BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Wall Street dan IHSG Kompak Catat Naik Mingguan, MDKA Siap Modal US$600 Juta untuk Proyek MBMA

Abdul Malik27 November 2023
Tags:
Wall Street dan IHSG Kompak Catat Naik Mingguan, MDKA Siap Modal US$600 Juta untuk Proyek MBMA
Patung banteng perunggu yang melambangkan pasar saham bullish di Manhattan, Wall Street, Amerika Serikat. (Shutterstock/Emin Kuliyev)

BRPT, ESSA dan PGEO direkomendasi beli, modal asing masuk ke pasar RI Rp7,03 triliun, harga emas tembus di atas US$2.000, harga minyak, batu bara dan CPO melemah

Bareksa.com - Berikut rangkuman berita pasar modal dan saham dikutip dari laporan riset Kopi Pagi oleh D’Origin Financial & Business Advisory ​dan Daily and Technical Update oleh PT Ciptadana Sekuritas Asia, dipublikasi Senin (27/11/2023) :

Stocks Pick

BBRI : Menguji Level Resisten

Harga saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 0,94% ditutup menjadi Rp5.400 pada Jumat (24/11/2023). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham BBRI melanjutkan tren kenaikan di level rendah bawah dan rendah atas dengan bias teknikal bullish.

Pergerakan BBRI di atas rata-rata harga mayoritas dan garis supportnya, yang mana trennya naik lebih tinggi. Target bullish selanjutnya di Rp5.225, dengan support terdekat di Rp5.075, sehingga direkomendasi jual saat menguat (SOS) di Rp5.225.

Promo Terbaru di Bareksa

Pergerakan Saham BBRI

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

BRPT : Menguji Level Support

Harga saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemayh 1,01% menjadi Rp985 pada Jumat (24/11/2023). Ciptadana Sekuritas menilai saham BRPT tampak fase konsolidasi dengan bias bearish. Dengan support kuat Rp950 dan resisten di kisaran Rp1.025, jika menembus level tersebut, maka saham BRPT berpeluang reversal ke level selanjutnya di Rp1.100. Saham BRPT direkomendasi beli saat melemah (BOW) di Rp950 dengan stop rugi di Rp900 dan ambil untung di Rp1.025.

Pergerakan Saham BRPT

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

ESSA : Menguji Level Support

Harga saham PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) stagnan di level Rp570 pada Jumat (24/11/2023). Ciptadana Sekuritas melihat saham ESSA sedang konsolidasi dengan pola menurun dengan bias teknikal bearish setelah menembus kisaran level mendatar di hari sebelumnya. Support terdekat saham ESSA di Rp560, sehingga direkomendasi spekulasi beli di Rp560 dengan stop rugi di Rp520 dan ambil untung di Rp605.

Pergerakan Saham ESSA

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

PGEO : Menguji Level Support

Harga saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) melemah 4,11% menjadi Rp1.050 pada Jumat (24/11/2023). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham PGEO bergerak mendatar dan tampak melanjutkan pelemahan dengan membentuk level rendah atas dan ada potensi pelemahan lanjutan. Saham PGEO berpotensi melemah untuk menguji support berikutnya di Rp970, jika bertahan, maka PGEO punya peluang rebound dengan resisten terdekat di Rp1.075. Saham PGEO direkomendasi beli saat melemah di Rp970.

Pergerakan Saham PGEO

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

Investasi Saham di Sini

Wall Street

Indeks utama Bursa Saham Amerika Serikat (AS) Wall Street mencatat kenaikan mingguan pada Jumat (24/11/2023), saat ekuitas global melanjutkan reli menuju kenaikan terbesar dalam sebulan sejak November 2020. Ini terjadi dalam sesi perdagangan singkat dan tenang setelah libur Thanksgiving di AS. Dow Jones Industrial Average naik 117,12 poin, atau 0,33%, menjadi 35.390,15, S&P 500 naik 2,72 poin, atau 0,06%, pada 4.559,34 dan Nasdaq Composite turun 15,00 poin, atau 0,11% menjadi 14.250,86.

IHSG

Pasar Saham Indonesia yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 0,08% atau 5,28 poin, mencapai level 7.009,6 pada Jumat (24/11/2023). Sepekan terakhir, IHSG mencatatkan penguatan 0,46% dari pekan sebelumnya. Pergerakan IHSG terbilang positif, terutama karena dalam dua hari terakhir perdagangan mampu menutup di atas level psikologis 7.000. Selama sesi perdagangan tersebut, investor melakukan transaksi Rp8,63 triliun dengan volume transaksi mencapai 21,61 miliar saham. Dalam penutupan kali ini, 245 saham menguat, 276 saham turun dan 231 saham stagnan.

BEI

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, penggalangan dana korporasi di pasar modal mencapai Rp206,84 triliun melalui 208 emisi. Terdiri dari 77 emisi saham Rp53,84 triliun, 104 emisi Efek Bersifat Utang (EBUS) Rp113,3 triliun, dan 27 aksi right issue Rp39,7 triliun.

Rupiah

Nilai tukar rupiah mengalami pelemahan, mengakhiri tren penguatan selama tiga minggu berturut-turut terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/11). Rupiah di pasar spot ditutup di level Rp15.565 per dolar AS, mengalami pelemahan 0,46% secara mingguan dan terkoreksi sekitar 0,07% secara harian pada Jumat (24/11). Sementara itu, rupiah Jisdor Bank Indonesia ditutup di Rp15.587 per dolar AS, melemah sekitar 0,53% secara mingguan, namun menguat sekitar 0,03% secara harian.

BI

Bank Indonesia mencatat aliran modal asing yang masuk ke pasar keuangan domestik senilai Rp7,03 triliun pada 20-23 November 2023. Aliran modal asing masuk melalui Surat Berharga Negara (SBN) Rp1,59 triliun, melalui pasar saham Rp300 miliar. Pada saat yang sama aliran modal asing juga masuk melalui instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp5,13 triliun.

Investasi Saham di Sini

Minyak Mentah

Harga Minyak turun karena pembebasan beberapa sandera di Gaza mengurangi premi risiko geopolitik, tetapi harga mencatat kenaikan minggu pertama dalam lebih dari sebulan menjelang pertemuan OPEC + minggu depan untuk memutuskan pengurangan produksi pada tahun 2024. Minyak mentah berjangka Brent menetap turun 84 sen, atau 1%, menjadi US$80,58 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS turun US$1,56, atau 2%, dari penutupan hari Rabu menjadi US$75,54. Tidak ada settlement untuk WTI pada Kamis karena hari libur Thanksgiving AS.

Batu Bara

Harga batu bara jatuh akibat kekhawatiran kelebihan pasokan di China. Harga batu bara Newcastle untuk kontrak berjangka November 2023 jatuh US$0,15 menjadi di US$122 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Desember 2023 turun US$0,1 menjadi US$127,9 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Januari 2024 melemah US$0,95 menjadi US$129,4 per ton.

CPO

Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) lanjut melemah dua hari beruntun akibat sentimen data ekspor CPO Malaysia dan India yang mengisyaratkan pemangkasan impor. Kontrak berjangka CPO untuk Desember 2023 turun 46 ringgit Malaysia menjadi 3.782 ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Januari 2024 melemah 55 ringgit Malaysia menjadi 3.850 ringgit Malaysia per ton.

Emas

Harga emas naik di atas level kunci US$2.000, mencatat kenaikan mingguan kedua berturut-turut, melihat-lihat dolar AS yang lebih lemah di tengah spekulasi bahwa Federal Reserve AS telah selesai dengan siklus kenaikan suku bunganya. Emas spot naik 0,5% pada US$2.001,97 per ounce, dan telah naik lebih dari 1% sepanjang minggu ini. Emas berjangka AS menetap 0,5% lebih tinggi menjadi US$2,003.

Investasi Emas di Sini

BJTM

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) atau Bank Jatim melaporkan progres pembentukan kelompok usaha bank (KUB) dengan PT Bank Pembangunan Daerah NTB Syariah yang saat ini sudah masuk dalam tahap finalisasi juga telah berkomunikasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membahas lebih jauh terkait tahap kesepakatan akhir antar pemegang saham pengendali (PSP).

ADMF

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF) Hingga Oktober 2023, industri otomotif mencatatkan pertumbuhan yang positif. Penjualan retail sepeda motor baru tumbuh 16% menjadi 5 juta unit dan penjualan retail mobil baru tumbuh 0,4% menjadi 826 ribu unit.

MDKA

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) diperkirakan memiliki belanja modal US$600 juta untuk proyek HPAL anak usahanya, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), yang menggandeng GEM asal China. Perseroan juga bakal mempunyai belanja modal lebih besar untuk proyek HPAL dengan CATL (China), yang ditaksir mencapai US$1,2 miliar.

AMMN

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menuntaskan program Management Stock Option Plan atau MSOP sejumlah Rp1,27 triliun dengan menerbitkan hak opsi program MSOP 602.336.000 helai alias 602,33 juta eksemplar. Pelaksanaan program MSOP dibereskan di harga pelaksanaan Rp2.120 per lembar.

WOWS

Ginting Jaya Energi (WOWS) per 30 September 2023 memangkas rugi jadi Rp1,69 miliar, menyusut 92% dari periode sama tahun lalu tekor Rp23,27 miliar. Laba per saham ikut menipis menjadi Rp0,69 dari periode sama tahun sebelumnya minus Rp9,40.

Investasi Saham di Sini

SSIA

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) menyampaikan dua entitas usahanya yakni PT Suryacipta Swadaya (SCS) dan PT Jasa Semesta Utama (JSU) meneken perjanjian fasilitas pinjaman berjangka senior dengan PT Bank Central Asia Tbk atau BCA (BBCA) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). SCS dan JSU telah menerima fasilitas pinjaman maksimal Rp1,5 triliun. Adapun jangka waktu fasilitas utang tersebut adalah maksimal 120 bulan sejak tanggal penandatangan, yakni 22 November 2023.

BUAH

PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) membidik target penjualan Rp1,8 triliun hingga akhir tahun 2023. BUAH melanjutkan ekspansi dan sedang mempersiapkan pembukaan jaringan baru yang diperkirakan siap beroperasi pada bulan Desember 2023.

MSTI

Mastersystem Infotama (MSTI), periode sembilan bulan 2023, mencatat pendapatan bersih Rp2,28 triliun, meningkat 25% dari periode sama tahun sebelumnya Rp1,82 triliun.

ICON

Island Concepts Indonesia (ICON) per 30 September 2023 mencatat laba bersih Rp3,24 miliar, melambung 11.982% dari periode sama tahun lalu minus Rp27,3 juta. Laba per saham dasar menanjak ke posisi Rp0,05 dari periode sama tahun lalu Rp0,03.

WIKA

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) merancang skema penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HEMTD) atau rights issue untuk penyertaan modal negara (PMN) Rp6 triliun.

Investasi Saham di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli saham klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi Bareksa di App Store​
- Download aplikasi Bareksa di Google Playstore
- Belajar investasi, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Capital Fixed Income Fund

1.746,07

Up0,58%
Up3,54%
Up0,01%
Up6,86%
Up16,79%
Up44,23%

STAR Stable Income Fund

1.896,9

Up0,50%
Up2,85%
Up0,01%
Up6,40%
Up28,80%
Up63,45%

I-Hajj Syariah Fund

4.748,85

Up0,54%
Up2,81%
Up0,01%
Up6,50%
Up22,19%
Up40,56%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.751,73

Up0,54%
Up1,89%
Up0,01%
Up5,45%
Up20,41%
Up50,53%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.032,98

Up0,62%
Up1,50%
Up0,01%
Up1,98%
Down- 3,87%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua