju 7.180.

Harga Minyak

Harga minyak naik sekitar 1% setelah Iran menyita sebuah kapal tanker minyak di lepas pantai Oman, meningkatkan prospek eskalasi konflik di Timur Tengah.

Kontrak berjangka Brent naik 61 sen, atau 0,8%, menjadi US$77,41 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 65 sen, atau 0,9%, menjadi US$72,02.

Emas

Harga emas turun ke level terendah dalam sebulan seiring dolar menguat setelah data inflasi yang lebih tinggi dari ekspektasi, sementara komentar hawkish dari pejabat Federal Reserve menimbulkan kekhawatiran bahwa suku bunga yang lebih tinggi dapat tetap tidak berubah hingga setelah Maret.

Emas spot turun 0,1% menjadi US$2.024,99 per ons, setelah naik sebanyak 0,8% sebelum data tersebut.

Beli Emas Logam Mulia, Klik di Sini

Batu Bara

Harga batu bara kembali melorot akibat tertekan oleh sentimen negatif dari laporan dari Badan Energi Internasional (IEA) dan India. Harga batu bara Newcastle untuk kontrak berjangka Januari 2024 jatuh US$2,75 menjadi di US$130,75 per ton, sedangkan kontrak berjangka Februari 2024 melemah US$5,25 menjadi US$126,25 per ton. Sementara itu, kontrak berjangka Maret 2024 terkoreksi US$4,8 menjadi US$125,25 per ton.

Rupiah

Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp15.548 per dolar AS pada Kamis (11/1/2024). Mata uang Garuda menguat 21 poin atau plus 0,13 % dari penutupan perdagangan sebelumnya.

Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah ke posisi Rp15.558 per dolar AS.

Pembangunan Berkelanjutan

Pemerintah Jerman berkomitmen menyumbangkan dana EUR262,82 miliar (sekitar Rp4,48 triliun) untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kualitas transportasi umum dan mengembangkan ekosistem pasar keuangan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari kontribusinya, Jerman memberikan pinjaman bersubsidi sebesar EUR250 juta (sekitar Rp4,26 triliun) dan hibah tambahan EUR5 juta (sekitar Rp85 miliar) untuk mendukung pengembangan sistem Bus Rapid Transit (BRT) yang ramah lingkungan di Surabaya.

Inflasi AS

Inflasi di Amerika Serikat (AS) meningkat di atas proyeksi pada bulan Desember 2023, dengan indeks harga konsumen (IHK) naik 3,4% secara year-on-year (yoy), melampaui kenaikan 3,1% pada November 2023.

Dalam perbandingan bulanan (month-to-month/mtm), inflasi AS mencapai 0,3%, meningkat dari level 0,1% pada November 2023. Angka inflasi ini melebihi ekspektasi ekonomi dalam survei Reuters yang memproyeksikan inflasi sebesar 0,2% mtm dan 3,2% yoy.

BNGA

RUPSLB PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) menyetujui penerbitan saham baru hingga 10,6 juta lembar atau setara dengan 0,04% dari saham yang tercatat di BEI. Penerbitan akan dilakukan melalui mekanisme Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

ANTM

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menargetkan penjualan emas sebesar 35-37 ton pada tahun 2024. Untuk mendukung target tersebut, perusahaan meluncurkan produk terbaru, termasuk emas logam mulia edisi Imlek 2024.

DOID

Anak usaha PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), telah menyelesaikan penerbitan dan pencatatan Obligasi I BUMA Tahun 2023 di BEI dengan total nilai Rp636,6 miliar.

Obligasi terdiri dari tiga seri:

  • Seri A Rp422,91 miliar (tingkat bunga 8,45%, jangka waktu 370 hari),
  • Seri B Rp200,57 miliar (tingkat bunga 9,10%, jangka waktu 3 tahun), dan
  • Seri C Rp13,14 miliar (tingkat bunga 9,7%, jangka waktu 5 tahun).

PT Mandiri Sekuritas dan PT Sucor Sekuritas menjadi Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi.

MYOH

PT Samindo Resources Tbk (MYOH) akan melangsungkan penawaran tender wajib atas saham PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) mulai 12 Januari hingga 10 Februari 2024, dengan harga Rp281 per saham. Harga tender offer ini lebih tinggi dari harga akuisisi sebelumnya sebesar Rp275 per saham. Akuisisi TRJA oleh Samindo selesai pada 30 November 2023, di mana Samindo memperoleh 74% saham TRJA dari PT Damai Investama Sukses dan PT MSJ Investama Abadi dengan nilai transaksi Rp307,32 miliar.

TAPG

PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) menyampaikan akan menggenjot produksi CPO tahun ini. Peningkatan produksi ini diperkirakan akan di bawah 10%.

Corporate Secretary Triputra Agro Persada Joni Tjeng menuturkan pihaknya memperkirakan akan terdapat pertumbuhan produksi sawit single digit pada tahun 2024 karena masih terdapat efek El-nino dari tahun 2023.

WIKA & WSKT

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dan PT Waskita Karya (WSKT) berpotensi meraup pendapatan total Rp882 miliar dari proyek Bendungan Karian di Lebak, Banten, senilai Rp1,8 triliun. Proyek ini, yang diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 8 Januari 2024, melibatkan WIKA dan WSKT dalam joint operation bersama perusahaan asal Korea Selatan, Daelim. WIKA memiliki porsi 27%, Waskita 22%, dan Daelim memiliki porsi terbesar yaitu 51%.

WSKT

Indonesia Investment Authority (INA), APG Asset Management N.V (APG), dan Abu Dhabi Investment Authority (ADIA) telah menuntaskan akuisisi atas dua jalan tol kelolaan PT Waskita Karya Tbk yaitu Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang. Sampai berita ini dipublikasikan, belum ada jawaban jelas baik dari INA maupun Waskita Karya mengenai besaran nilai final dari akuisisi kedua ruas tol tersebut.

WSBP

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) meraih kontrak baru untuk menggarap proyek jalur layang (flyover bridge) milik Shangri-La Hotel, afiliasi Grup Salim, dengan nilai kontrak Rp20 miliar.

IPO UNTD

PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) atau United Bike akan menggelar penawaran publik perdana (IPO) dengan menawarkan sebanyak 1.666.666.700 saham (25% dari total saham) dengan harga penawaran awal (bookbuilding) di kisaran Rp170-240/saham. Dengan demikian, nilai IPO saham ini dapat mencapai Rp400 miliar.

Beli Saham, Klik di Sini

(hm)

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli saham klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi Bareksa di App Store​
- Download aplikasi Bareksa di Google Playstore
- Belajar investasi, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, berkerja sama dengan Mitra Emas berizin.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.314,62

Up0,74%
Up4,00%
Up0,02%
Up6,36%
Up19,84%
-

Capital Fixed Income Fund

1.760,38

Up0,56%
Up3,43%
Up0,02%
Up7,02%
Up18,00%
Up42,94%

STAR Stable Income Fund

1.911,44

Up0,52%
Up2,88%
Up0,02%
Up6,21%
Up31,34%
Up59,99%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.765,08

Up0,50%
Up3,61%
Up0,02%
Up5,37%
Up20,01%
Up48,78%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.038,61

Up0,45%
Up2,06%
Up0,02%
Up3,06%
Down- 0,64%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua