Yield SUN Naik, IHSG Turun, Tapi Dua Reksadana Saham Melesat hingga 3% Sehari
Di tengah IHSG melemah dan yield SUN naik, BNP Paribas Solaris dan TRIM Syariah Saham justru mencetak return harian hingga 3,23%. Simak kinerja lengkap reksadana unggulan di Bareksa.

Di tengah IHSG melemah dan yield SUN naik, BNP Paribas Solaris dan TRIM Syariah Saham justru mencetak return harian hingga 3,23%. Simak kinerja lengkap reksadana unggulan di Bareksa.
Bareksa – Dua reksadana saham unggulan di Super App Investasi Bareksa mencatatkan kinerja harian positif pada Kamis, 19 Februari 2026. Di tengah pelemahan pasar, BNP Paribas Solaris dan TRIM Syariah Saham mampu membukukan imbal hasil masing-masing 3,23% dan 2,85% dalam sehari.
BNP Paribas Solaris Return 3,23% Sehari
BNP Paribas Solaris yang dikelola oleh PT BNP Paribas Asset Management Indonesia mencatatkan return 3,23% pada 19 Februari 2026. Mengacu fund fact sheet periode Januari 2026, portofolionya didominasi saham sektor komoditas dan energi seperti:
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
- PT Archi Indonesia Tbk (ARCI)
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)
- PT Harum Energy Tbk (HRUM)
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
- PT Bank Maybank Indonesia Tbk
- PT Timah Tbk (TINS)
- PT XL Smart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL)
Komposisi tersebut menunjukkan eksposur kuat pada saham berbasis komoditas dan energi, yang berpotensi diuntungkan saat harga komoditas menguat.
Promo Terbaru di Bareksa
TRIM Syariah Saham Naik 2,85%
Sementara itu, TRIM Syariah Saham yang dikelola PT Trimegah Asset Management mencatatkan return harian 2,85% pada tanggal yang sama. Berdasarkan fund fact sheet Januari 2026, portofolionya meliputi:
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
- SBSN Seri PBS030
- PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP)
- PT Alamatri Resources Indonesia Tbk (ADRO)
- PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR)
Sebagai reksadana berbasis syariah, produk ini berinvestasi pada saham dan efek syariah yang sesuai dengan prinsip syariah.
IHSG Turun, Yield SUN 10 Tahun Naik
Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (19/02/2026) ditutup melemah 0,43% ke level 8.274,081.
Mengutip data CNBC Indonesia, yield acuan Obligasi Negara Indonesia tenor 10 tahun tercatat naik ke level 6,458% pada pukul 16.49 WIB. Kenaikan yield obligasi biasanya mencerminkan tekanan di pasar surat utang dan dapat memengaruhi sentimen di pasar saham.
Kinerja positif kedua reksadana tersebut menunjukkan peluang di tengah volatilitas pasar, terutama pada saham-saham komoditas dan energi yang menjadi kontributor utama portofolio.
Kinerja Reksadana Unggulan di Super App Investasi Bareksa
Berikut kinerja reksadana yang tersedia di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan nilai Barometer tertinggi, beserta kinerja imbal hasilnya sebulan terakhir (per 19 Februari 2026) :
Reksadana Saham
IHSG : -9,41%
Indeks Reksadana Saham : -5,15%
Sucorinvest Maxi Fund : -2,69%
Indeks Reksadana Saham Syariah : -5,47%
TRIM Syariah Saham : -4,18%
Reksadana Campuran
Indeks Reksadana Campuran : -2,04%
Reksa Dana Syailendra Balanced Opportunity Fund Kelas A : 2,67%
Indeks Reksadana Campuran Syariah : -2,67%
TRIM Syariah Berimbang : -1,15%
Reksadana Pendapatan Tetap
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap : -0,09%
Trimegah Dana Obligasi Nusantara : 0,29%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,18%
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A : 0,56%
Reksadana Pasar Uang
Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan
Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,28%
Setiabudi Dana Pasar Uang : 0,43%
Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,29%
Insight Money Syariah : 0,45%
Reksadana Indeks
Reksa Dana Indeks Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund Kelas A : -4,67%
BRI Indeks Syariah : -9,06%
Investasi di Aplikasi Reksadana Terbaik - Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksadana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksadana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.
Kesimpulan
Meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,43% dan yield SUN 10 tahun naik, dua reksadana saham di Super App Bareksa tetap mencatatkan kinerja positif harian. BNP Paribas Solaris dan TRIM Syariah Saham menunjukkan ketahanan portofolio berbasis komoditas dan energi di tengah volatilitas pasar. Secara bulanan, sebagian besar indeks reksadana masih tertekan, namun sejumlah produk mampu mengungguli benchmark dan deposito perbankan.
FAQ
1. Apa yang membuat reksadana bisa naik saat IHSG turun?
Karena komposisi portofolionya tidak selalu mengikuti pergerakan indeks secara penuh. Jika saham-saham dalam portofolio justru menguat, kinerja reksadana bisa tetap positif.
2. Apakah return harian 3% bisa terjadi setiap hari?
Tidak. Return harian bersifat fluktuatif dan sangat dipengaruhi kondisi pasar serta pergerakan saham di dalam portofolio.
3. Mana yang lebih stabil: reksadana saham atau pasar uang?
Reksadana pasar uang cenderung lebih stabil dengan risiko lebih rendah, sedangkan reksadana saham berpotensi imbal hasil lebih tinggi namun lebih volatil.
4. Apakah kinerja satu bulan cukup untuk menilai reksadana?
Belum tentu. Investor sebaiknya melihat konsistensi kinerja dalam jangka menengah hingga panjang serta kesesuaian dengan profil risiko.
5. Apakah kinerja masa lalu menjamin keuntungan ke depan?
Tidak. Kinerja historis tidak mencerminkan hasil di masa mendatang dan investasi tetap mengandung risiko.
(Reynaldi Gumay/AM)
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.215,07 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.169,17 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.195,37 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.058,8 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.

SR024
SyariahSukuk Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

ST016
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ORI030
Obligasi Negara Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SR025
SyariahSukuk Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SBR015
Saving Bond Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ST017
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang