BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Wall Street Rebound Tapi IHSG Masih Tertekan, SMMT Tender Offer, FREN Right Issue

Abdul Malik23 November 2023
Tags:
Wall Street Rebound Tapi IHSG Masih Tertekan, SMMT Tender Offer, FREN Right Issue
Ilustrasi investor memantau pergerakan pasar saham, salah satunya saham yang sedang melakukan aksi korporasi rights issue (HMETD). (Shutterstock)

Saham KLBF, CPIN, JPFA, INDF, INCO, BRPT dan MEDC direkomendasi beli, harga minyak, emas dan rupiah melemah, batu bara dan CPO menguat

Bareksa.com - Berikut rangkuman berita pasar modal dan saham dikutip dari laporan riset Kopi Pagi oleh D’Origin Financial & Business Advisory dan Daily and Technical Update oleh PT Ciptadana Sekuritas Asia dipublikasi Kamis (22/11/2023) :

Stocks Pick

KLBF

Harga saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) naik 2,49% atau bertambah 40 poin menjadi Rp1.645 pada Rabu (22/11/2023). D’Origin Financial merekomendasi beli saat melemah (BOW) saham KLBF dengan target Rp1.800 dan stop rugi Rp1.550, support Rp1.630 ; Rp1.620 dan resisten Rp1.660 ; Rp1.670.

Volume perdagangan saham KLBF pada Rabu lebih kecil dari hari sebelumnya. Penguatan saham KLBF berpotensi menguji resisten Rp1.660, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp1.670.

Promo Terbaru di Bareksa

CPIN

Harga saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik 0,93% atau bertambah 50 poin menjadi Rp5.450 pada Rabu (22/11/2023). D’Origin Financial merekomendasi beli saat melemah (BOW) saham CPIN dengan target Rp5.800 dan stop rugi Rp5.100, support Rp5.400 ; Rp5.350 dan resisten Rp5.500 ; Rp5.550.

Volume perdagangan saham CPIN pada Rabu lebih kecil dari hari sebelumnya. Penguatan saham CPIN berpotensi menguji resisten Rp5.500, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp5.550.

JPFA

Harga saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) naik 2,53% atau bertambah 30 poin menjadi Rp1.215 pada Rabu (22/11/2023). D’Origin Financial merekomendasi beli saat melemah (BOW) saham JPFA dengan target Rp1.280 dan stop rugi di Rp1.150, support Rp1.210 ; Rp1.200 dan resisten Rp1.225 ; Rp1.240.

Volume perdagangan saham JPFA pada Rabu lebih kecil dari hari sebelumnya. Penguatan saham JPFA berpotensi menguji resisten Rp1.225, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp1.240.

Investasi Saham di Sini

INDF : Menguji Level Support

Harga saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) melemah 1,17% menjadi Rp6.350 pada Rabu (22/11/2023). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham INDF sedang konsolidasi setelah berbalik ke level Rp6.500 dengan sinyal teknikal bias bearish. Jika menembus Rp6.500, maka saham INDF berpotensi bullish dengan support kuat Rp6.225, sehingga direkomendasi beli saat melemah di kisaran Rp6.225 dengan stop rugi Rp6.175 dan ambil untung di Rp6.450.

Pergerakan Saham INDF

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

INCO : Menguji Level Support

Harga saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) melemah 2,15% menjadi Rp4.550 pada Rabu (22/11/2023). Ciptadana Sekuritas menilai saham INCO sedang konsolidasi dengan bias bearish. Jika menembus Rp4.680, maka ada sinyal reversal dengan support terdekat di Rp4.480. Jika mampu bertahan di Rp4.480, maka saham INCO berpotensi rebound dengan resisten terdekat di Rp4.680. Saham INCO direkomendasi beli saat melemah (BOW) di Rp4.480.

Pergerakan Saham INCO

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

BRPT : Menguji Level Support

Harga saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 4,81% ditutup di Rp990 pada Rabu (22/11/2023). Ciptadana Sekuritas melihat saham BRPT tren melemah dan berpotensi lanjutkan pelemahan. Saham BRPT bisa melanjutkan penurunan untuk menguji support berikutnya di Rp1.140. Jika mampu bertahan di Rp950, maka saham BRPT berpotensi rebound dengan resisten terdekat di Rp1.010. Saham BRPT direkomendasi beli saat melemah di Rp950.

Pergerakan Saham BRPT

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

MEDC : Menguji Level Support

Harga saham PT Medco Energi Internasional Tbk melemah 1,75% menjadi Rp1.120 pada Rabu (22/11/2023). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham MEDC konsolidasi dengan bias bearish dan membentuk pola bearish candlestick dalam grafik harian, sehingga ada ruang pelemahan lanjutan. Dengan resisten terdekat di Rp1.090, saham MEDC direkomendasi spekulasi beli di Rp1.090 dengan stop rugi di Rp1.060 dan ambil untung di Rp1.115.

Pergerakan Saham MEDC

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

Investasi Saham di Sini

Wall Street

Indeks-indeks di Bursa Saham Amerika Serikat (AS) Wall Street rebound pada Rabu (22/11/2023), seiring pelemahan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS), yang bahkan sempat turun ke level terendah dalam 2 bulan. Ditambah lagi, reli pasar pada November meluas dan jelang liburan Hari Thanksgiving. Dow Jones Industrial Average terkerek 184,74 poin (0,53%) menjadi 35.273,03. Sedangkan S&P 500 naik 0,41% menjadi 4.556,62. Sementara itu, Nasdaq Composite meningkat 0,46% menjadi 14.265,86.

IHSG

Pasar Saham Indonesia yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,79% atau berkurang 54,84 poin menjadi 6.906,95 pada Rabu (22/11/2023), dengan volume perdagangan lebih besar dari hari sebelumnya. Menurut D’Origin Financial, IHSG bergerak di kisaran 6.860 - 6.940, support 6.880 ; 6.860 dan resisten 6.920 ; 6.940. Pelemahan IHSG berpotensi menguji support 6.880, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju 6.860.

IHSG pada Rabu sore ditutup melemah dipimpin oleh saham sektor infrastruktur. IHSG sempat mencapai level tertinggi 6.965 sepanjang sesi perdagangan. Adapun level terendah IHSG berada di level 6.893. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,12 poin atau 0,34% ke posisi 912,59.

Frekuensi perdagangan saham tercatat 1.028.165 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan 23,53 miliar lembar senilai Rp8,56 triliun. Sebanyak 180 saham naik, 355 saham menurun, dan 225 stagnan.

Rupiah

Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp15.575 per dolar AS pada Rabu (22/11) sore. Mata uang Garuda melemah 135 poin atau minus 0,87% dari hari sebelumnya. Senada, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) juga menempatkan rupiah melemah ke posisi Rp15.584 per dolar AS.

OJK

Komisi XI DPR RI menyetujui anggaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2024 senilai Rp8,03 triliun. Nilai anggaran itu terdiri dari kegiatan operasional Rp932,46 miliar, kegiatan administratif mencapai Rp6,49 miliar, dan kegiatan pengadaan aset Rp611,19 miliar.

Investasi Saham di Sini

Minyak Mentah

Harga minyak turun hampir 1% dalam sesi yang bergejolak karena produsen OPEC+ secara tak terduga menunda pertemuan mengenai pemangkasan produksi yang semula dijadwalkan pada 26 November, menjadi 30 November, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai suplai minyak mentah global.

Minyak Brent berjangka ditutup 49 sen lebih rendah ke US$81,96 per barel, setelah turun lebih dari 4% ke level terendah US$78,41 di awal sesi. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS ditutup 67 sen lebih rendah pada US$77,10, setelah turun lebih dari 5% ke level terendah sesi US$73,79 pada hari sebelumnya.

Batu Bara

Harga batu bara lanjut naik ditopang oleh banyaknya sentimen positif dari Indonesia, Australia, China hingga Eropa. Harga batu bara Newcastle untuk kontrak berjangka November 2023 turun US$0,15 menjadi US$122,15 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Desember 2023 naik US$1,2 menjadi US$127 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Januari 2024 meningkat US$1,3 menjadi US$128,85 per ton.

CPO

Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) lagi-lagi menguat memperpanjang momentum kenaikannya di tengah ekspektasi penurunan produksi CPO. Kontrak berjangka CPO untuk Desember 2023 naik 32 ringgit Malaysia menjadi 3.851 ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Januari 2024 meningkat 34 ringgit Malaysia menjadi 3.941 ringgit Malaysia per ton.

Emas

Harga emas turun di bawah level kunci US$2.000 per ounce karena dolar AS rebound dari posisi terendah dan imbal hasil Treasury mengurangi kerugian, sementara ekspektasi Federal Reserve akan menghentikan sementara kenaikan suku bunga membatasi penurunan emas batangan. Emas spot turun 0,4% pada US$1.991,16 per ounce dan bersiap untuk penurunan harian terbesar sejak 10 November. Emas berjangka AS menetap 0,4% lebih rendah pada US$1,991.30.

Investasi Emas di Sini

BBNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatatkan penjualan Sukuk Tabungan seri ST011 telah menembus target yang ditetapkan perseroan Rp1 triliun per Rabu, (22/11/2023).

SMMT

PT Geo Energy Investama menyampaikan akan melakukan penawaran tender wajib atau tender offer terhadap saham PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) pada harga Rp1.305,5 per saham. Geo Energy Investama akan melakukan tender wajib terhadap sebanyak-banyaknya 514,96 juta saham SMMT atau mewakili sebanyak-banyaknya 16,35%. Harga penawaran tender wajib ini adalah Rp1.305,5 per saham. Maksimum jumlah dana yang dibutuhkan Geo Energy dalam melakukan penawaran tender wajib ini sebanyak-banyaknya Rp672,29 miliar.

KRAS

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mencetak rugi bersih US$59 juta atau sekitar Rp920,1 miliar yang ditanggung perseroan hingga kuartal III 2023 berbalik dari periode sebelumnya yang meraih laba US$82,17 juta.

FREN

PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue dengan menawarkan sebanyak-banyaknya 234 miliar saham seri D, dengan nilai nominal Rp50.

Investasi Saham di Sini

GOTO

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melalui anak usahanya PT Rekan Anak Bangsa (RAB) memberikan pinjaman ke entitas afiliasinya, PT Energi Kreasi Bersama (EKB) atau Electrum dengan jumlah fasilitas pinjaman tersebut adalah sampai dengan Rp45 miliar.

TOWR

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) menyampaikan bahwa anak usahanya yaitu Protelindo dan PT Iforte Solusi Infotek (Iforte) telah melakukan Perjanjian fasilitas pinjaman dari PTT Bank CTBC Indonesia pada tanggal 20 November 2023 sebesar Rp240 miliar.

SPMT

PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) hingga September 2023, arus bongkar muat komoditas curah cair tercatat mencapai 22,1 juta ton atau naik 18% dari periode yang sama pada tahun 2022.

ASSA

PT Adi Sarana Armada Tbk. (ASSA) meraih fasilitas kredit investasi Rp150 miliar dari PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD) untuk memperkuat segmen logistik. Dana dari fasilitas pinjaman itu akan disuntikkan untuk anak usaha, PT Adi Sarana Transportasi sebagai perusahaan jasa pengiriman barang yang merupakan bagian dari ekosistem ASSA Group dengan nama CargoShare Logistics.

PORT

China Merchants Port Holdings Co Ltd (CM Port) akan mengakuisisi 51% saham PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (PORT) dari PT Episenta Utama Investasi (EUI). Nilai transaksi US$61,2 juta atau setara Rp954 miliar.

Investasi Saham di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, berkerja sama dengan Mitra Emas berizin.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.331,09

Up0,86%
Up4,09%
Up0,04%
Up5,01%
Up18,33%
-

Capital Fixed Income Fund

1.782,74

Up0,56%
Up3,37%
Up0,03%
Up6,88%
Up16,40%
Up43,31%

STAR Stable Income Fund

1.933,42

Up0,53%
Up3,01%
Up0,03%
Up6,01%
Up28,62%
Up59,38%

I-Hajj Syariah Fund

4.842,85

Up0,57%
Up3,14%
Up0,03%
Up6,13%
Up21,92%
Up40,58%

Reksa Dana Syariah Syailendra OVO Bareksa Tunai Likuid

1.143,46

Up0,39%
Up2,79%
Up0,03%
Up4,97%
Up14,35%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua