BeritaArrow iconReksa DanaArrow iconArtikel

Suku Bunga Masih Tinggi, Mengapa Reksa Dana Pasar Uang Justru Semakin Menarik?

31 Agustus 2026
Tags:
Suku Bunga Masih Tinggi, Mengapa Reksa Dana Pasar Uang Justru Semakin Menarik?
Ilustrasi investasi reksa dana pasar uang Maybank Dana Pasar Uang yang lebih menarik dibandingkan dengan deposito. (Pexels: Robert Lens)

Maybank Dana Pasar Uang mencatat return historis 4,29% setahun (per 28 Agustus 2026)

Bareksa - Kondisi pasar keuangan masih menghadapi berbagai tantangan. Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 100 basis poin sepanjang tahun ini dan masih menahan di level 5,75% per Agustus 2026, sebagai upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mengendalikan tekanan inflasi. Di sisi lain, pergerakan rupiah masih berada di bawah tekanan, sementara pasar saham juga belum lepas dari volatilitas.

Situasi ini membuat investor perlu lebih cermat dalam menyusun strategi investasi. Ketika berbagai kelas aset menghadapi tantangan masing-masing, fokus investasi tidak lagi hanya mengejar potensi imbal hasil, tetapi juga menjaga fleksibilitas agar portofolio dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan kondisi pasar.

Dalam kondisi seperti ini, instrumen dengan karakteristik defensif dan likuid menjadi salah satu pilihan yang mulai banyak diperhatikan investor.

Promo Terbaru di Bareksa

Tidak Semua Instrumen Terdampak Sama Saat Suku Bunga Naik

Kenaikan suku bunga memang membawa konsekuensi yang berbeda bagi setiap instrumen investasi.

Di pasar saham, kenaikan suku bunga biasanya membuat biaya pendanaan perusahaan meningkat sehingga dapat berpengaruh pada prospek laba emiten. Sementara itu, pada obligasi jangka panjang, kenaikan suku bunga umumnya diikuti kenaikan yield yang menyebabkan harga obligasi mengalami tekanan.

Grafik Tingkat Suku Bunga Acuan BI Rate

Illustration
Sumber: Bank Indonesia, diolah Bareksa

Di sisi lain, instrumen pasar uang memiliki karakteristik yang berbeda. Portofolionya didominasi oleh deposito dan surat utang jangka pendek yang memiliki jatuh tempo relatif singkat. Seiring kenaikan suku bunga, instrumen-instrumen tersebut berpotensi mengalami penyesuaian tingkat imbal hasil secara bertahap ketika dilakukan penempatan atau reinvestasi pada aset baru.

Karakteristik inilah yang membuat reksa dana pasar uang relatif lebih stabil dibandingkan instrumen investasi yang memiliki durasi lebih panjang.

Di Tengah Volatilitas, Likuiditas Sama Pentingnya dengan Return

Ketika pasar bergerak cepat, memiliki dana yang mudah diakses menjadi salah satu keunggulan tersendiri.

Likuiditas memberi investor keleluasaan untuk menyesuaikan strategi investasi sesuai perkembangan pasar. Misalnya, ketika muncul peluang membeli saham pada valuasi yang lebih menarik, investor dapat mengalihkan sebagian dana tanpa harus menunggu instrumen investasi jatuh tempo. Begitu pula ketika muncul kebutuhan dana mendadak atau diperlukan penyesuaian alokasi aset, dana yang likuid memberikan fleksibilitas lebih besar.

Karena itu, dalam kondisi pasar yang penuh ketidakpastian, mengejar return saja tidak cukup. Kemudahan mengakses dana ketika dibutuhkan juga menjadi faktor penting dalam pengelolaan portofolio.

Mengapa Reksa Dana Pasar Uang Menjadi Pilihan Menarik?

Reksa dana pasar uang menawarkan kombinasi karakteristik yang relevan dengan kondisi pasar saat ini. Produk ini menginvestasikan dana pada deposito, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), serta instrumen pasar uang dan surat utang yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun.

Karena durasinya relatif pendek, fluktuasi nilainya cenderung lebih rendah dibandingkan reksa dana pendapatan tetap maupun reksa dana saham. Di sisi lain, investor tetap memiliki potensi memperoleh imbal hasil yang kompetitif sesuai kondisi pasar.

Likuiditas yang tinggi juga menjadi nilai tambah karena investor dapat melakukan pencairan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa harus menunggu jatuh tempo sebagaimana pada deposito.

Maybank Dana Pasar Uang sebagai Solusi Pengelolaan Dana Jangka Pendek

Salah satu produk yang dapat dipertimbangkan adalah Maybank Dana Pasar Uang. Berdasarkan data Bareksa, produk ini membukukan imbal hasil sebesar 4,29% dalam satu tahun per 28 Agustus 2026.

Grafik Kinerja NAB Reksa Dana 1 Tahun

Illustration

Sumber: Bareksa, data per 28 Agustus 2026

Maybank Dana Pasar Uang dikelola secara profesional dengan penempatan investasi pada instrumen pasar uang berkualitas, sehingga cocok bagi investor yang mengutamakan stabilitas sekaligus fleksibilitas dalam mengelola dana.

Produk ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan keuangan, seperti dana darurat, dana yang akan digunakan dalam jangka pendek, maupun sebagai bagian defensif dalam portofolio investasi.

Strategi Bertahan Bukan Berarti Berhenti Berinvestasi

Ketidakpastian ekonomi global dan domestik memang belum sepenuhnya mereda. Namun, kondisi tersebut bukan berarti investor harus menghentikan aktivitas investasinya atau membiarkan dana menganggur.

Justru di tengah volatilitas pasar, memilih instrumen yang sesuai dengan karakteristik kondisi saat ini menjadi langkah yang lebih bijak. Reksa dana pasar uang menawarkan keseimbangan antara stabilitas, likuiditas, dan potensi imbal hasil yang kompetitif, sehingga dapat menjadi salah satu pilihan bagi investor yang ingin menjaga produktivitas dana sekaligus mempertahankan fleksibilitas dalam mengelola portofolio.

Dengan strategi yang tepat, investor tidak hanya dapat menghadapi gejolak pasar dengan lebih tenang, tetapi juga tetap siap memanfaatkan peluang ketika kondisi pasar mulai membaik.

Beli Maybank Dana Pasar Uang

(ADV)

* * *

DISCLAIMER

Konten bersponsor. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.

Profil Penulis

Hanum Kusuma Dewi
Hanum Kusuma Dewi

Hanum Kusuma Dewi adalah seorang penulis dengan spesialisasi pada topik bisnis, keuangan, dan investasi termasuk reksa dana, saham, SBN hingga emas. Dengan latar belakang pendidikan di bidang komunikasi dan pengalaman 8+ tahun di pasar modal, Hanum juga melakukan riset untuk membuat konten yang mena

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.249,01

Up1,17%
Up3,27%
Up3,53%
Up6,47%
Up22,73%
Up18,18%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.205,20

Up1,37%
Up3,19%
Up4,33%
Up7,24%
--

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.211,37

Up0,52%
Up1,23%
Up2,24%
Up4,69%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.042,37

Up0,93%
Down-0,35%
Down-0,50%
Up4,11%
--

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua