BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Wall Street, IHSG dan Rupiah Menguat, SOHO Stock Split 1:10, BABP Right Issue

Abdul Malik25 Oktober 2023
Tags:
Wall Street, IHSG dan Rupiah Menguat, SOHO Stock Split 1:10, BABP Right Issue
Ilustrasi kinerja Bursa Saham Saham Wall Street, Amerika Serikat, yang berpengaruh pada kinerja IHSG, reksadana dan SBN. (Shutterstock)

EMTK, INCO, PGAS dan SIDO direkomendasi beli, harga minyak, batu bara dan emas melemah, JAWA HMETD, NSSS, MARI dan FASW rugi

Bareksa.com - Berikut rangkuman berita pasar modal dan saham dikutip dari laporan riset Kopi Pagi oleh D’Origin Financial & Business Advisory dan Daily & Technical Update oleh PT Ciptadana Sekuritas Asia dipublikasi Rabu (25/10/2023) :

Stocks Pick

EMTK : Menguji Level Support

Harga saham PT PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) melemah 1,79% menjadi Rp550 pada Selasa (24/10/2023). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham EMTK melanjutkan penurunan dengan bias teknikal bearish.

Saham EMTK telah membentuk pola bearish candlestick dalam grafik harian, punya support kuat di Rp530. Saham EMTK direkomendasi beli saat melemah (BOW) di kisaran Rp530 dengan stop rugi Rp500 dan ambil untung di Rp560.

Promo Terbaru di Bareksa

Pergerakan Saham EMTK

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

INCO : Potensi Rebound

Harga saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 1,79% menjadi Rp5.675 pada Selasa (24/10/2023). Ciptadana Sekuritas menilai saham INCO telah berbalik arah dari support harian setelah membentuk pola bearish candlestick pada hari sebelumnya.

Sinyal teknikal saham INCO berpotensi melanjutkan penguatan dengan support terdekat di Rp5.550, sehingga direkomendasi spekulasi beli di Rp5.675, dengan stop rugi di Rp5.525 dan ambil untung di Rp5.825.

Pergerakan Saham INCO

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

PGAS : Menguji Level Support

Harga saham Perusahaan Gas Negara Tbk stagnan di level Rp1.335 pada Selasa (24/10/2023). Ciptadana Sekuritas melihat saham PGAS bergerak mendatar di kisaran garis support dengan bias teknikal bearish.

Saham PGAS membentuk pola marubozu bearish candlestick pada hari sebelumnya, sehingga ada ruang pelemahan lanjutan. Dengan support kuat di Rp1.295, saham PGAS direkomendasi beli saat melemah (BOW) di kisaran Rp1.295, dengan stop rugi Rp1.250 dan ambil untung di Rp1.335.

Pergerakan Saham PGAS

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

SIDO : Potensi Rebound

Harga saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) naik 3.51% menjadi Rp590 pada Selasa (24/10/2023). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham SIDO telah berbalik arah dari support harian dan melanjutkan penguatan, setelah membentuk pola bullish candlestick dalam grafik harian.

Sinyal teknikal saham SIDO bisa melanjutkan penguatan menuju Rp605, dengan support terdekat di Rp560, sehingga direkomendasi spekulasi beli di Rp590, dengan stop rugi di Rp550 dan ambil untung di Rp615.

Pergerakan Saham SIDO

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

Investasi Reksadana di Sini

Wall Street

Bursa Saham Amerika Serikat (AS) menghijau pada Selasa (24/10/2023), Bahkan, Dow Jones Industrial Average ditutup naik 200 poin, mengakhiri penurunan empat hari beruntun, ditopang laporan pendapatan yang kuat sehingga mengangkat saham. Ditambah lagi, investor memantau pergerakan terbaru dalam imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS). Dow Jones Industrial Average naik 204.97 poin (0,62%) menjadi 33,141.38. Sedangkan S&P 500 meningkat 0,73% menjadi 4,247.68, serta Nasdaq Composite melesat 0,93% menjadi 13.139,87.

IHSG

Pasar Saham Indonesia yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup parkir di zona hijau dengan penguatan 0,96% atau 64,8 poin di level 6.806,76 pada Selasa (24/10/2023). Sepanjang perdagangan, indeks komposit terus bergerak di zona hijau dengan rentang harian dari 6.738,53 hingga 6.826,05. Sebanyak 380 saham terpantau menguat, 179 saham terkoreksi, dan 191 saham lainnya stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat Rp10.557,48 triliun dengan volume saham yang diperdagangkan 18,64 miliar unit. Adapun, nilai transaksi tercatat Rp8,16 triliun.

Rupiah

Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp15.849 per dolar AS pada Selasa (24/10) sore. Mata uang Garuda menguat 84,5 poin atau 0,53%. Kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah menguat ke posisi Rp15.869 per dolar AS pada Selasa.

PPN

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan kebijakan insentif berupa PPN untuk pembelian rumah atau properti di bawah Rp2 miliar. Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, insentif berupa PPN tersebut 100% ditanggung pemerintah hingga Juni tahun depan. Kemudian setelah Juni 2023, PPN yang ditanggung pemerintah menjadi 50%. Sedangkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah akan diberikan bantuan biaya administratif hingga 2024.

Investasi Reksadana di Sini

Minyak Mentah

Harga minyak turun untuk sesi ketiga berturut-turut setelah serangkaian data ekonomi yang lambat dari Jerman, zona euro dan Inggris membebani prospek permintaan energi. Minyak mentah berjangka Brent turun US$1,76, atau 2%, menjadi US$88,07 per barel, sementara minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) turun US$1,75, atau 2,1%, menjadi US$83,74 per barel.

Batu Bara

Harga batu bara jatuh tertekan oleh banyaknya sentimen negatif, mulai dari pelemahan harga komoditas energi, kekhawatiran resesi di Eropa, hingga stok batu bara di India yang meningkat. Harga batu bara Newcastle untuk kontrak berjangka Oktober 2023 turun US$1,85 menjadi US$136,5 per ton. Sedangkan kontrak berjangka November 2023 terkoreksi US$5,2 menjadi US$134,65 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Desember 2023 jatuh US$5,25 menjadi US$137,6 per ton.

CPO

Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) lanjut melemah Seiring pelemahan minyak kedelai. Kontrak berjangka CPO untuk November 2023 turun 86 ringgit Malaysia per ton menjadi 3.606 ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Desember 2023 melemah 82 ringgit Malaysia menjadi 3.646 ringgit Malaysia per ton.

Emas

Harga emas turun tapi tetap tidak terlalu jauh dari level kunci US$1.900 per ons karena kesengsaraan ekonomi Eropa membantu aset safe-haven ini bertahan terhadap dolar, bahkan ketika berkurangnya intensitas dalam perang Israel-Hamas menciptakan lebih sedikit kebutuhan untuk melakukan lindung nilai. Kontrak emas yang paling aktif di Comex New York untuk pengiriman Desember, turun US1,7 atau melemah 0,08% menjadi US$1.986,10 per ounce.

Pada sesi sebelumnya, emas untuk pengiriman Desember turun 0,3%, setelah kenaikan selama empat hari yang menambah sekitar US$30 atau 3% pada kontrak berjangka emas acuan. Sedangkan, harga emas spot, berada di US$1,973.49, naik 63 sen, atau 0,03%, setelah sesi terendah di US$1,953.81.

Investasi Emas di Sini

BABP

Bank MNC Internasional (BABP) akan menjajakan right issue maksimal Rp1,01 triliun. Itu dengan melepas 13,5 miliar saham pada harga pelaksanaan Rp75 per lembar. Pengeluaran saham baru setara 28,57% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan itu, dibalut dengan nilai nominal Rp50.

BPFI

Woori Finance Indonesia (BPFI) per 30 September 2023 mencatat laba Rp64,18 miliar. Naik tipis 22% dari periode sama tahun sebelumnya Rp52,45 miliar. Laba per saham dasar naik ke posisi Rp24,07 dari posisi sama tahun sebelumnya sejumlah Rp19,62 per helai.

ASJT

PT Asuransi Jasa Tania Tbk (ASJT) menyajikan data keuangan yang menunjukkan pendapatan premi bruto sampai dengan 30 September 2023 adalah Rp148,41 miliar, sedangkan pencapaian pada periode yang sama tahun 2022 adalah Rp132,09 miliar atau tumbuh 12%.

GTBO

PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) mencatatkan penjualan US$44,24 juta sampai dengan 30 September 2023, meningkat 31,9% dari US$33,53 juta pada periode yang sama tahun lalu.

GEMS

Entitas Golden Energy Mines (GEMS) mengantongi pinjaman senilai Rp2,2 triliun dari Bank Mandiri (BMRI). Pinjaman lunak itu akan memenuhi anak usaha perseroan yaitu Borneo Indobara (BIB), dan Barasentosa Lestari (BSL). Jenis pinjaman itu, berupa fasilitas kredit modal kerja dengan limit untuk BIB sejumlah Rp2,05 triliun, dan BSL maksimum Rp150 miliar. Transaksi perjanjian pinjaman telah diteken pada Jumat, 20 Oktober 2023, berdurasi 12 bulan sejak tanda tangan perjanjian.

Investasi Reksadana di Sini

NSSS

PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) membukukan rugi bersih pada Kuartal III 2023 sebesar Rp34 miliar. Sedangkan pada periode tahun 2022 masih membukukan laba Rp64,59 miliar. Dengan begitu maka akumulasi kerugian NSSS menembus Rp416,3 miliar melonjak dari sebelumnya di angka Rp382,37 miliar.

CBUT

PT Citra Borneo Utama Tbk (CBUT) meraih berbagai fasilitas dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yaitu fasilitas kredit transaksional, fasilitas kredit modal kerja (KMK), dan fasilitas forex line. Untuk nilai kredit transaksional khusus maksimum mencapai Rp850 miliar dan nilai KMK maksimum US$72,50 juta. Sedangkan fasilitas KMK W/A maksimum US$20 juta serta fasilitas forex line maksimum US$40 juta. Tenor waktu fasilitas kredit untuk kredit transaksional selama 72 bulan dan sisanya selama 12 bulan sejak penandatanganan perjanjian.

JAWA

RUPSLB PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) menyatakan pemegang saham menyetujui meningkatkan modal perseroan dari Rp 1 triliun menjadi Rp 6,400 triliun dan sehubungan dengan hal tersebut akan mengubah pasal 4 Anggaran Dasar Perseroan. Menyetujui Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebanyak 12.458.266.342 saham biasa perseroan atau 76,75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, setelah rencana transaksi dengan harga konversi Rp 100 per saham, yang akan dikonversikan dari sebagian utang perseroan melalui mekanisme PMTHMETD.

Investasi Emas di Sini

ITIC

Indonesian Tobacco (ITIC) per 30 September 2023 meraup laba Rp18,86 miliar. Susut tipis 2,33% dari episode sama tahun sebelumnya senilai Rp19,31 miliar. Efeknya, laba periode berjalan per saham dasar turun ke level Rp20,05 dari sebelumnya Rp20,53.

SOHO

RUPSLB PT Soho Global Health Tbk (SOHO) menyetujui pemecahan nilai nominal saham (stock split) yang semula Rp500 (lima ratus Rupiah) per saham menjadi sebesar Rp50 (lima puluh Rupiah) per saham. SOHO dalam prospektus ringkasnya menjabarkan bahwa rasio pemecahan nilai nominal saham (Stock Split) adalah 1:10.

MARI

PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) mencatatkan rugi bersih Rp30,52 miliar atau lebih rendah 15,62% dibanding rugi bersih pada periode yang sama di 2022 sebesar Rp36,17 miliar.

PTMP

Mitra Pack (PTMP) per 30 September 2023 mencatat penjualan, dan pendapatan usaha Rp104,57 miliar. Naik tipis 2,86% dari episode sama tahun lalu Rp101,66 miliar. Beban pokok penjualan, dan beban langsung terakumulasi Rp69,25 miliar, turun tipis dari Rp70,47 miliar.

FASW

Fajar Surya Wisesa (FASW) per 30 September 2023 berbalik rugi Rp436,13 miliar, longsor 223% dari episode sama tahun lalu dengan laba Rp351,82 miliar. Rugi per saham dasar terkumpul Rp176,01 dari periode sebelumnya dengan laba Rp141,99.

Investasi Reksadana di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.

Saham adalah instrumen investasi yang memiliki risiko kerugian. Artikel ini bertujuan untuk berbagi informasi seputar pasar dengan analisa untuk meminimalisir risiko. Setiap keputusan transaksi beli jual saham ada di tangan investor.

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, bekerja sama dengan Mitra Emas berizin.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Capital Fixed Income Fund

1.748,61

Up0,60%
Up3,49%
Up0,01%
Up7,75%
Up17,70%
Up43,65%

STAR Stable Income Fund

1.899,32

Up0,51%
Up2,82%
Up0,01%
Up6,45%
Up30,02%
Up62,01%

I-Hajj Syariah Fund

4.755,2

Up0,55%
Up2,78%
Up0,01%
Up6,46%
Up22,18%
Up40,57%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.754,13

Up0,56%
Up2,12%
Up0,01%
Up5,47%
Up20,26%
Up50,06%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.032,96

Up0,52%
Up1,50%
Up0,01%
Up2,50%
Down- 2,95%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua