BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Wall Street dan IHSG Merah, Laba CFIN, NELY, DCII, CARS, PNBN, PNBS dan AKRA Melesat

Abdul Malik27 Oktober 2023
Tags:
Wall Street dan IHSG Merah, Laba CFIN, NELY, DCII, CARS, PNBN, PNBS dan AKRA Melesat
Ilustrasi investor memantau kinerja keuangan emiten dan pergerakan pasar saham. (Shutterstock)

Harga minyak, emas dan rupiah melemah, batu bara dan CPO rebound, laba BJBR, UNVR dan TAPG merosot

Bareksa.com - Berikut rangkuman berita pasar modal dan saham dikutip dari laporan riset Kopi Pagi oleh D’Origin Financial & Business Advisory dipublikasi Jumat (27/10/2023) :

Wall Street

Indeks-indeks di Bursa Saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada Kamis, terseret oleh saham-saham teknologi dan saham-saham megacap yang berdekatan dengan teknologi, karena investor mencerna pendapatan kuartalan yang beragam. Dow Jones Industrial Average ditutup turun 251,63 poin atau 0,76% menjadi 32.784,3, indeks S&P 500 melemah 49,54 poin atau 1,18% ke 4.137,23 dan indeks Nasdaq Composite anjlok 225,62 poin atau 1,76% ke 12.595,61.

IHSG

Pasar Saham Indonesia yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,75% atau berkurang 119,86 poin ke level 6.714,51 pada Kamis (26/10/2023). Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG sempat menyentuh level terendahnya di 6.704 dan tertinggi di 6.838. Sebanyak 153 saham terpantau menguat, 397 melemah, dan 200 saham bergerak di tempat. Sementara itu, sepanjang tahun berjalan, indeks komposit tercatat melemah 1,99% (YTD) dari posisi awal Januari 2023 di level 6.850,98.

Promo Terbaru di Bareksa

BEI

Bursa Efek Indonesia (BEI) membidik pertumbuhan pendapatan 11,86% menjadi Rp1,45 triliun pada 2024. Salah satu Rancangan Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) tahun 2024 itu pun telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BEI, Kamis (26/10/2023).

Investasi Reksadana di Sini

Minyak Mentah

Harga minyak mentah turun 2% pada Kamis, membalikkan kenaikan hari sebelumnya, di tengah tanda-tanda bahwa Israel menyetujui seruan internasional untuk menahan diri dari invasi darat ke Gaza. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember, berada di US$83,21 per barel, turun US$2,18 atau 2,5%. Minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember berada di US$87,93, turun $2,2, atau 2,4%. Patokan minyak mentah global naik 2,3% pada sesi sebelumnya setelah penurunan 5% dalam tiga sesi sebelumnya.

Batu Bara

Harga batu bara rebound akibat kabar dari pemerintah India telah memperpanjang delapan bulan pengoperasian pembangkit listrik yang menggunakan batu bara impor. Harga batu bara Newcastle untuk kontrak berjangka Oktober 2023 naik US$2,2 menjadi US$135,7 per ton. Sedangkan kontrak berjangka November 2023 terkerek US$1,6 menjadi US$134,85 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Desember 2023 meningkat US$1,7 menjadi US$137,7 per ton.

CPO

Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) lanjut menguat pada ditopang penguatan minyak kedelai dan melemahnya ringgit. Namun, lesunya ekspor dan melemahnya harga minyak mentah membatasi kenaikan tersebut. Kontrak berjangka CPO untuk November 2023 terkerek 65 ringgit Malaysia menjadi 3.671 ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Desember 2023 menguat 76 ringgit Malaysia menjadi 3.731 ringgit Malaysia per ton.

Emas

Harga emas sedikit berubah karena permintaan safe haven yang stabil yang dipicu oleh konflik Asia Barat membantu emas menghadapi tekanan dari data AS yang kuat yang memadamkan kekhawatiran resesi. Emas spot hampir tidak berubah di US$1,977.79 per ons pada Kamis. Di awal sesi, harga hanya sedikit di bawah level tertinggi lima bulan yang dicapai pada hari Jumat lalu. Emas berjangka AS turun 0,4% ke US$1,987.70.

Investasi Emas di Sini

Rupiah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah 49,5 poin atau 0,31% menuju Rp15.919 per dolar AS. Adapun indeks dolar AS menguat 0,2% ke 106,73.

APBN

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membagikan kabar baik. Intinya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mengalami surplus Rp67,7 triliun atau 0,32% dari produk domestik bruto (PDB) pada September 2023. Realisasi pendapatan negara mencapai Rp2.035,6 triliun per September 2023, atau tumbuh 3,1% secara tahunan. Sedangkan realisasi belanja negara mencapai Rp1.967,9 triliun atau 64,3% dari pagu. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022 terjadi pertumbuhan 2,8%.

Pajak

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan penerimaan pemerintah dari pajak telah mencapai Rp1.387,78 triliun hingga September 2023, atau 80,78% dari target yang ditetapkan pemerintah.

Investasi Reksadana di Sini

BJBR

Bank Jabar Banten (BJBR) per 30 September 2023 meraup laba bersih Rp1,43 triliun. Melorot 21,85% dari episode sama tahun lalu senilai Rp1,83 triliun. Alhasil, laba per saham dasar turun ke posisi Rp136,38 dari periode sama tahun sebelumnya Rp174,24.

BEKS

Bank Pembangunan Dearah Banten Tbk ( BEKS) atau Bank Banten hingga kuartal III 2023 masih mencatatkan rugi bersih Rp14,522 miliar atau menyusut 88,8% dibanding periode sama tahun 2022 yang rugi Rp126,07 miliar.

BMAS

PT Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS) melakukan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) III sebanyak 9,48 miliar lembar. Pemegang saham pengendali BMAS Kasikorn Vision Financial Company Pte. Ltd (KVF) dan anak perusahaannya KVFI siap menyerap rights issue tersebut. BMAS menawarkan sebanyak 9.482.346.921 (9,48 miliar) saham baru atau sebesar 52,38% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah terlaksananya PMHMETD III, dengan nilai nominal Rp100 per saham.

PNBN

PT Bank Pan Indonesia Tbk (PaninBank) atau (PNBN) hingga Kuartal III Tahun 2023 mencatatkan laba bersih Rp2,83 triliun atau meningkat 13,01% dari periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp2,51 triliun.

PNBS

PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS) membukukan laba bersih sepanjang kuartal III 2023 mencapai Rp215,47 miliar. Angka itu tumbuh 27,49% secara tahunan (YOY) dari posisi sebelumnya Rp169 miliar.

Investasi Emas di Sini

ADMF

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF) atau Adira Finance menerbitkan obligasi dengan total nilai Rp1,55 triliun. Obligasi terdiri dari Obligasi Berkelanjutan VI Adira Finance Tahap II Tahun 2023 dengan jumlah Rp1,25 triliun dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2023 dengan jumlah dana Rp300 miliar.

AHAP

PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk. (AHAP) meraih pinjaman Dana (pinjaman subordinasi) dari PT Asuransi Central Asia (ACA) pada 24 Oktober 2023. AHAP memperoleh pinjaman Rp30 miliar dari ACA dalam rangka mendukung pertumbuhan bisnis. Selain itu, agar terus menjaga solvabilitas AHAP sebagai perusahaan asuransi. Juga untuk meningkatkan pendanaan dari pinjaman subordinasi.

CFIN

PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) membukukan laba bersih Rp717,48 miliar pada kuartal III 2023, atau terbang 845,54% dibanding periode sama tahun 2022 yang tercatat Rp78,88 miliar.

TAPG

Triputra Agro (TAPG) per 30 September 2023 mentabulasi laba bersih Rp1,1 triliun. Melorot 52% dari periode sama tahun sebelumnya senilai Rp2,33 triliun. Dengan hasil itu, laba per saham dasar menukik ke posisi Rp56 dari episode sama tahun sebelumnya Rp118.

AKRA

AKR Corporindo (AKRA) per 30 September 2023 membukukan laba bersih Rp1,71 triliun, menanjak 9% dari periode yang sama tahun lalu Rp1,56 triliun. Laba per saham dasar melejit ke posisi Rp86,65 dari periode sama tahun sebelumnya sejumlah Rp79,23.

ARCI

PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) bakal mengadakan program opsi kepemilikan saham kepada manajemen dan karyawan atau MESOP (Management and Employee Stock Option Program) Tahap I Window Exercise II Tahun 2023. Program MESOP ini akan berlangsung selama 30 hari bursa sejak tanggal 1 November 2023 sampai dengan tanggal 12 Desember 2023. Untuk harga pelaksanaan telah ditetapkan sebelumnya adalah Rp750 per saham.

Investasi Reksadana di Sini

NELY

Pelayaran Nelly (NELY) per 30 September 2023 mencatat laba bersih Rp177,99 miliar. Meroket 135% dari posisi sama tahun sebelumnya Rp75,53 miliar. Dengan demikian, laba per saham dasar melejit ke posisi Rp75,74 dari episode sama tahun sebelumnya Rp32,14.

LMAX

PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX) hingga kuartal III 2023 berhasil membukukan pertumbuhan kontrak baru 32% (YOY) menjadi Rp43 miliar.

DCII

PT DCI Indonesia Tbk (DCII) meraup laba bersih Rp370,42 miliar dalam sembilan bulan tahun 2023, atau naik 46,2% dibanding periode sama tahun 2022 yang tercatat sebesar Rp253,99 miliar.

CARS

PT Industri Dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS) membukukan laba bersih Rp143,81 miliar dalam sembilan bulan tahun 2023, atau tumbuh 27,6 % dibanding periode sama tahun 2022 yang tercatat Rp112,49 miliar.

UNVR

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatatkan laba sebesar Rp4,188 triliun dalam sembilan bulan tahun 2023, atau melorot 9,1% dibanding periode sama tahun 2022 yang terbilang Rp4,611 triliun.

CASS

PT Cardig Aero Services Tbk (CASS) membukukan laba bersih Rp146,34 miliar dalam sembilan bulan tahun 2023, atau naik 62,2% dibanding periode sama tahun 2022 yang tercatat sebesar Rp90,458 miliar.

Investasi Emas di Sini

MINA

Sanurhasta Mitra (MINA) per 30 September 2023 masih rugi Rp1,16 miliar, menyusut 53% dari periode sama tahun sebelumnya dengan tabulasi rugi Rp2,51 miliar. Jadi, rugi bersih per saham dasar emiten besutan suami Puan Maharani, Happy Hapsoro itu turun ke Rp0,18 dari edisi sama sebelumnya Rp0,38.

ELIT

Data Sinergitama Jaya alias Elitery (ELIT) per 30 September 2023 meraih laba bersih Rp8,14 miliar, menanjak 115% dari posisi sama tahun sebelumnya senilai Rp3,77 miliar. Sayangnya, laba per saham dasar turun ke posisi Rp5,36 dari edisi sama tahun lalu Rp5,72.

BLTZ

PT Graha Layar Prima (BLTZ) mencatatkan peningkatan rugi sepanjang kuartal III 2023 meski berhasil membukukan kenaikan pendapatan selama periode ini. Rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk BLTZ berjumlah Rp37,49 miliar per September 2023, naik 152,89% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2022 sebesar Rp14,83 miliar.

LPPF

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) berhasil membukukan penjualan hingga kuartal III 2023 sebesar Rp9,6 triliun atau naik tipis 1,4% (YOY). Namun, SSSG 2,3% didorong oleh kurangnya stimulasi Lebaran dan perlambatan perekonomian setelahnya. EBITDA periode tersebut Rp1,1 triliun, turun dibandingkan tahun lalu Rp1,5 triliun.

BUAH

PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) membukukan pendapatan Rp1,3 triliun hingga kuartal III 2023. Angka itu melonjak 42% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp943,7 miliar.

CITY

Natura City Developments (CITY) per 30 September 2023 rugi Rp18,66 miliar, turun 1,32% dari periode sama tahun lalu tekor Rp18,91 miliar. Dengan begitu, rugi bersih per saham dasar terkumpul Rp3,45 dari posisi sama tahun sebelumnya Rp3,50.

Investasi Reksadana di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.

Saham adalah instrumen investasi yang memiliki risiko kerugian. Artikel ini bertujuan untuk berbagi informasi seputar pasar dengan analisa untuk meminimalisir risiko. Setiap keputusan transaksi beli jual saham ada di tangan investor.

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, bekerja sama dengan Mitra Emas berizin.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.330,84

Up0,38%
Up3,77%
Up0,04%
Up4,57%
Up18,78%
-

Capital Fixed Income Fund

1.784,99

Up0,56%
Up3,37%
Up0,03%
Up6,90%
Up17,11%
Up42,50%

I-Hajj Syariah Fund

4.849,34

Up0,58%
Up3,16%
Up0,03%
Up6,14%
Up21,95%
Up40,60%

Reksa Dana Syariah Syailendra OVO Bareksa Tunai Likuid

1.144,14

Up0,34%
Up2,74%
Up0,03%
Up4,96%
Up14,32%
-

STAR Stable Amanah Sukuk

Produk baru

1.043,45

Up0,53%
Up3,65%
Up0,03%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua