Danapathi Money Market Fund: Reksa Dana Favorit untuk Jaga Likuiditas
Sebelumnya bernama Demina Money Market Fund, Reksa Dana ini mencatat return 5,45% setahun terakhir, menurut data Bareksa per 22 Mei 2026

Sebelumnya bernama Demina Money Market Fund, Reksa Dana ini mencatat return 5,45% setahun terakhir, menurut data Bareksa per 22 Mei 2026
Bareksa - Tidak semua tujuan keuangan membutuhkan instrumen investasi dengan risiko tinggi. Dalam praktiknya, perlu ada instrumen yang lebih konservatif dan mudah dicairkan ketika dibutuhkan, seperti Reksa Dana Pasar Uang.
Reksa Dana Pasar Uang menempatkan dana pada instrumen deposito dan obligasi dengan jatuh tempo kurang dari 1 tahun sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena itu, sifatnya terbilang likuid atau mudah dicairkan.
Salah satu produk pasar uang yang bisa jadi pertimbangan investor adalah Danapathi Money Market Fund, yang dikelola oleh Danapathi Asset Management. Produk ini sempat mengalami perubahan nama seiring dengan transformasi manajer investasi, meski kinerjanya secara jangka panjang masih terbilang konsisten. Berikut ulasannya.
Promo Terbaru di Bareksa
Rekam Jejak Lebih dari Delapan Tahun dan Return Konsisten
Investor mungkin sebelumnya sudah mengenal Shinhan Money Market, yang kemudian per Agustus 2025 berganti nama menjadi Demina Money Market Fund. Hal ini seiring dengan transformasi identitas perusahaan pengelolanya, yakni Danapathi Asset Management yang sebelumnya dikenal sebagai Demina Capital Asset Management dan Shinhan Asset Management Indonesia.
Dalam berinvestasi, kinerja historis memang bukan jaminan kinerja di masa depan. Namun, rekam jejak tetap menjadi salah satu faktor yang banyak diperhatikan investor saat mengevaluasi sebuah produk investasi.
Grafik Pertumbuhan NAB Reksa Dana sejak Peluncuran
Danapathi Money Market Fund memiliki rekam jejak yang relatif panjang karena telah hadir sejak 2017. Hal ini memungkinkan investor untuk menilai bagaimana produk tersebut dikelola dalam berbagai kondisi pasar dan siklus ekonomi yang berbeda.
Berdasarkan data Bareksa per 22 Mei 2026, Danapathi Money Market Fund mencatatkan return sebesar 5,45% dalam satu tahun terakhir.
Selain melihat kinerja satu tahun, investor juga dapat memperhatikan pertumbuhan Nilai Aktiva Bersih (NAB) dalam periode yang lebih panjang. Rekam jejak jangka panjang sering kali memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai konsistensi pengelolaan investasi dibandingkan hanya melihat kinerja dalam beberapa bulan terakhir.
Melalui grafik tersebut, investor dapat melihat bagaimana produk ini bertumbuh dari waktu ke waktu serta bagaimana konsistensi pengelolaannya dalam jangka panjang.
Komposisi Portofolio Reksa Dana Pasar Uang
Berdasarkan Fund Fact Sheet per April 2026, Reksa Dana ini menempatkan mayoritas asetnya pada instrumen pasar uang, yaitu deposito dan obligasi dengan jatuh tempo kurang dari 1 tahun.
Instrumen deposito memberikan stabilitas dan likuiditas dari portofolio. Sementara itu, obligasi dengan jatuh tempo kurang dari setahun bisa memberikan booster return yang menjadi nilai tambah bagi kinerja NAB Reksa Dana.
Komposisi aset tersebut mendukung karakteristik utama yang selama ini menjadi daya tarik Reksa Dana Pasar Uang, antara lain:
Relatif stabil dibandingkan instrumen yang memiliki fluktuasi lebih tinggi.
Memiliki tingkat likuiditas yang baik.
Cocok untuk kebutuhan keuangan jangka pendek.
Dapat dimanfaatkan sebagai tempat parkir dana sementara sebelum dialokasikan ke instrumen investasi lainnya.
Karena karakteristik tersebut, Reksa Dana Pasar Uang sering digunakan oleh investor untuk mengelola dana darurat, dana kebutuhan dalam beberapa bulan hingga satu tahun ke depan, maupun dana yang masih menunggu momentum investasi pada instrumen lain.
Dana Darurat hingga Peluang Investasi
Ketika investor membutuhkan instrumen dengan risiko relatif rendah dan likuiditas tinggi, Reksa Dana Pasar Uang bisa jadi pertimbangan. Sejumlah tujuan keuangan yang bisa cocok dengan produk ini, di antaranya:
- Dana Darurat
Dana darurat idealnya mudah diakses ketika terjadi kebutuhan mendesak. Reksa Dana Pasar Uang menjadi salah satu alternatif yang sering dipilih karena relatif likuid dibandingkan sebagian instrumen investasi lainnya. - Dana Kebutuhan Jangka Pendek
Misalnya dana pendidikan anak yang akan digunakan dalam beberapa bulan ke depan, dana liburan, atau dana untuk pembayaran kebutuhan tertentu yang sudah memiliki target waktu yang jelas. - Tempat Parkir Dana Sementara
Investor juga sering memanfaatkan Reksa Dana Pasar Uang sebagai tempat penyimpanan sementara ketika sedang menunggu peluang investasi pada saham, obligasi, atau instrumen lainnya.
Sebagai ilustrasi sederhana, dana sebesar Rp50 juta yang memperoleh pertumbuhan setara 5,45% dalam satu tahun berpotensi berkembang menjadi sekitar Rp52,7 juta. Tentu saja, angka tersebut hanya merupakan simulasi dan bukan jaminan hasil investasi di masa depan.
Mengenal Danapathi Asset Management
Danapathi Asset Management merupakan perusahaan pengelola investasi yang sebelumnya dikenal sebagai Demina Capital Asset Management, dan dulunya bernama Shinhan Asset Management Indonesia.
Perubahan identitas ini menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam memperkuat posisinya di industri pengelolaan investasi nasional sekaligus menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan kebutuhan investor Indonesia.
Melalui berbagai produk investasi yang dikelolanya, Danapathi Asset Management berupaya menyediakan pilihan solusi investasi yang dapat disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing investor.
Perubahan nama Demina Money Market Fund menjadi Danapathi Money Market Fund juga menjadi bagian dari transformasi tersebut, sekaligus menandai babak baru perjalanan produk yang telah hadir dan melayani investor sejak 2017.
Nama Baru, Komitmen Pengelolaan Tetap Berlanjut
Meski hadir dengan nama baru, produk ini tetap membawa rekam jejak yang telah dibangun sejak 2017 sebagai Reksa Dana Pasar Uang. Dengan karakteristik yang relatif stabil, likuid, serta return 5,45% dalam satu tahun terakhir per 22 Mei 2026, Danapathi Money Market Fund dapat menjadi salah satu alternatif bagi investor yang ingin mengelola dana jangka pendek maupun menyimpan dana sementara sambil menunggu peluang investasi lainnya.
(ADV | hm)
* * *
DISCLAIMER
Konten bersponsor. Investasi melalui Reksa Dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui Reksa Dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksa dana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksa dana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.
Tentang Penulis
* Hanum Kusuma Dewi adalah seorang penulis dengan spesialisasi pada topik bisnis, keuangan, dan investasi. Dengan latar belakang pendidikan di bidang komunikasi dan pengalaman 8+ tahun di pasar modal, Hanum juga melakukan riset untuk membuat konten yang menarik dan informatif di berbagai topik.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.213,63 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.171,88 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.204,91 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.036,02 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
