BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Berita Saham Hari Ini : Asing Borong BBCA dan BMRI, INCO - Ford - Huayou Bangun Smelter Rp67,5 T

Abdul Malik31 Maret 2023
Tags:
Berita Saham Hari Ini : Asing Borong BBCA dan BMRI, INCO - Ford - Huayou Bangun Smelter Rp67,5 T
Seorang pekerja sedang mengolah nikel di pabrik PT Vale Indonesia Tbk (INCO) di Sorowako, Sulawesi Selatan. (Shutterstock)

Bursa saham AS dan Eropa menguat namun IHSG melemah, harga minyak dan emas kompak naik, ACES, CTRA dan BRPT direkomendasi beli

Bareksa.com - Berikut rangkuman berita pasar modal dan saham dikutip dari laporan riset Kopi Pagi oleh D’Origin Financial & Business Advisory yang dipublikasi Jumat (31/3/2023) :

Bursa Saham Global

Tiga indeks utama Bursa Saham Amerika Serikat (AS) Wall Steet naik pada Kamis (30/3) ditopang kenaikan kuat saham-saham teknologi baru-baru ini. Namun saham bank regional AS turun akibat Joe Biden merencanakan kebijakan untuk mengurangi risiko perbankan. Dow Jones Industrial Average naik 0,43% jadi 32.859,03. Indeks S&P 500 naik 0,57% jadi 4.050,83 dan Nasdaq Composite bertambah 0,73% jadi 12.013,47.

Senada Bursa Saham Eropa ditutup naik pada Kamis, melanjutkan momentum positif dari hari sebelumnya seiring meredanya kekhawatiran atas krisis perbankan di Benua Biru. Indeks Stoxx 600 ditutup naik 1%, indeks FTSE 100 naik 0,74%, indeks DAX Jerman ditutup menguat 1.26%, dan indeks CAC 40 Perancis meningkat 1,06%.

Promo Terbaru di Bareksa

Adapun Bursa Saham Asia Pasifik ditutup beragam, di mana Bursa Efek Australia menyentuh rekor tertinggi dalam dua pekan terakhir didukung meredanya sentimen krisis perbankan global. Indeks Hang Seng naik 0,58%, Shanghai Composite terapresiasi 0,65%, KOSPI Korea Selatan bertambah 0,38% dan ASX 200 melesat 1,02%. Sedangkan untuk indeks Nikkei 225 melemah 0,36% dan Straits Times turun 0,16%.

IHSG

Pasar saham Indonesia yang tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis melemah 0,45% di level 6.808,95. Menurut D’Origin Financial & Business Advisory, IHSG bergerak di kisaran 6.750-6.850, support 6.780-6.750 dan resisten 6.830-6.850. Total volume perdagangan saham mencapai 17,93 miliar dengan nilai transaksi Rp9,98 triliun.

Kendati IHSG tertekan, tapi investor asing mencatat beli bersih (net buy) jumbo Rp1,2 triliun, terbesar di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp604,1 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp101,7 miliar dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp121,8 miliar. Pelemahan IHSG berpotensi menguji support 6.780, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju 6.750.

Investasi di Reksadana Sekarang, Klik di Sini

Minyak Mentah

Harga minyak pada Kamis naik didukung pasokan minyak mentah AS yang lebih rendah dan penghentian ekspor dari wilayah Kurdistan Irak, mengimbangkan pemotongan pasokan minyak Rusia yang lebih kecil dari perkiraan. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate naik 1,9%, menjadi US$74,38 per barel dan Brent naik 1,3%, menjadi US$79,27 per barel.

Emas

Harga emas naik pada Kamis setelah sebelumnya tertekan, menyusul imbal hasil obligasi AS yang lebih tinggi dan menekan emas. Namun emas didorong lemahnya kenaikan dolar AS karena investor menunggu rilis data inflasi AS untuk memprediksi langkah Federal Reserve selanjutnya. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, terangkat US$13,20 atau 0,67% jadi US$1.997,70 per ounce, dengan level tertinggi US$2.002,4 dan terendah US$1.971,6.

Investasi Emas Sekarang, Klik di Sini

PDB AS

Pertumbuhan ekonomi AS dilaporkan menyusut pada kuartal IV 2022 dan di bawah ekspektasi pasar. Departemen Perdagangan mengumumkan produk domestik bruto riil naik 2,6% di kuartal IV setelah naik 3,2% di kuartal III. Ini lebih rendah dari perkiraan awal dan konsensus pasar 2,7%. Untuk pertumbuhan ekonomi AS sepanjang 2022 dilaporkan hanya naik 2,1%.

Rupiah

Rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI di level Rp15.062 per dolar AS pada Kamis, menguat 0,21% hari sebelumnya. Pergerakan rupiah Jisdor sejalan dengan pasar spot, di mana rupiah di level Rp15.047 per dolar AS, menguat 0,06%.

Keuangan Syariah

Industri keuangan syariah Indonesia sedang naik daun. Total aset menembus Rp2.375,8 triliun atau tumbuh 15,87% pada 2022. Pencapaian ini sekaligus membuat pangsa pasar keuangan syariah mengambil porsi lebih dari 10% terhadap aset industri jasa keuangan nasional.

NDC

Pemerintah membutuhkan dana sekitar US$281 miliar atau Rp4.000,2 triliun guna mencapai target pengurangan emisi dalam nationally determined contribution (NDC) hingga 2030. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah menargetkan penurunan emisi bisa mencapai 31,89% dari Indonesia di 2030. Sedangkan secara global ditargetkan mencapai 43,2% pada 2030. Upaya untuk mencapai target dilakukan dengan strategi jangka panjang dan memperhatikan ketahanan iklim.

ACES

PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) mencatatkan penjualan Rp607 miliar pada Januari 2023, merosot 13% secara bulanan (MOM). Pada Februari 2023, penjualan ACES diperkirakan Rp501 miliar, naik 5,3% secara tahunan tetapi turun 17,5% secara bulanan. Sepanjang 2022, penjualan emiten ritel itu diperkirakan Rp6,7 triliun atau naik dari Rp6,4 triliun di 2021.Harga saham ACES pada Kamis naik 2,99% jadi Rp482.

D’Origin Financial merekomendasi spekulasi beli saham ACES dengan target Rp550 dan stop rugi di Rp430, support Rp478-474 dan resisten Rp486-490. Penguatan saham ACES berpotensi menguji resisten Rp486, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp490.

CTRA

PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) menyebut rata-rata rasio okupansi pada segmen pusat perbelanjaan atau mal berada di atas 90% saat momen Ramadan 2023. Beberapa tenant bahkan sudah masuk dari 3 bulan sebelum Ramadan. Anak usaha CTRA, PT Ciputra Residence juga meraup marketing sales Rp1,5 triliun dari launching CitraGarden Serpong di Cisauk, Tangerang, yang dikembangkan di lahan 350 hektare. Saham CTRA pada Kamis ditutup melemah 0,5% jadi Rp990.

D’Origin Financial merekomendasi spekulasi beli saham CTRA dengan target Rp1.100 dan stop rugi Rp940, support Rp980-970 dan resisten Rp1.000-1.010. Pelemahan saham CTRA berpotensi menguji support Rp980, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp970.

BRPT

Taipan petrokimia RI, Prajogo Pangestu menambah kepemilikan sahamnya di PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan memborong 5 juta saham. Prajogo melakukan pembelian pada 7 Maret 2023 melalui rekeningnya di PT Bahana Sekuritas. Dengan transaksi itu, saham BRPT yang digenggam Prajogo jadi 66,7 miliar saham atau memiliki porsi 71,15%.

Saham BRPT pada Kamis ditutup naik 1,24% jadi Rp815. D’Origin Financial merekomendasi spekulasi beli saham BRPT dengan target Rp920 dan stop rugi di Rp740, support Rp805-795 dan resisten Rp830-840. Penguatan saham BRPT berpotensi menguji resisten Rp830, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp840.

Investasi di Reksadana Sekarang, Klik di Sini

BRIS

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI mencatatkan pembiayaan tumbuh 20% hingga akhir Maret 2023. Pertumbuhan ini diyakini masih akan berlangsung hingga paruh pertama tahun ini. Direktur Keuangan dan Strategi BSI Ade Cahyo Nugroho menyampaikan, pembiayaan BSI di 2022 melesat 21% atau tertinggi di antara 10 bank terbesar. Pertumbuhan tersebut masih berlanjut di awal tahun ini.

BCIC

PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) berhasil mencetak laba bersih Rp86,6 miliar di 2022, dari rugi Rp445,4 miliar di 2021. Kinerja positif ini tak lepas dari perkembangan kondisi ekonomi RI yang semakin pulih dari dampak pandemi Covid-19. Kinerja laba Bank JTrust sejalan dengan pertumbuhan kredit yang selektif dan mengedepankan prinsip kehati-hatian, serta pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK).

WOMF

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) atau WOM Finance akan membagikan dividen tunai Rp59 miliar atau Rp17 per lembar saham. Dividen itu sekitar 30% dari laba bersih 2022.

ITMG

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) memutuskan total dividen tunai kepada pemegang saham US$774 juta, setara 65% dari laba bersih. Sebelumnya, US$299,5 juta atau setara Rp4.128 per saham telah didistribusikan sebagai dividen interim tunai pada November 2022. Sisanya US$474,6 juta atau setara Rp6.416 per saham (kurs JISDOR 27/2) akan didistribusikan sebagai dividen tunai pada 18 April 2023 dengan recording date 12 April 2023.

INCO

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dan Zhejiang Huayou Cobalt Co (Huayou) China meneken kesepakatan dengan produsen mobil global Ford Motor Co untuk membangun smelter pengolahan nikel senilai Rp67,5 triliun. Kolaborasi itu untuk penyertaan modal di Proyek High-Pressure Acid Leach (HPAL) Blok Pomalaa, di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan melalui kesepakatan yang juga disaksikan Presiden Joko Widodo kemarin. Smelter ditargetkan operasi komersial pada 2026.

Investasi di Reksadana Sekarang, Klik di Sini

PGEO

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), anak usaha PT Pertamina (Persero) mencatat laba bersih 2022 senilai US$127,3 juta, naik 49,7% dari 2021 yang senilai US$85 juta. Dalam tiga tahun terakhir, PGEO berhasil mempertahankan pertumbuhan laba bersih, yaitu di 2020 senilai US$72,86 juta, naik jadi US$85,07 juta di 2021, dan terakhir kenaikan melesat di 2022. Kinerja itu didukung pendapatan naik jadi $386,06 juta di 2022, dari 2021 senilai $368,82 juta.

BUMI

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mempertimbangkan untuk akuisisi tambang dan diversifikasi ke bisnis non-batu bara. Direktur BUMI Andrew C Beckham mengatakan perseroan selalu melihat kemungkinan untuk akuisisi tambang baru. BUMI merupakan produsen batu bara terbesar di Indonesia dengan kapasitas produksi 80-90 jutaan ton per tahun melalui anak usahanya, PT Arutmin Indonesia dan PT Kaltim Prima Coal.

INTP

Produsen Semen Tiga Roda, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mengalami kelebihan pasokan semen atau oversupply hingga 54 juta ton pada 2022. Direktur Utama INTP Christian Kartawijaya mengatakan perseroan mengalami kelebihan pasokan sekitar 53-54 juta ton di 2022. Akibatnya rata-rata sekitar 45% produksi pabrik harus dihentikan oleh INTP.

MAPA

PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) meraup laba bersih Rp1,17 triliun di 2022 atau melesat 368,48% dari 2021. Anak perusahaan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) ini berhasil mencatat kenaikan pendapatan 62,21% menjadi Rp9,8 triliun di 2022.

MBMA

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) berencana membangun pabrik nikel untuk baterai mobil listrik (electric vehicle/EV) tahap I berkapasitas 60 ribu ton per tahun dengan investasi US$1,28 miliar. Pabrik itu menggunakan teknologi high pressure acid leach (HPAL) untuk menghasilkan nikel dalam bentuk mixed hydroxide precipitate (MHP). Rencananya, MBM membangun dua pabrik HPAL dengan total kapasitas 240 ribu ton per tahun. Dalam rantai bisnis baterai EV, MHP diolah lagi menjadi nikel dan kobalt sulfat, prekursor katoda atau kutub positif sel baterai.

SMIL

Perusahaan rental forklift, PT Sarana Mitra Luas Tbk berencana melakukan penawaran umum perdana saham dengan membidik dana sekitar Rp350 miliar. Calon emiten yang akan menggunakan kode SMIL ini menawarkan 1,75 miliar saham atau sebanyak-banyaknya 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan nilai nominal Rp50 per saham dengan harga penawaran Rp100-200 per saham.

KALENDER EKONOMI

• CPI zona euro, pengangguran, Jumat
• Pendapatan konsumen AS, deflator PCE, sentimen konsumen Universitas Michigan, Jumat
• NBS PMI Manufaktur China, Jumat

Investasi di Reksadana Sekarang, Klik di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.

Saham adalah instrumen investasi yang memiliki risiko kerugian. Artikel ini bertujuan untuk berbagi informasi seputar pasar dengan analisa untuk meminimalisir risiko. Setiap keputusan transaksi beli jual saham ada di tangan investor.


Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.331,09

Up0,86%
Up4,09%
Up0,04%
Up5,01%
Up18,33%
-

Capital Fixed Income Fund

1.782,74

Up0,56%
Up3,37%
Up0,03%
Up6,88%
Up16,40%
Up43,31%

STAR Stable Income Fund

1.933,42

Up0,53%
Up3,01%
Up0,03%
Up6,01%
Up28,62%
Up59,38%

I-Hajj Syariah Fund

4.842,85

Up0,57%
Up3,14%
Up0,03%
Up6,13%
Up21,92%
Up40,58%

Reksa Dana Syariah Syailendra OVO Bareksa Tunai Likuid

1.143,46

Up0,39%
Up2,79%
Up0,03%
Up4,97%
Up14,35%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua