BeritaArrow iconReksa DanaArrow iconArtikel

Saham Bank Bangkit, Peluang Akumulasi Reksa Dana Indeks Maybank Asset Management

Hanum Kusuma Dewi22 Januari 2026
Tags:
Saham Bank Bangkit, Peluang Akumulasi Reksa Dana Indeks Maybank Asset Management
Ilustrasi grafik pergerakan harga saham perbankan yang masih berpotensi menguat dan berpengaruh pada kinerja reksa dana indeks saham. (Shutterstock)

Maybank Financial Infobank15 Index Fund Kelas N mencatat return 2,4% dalam dua pekan pertama 2026

Bareksa - Memasuki awal 2026, pasar saham Indonesia mulai menunjukkan perubahan arah. Sentimen risk-on kembali terlihat di awal tahun ini, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus level tertinggi 9.000. Pada saat yang sama, Indeks LQ45 yang berisikan saham-saham berkapitalisasi besar, khususnya sektor perbankan yang selama ini menjadi tulang punggung pasar saham nasional, mulai bangkit.

Bagi investor agresif jangka panjang, fase awal pemulihan seperti ini sering kali menjadi momentum krusial untuk mulai melakukan akumulasi, sebelum tren positif sepenuhnya terbentuk. Memilih reksa dana indeks yang fokus pada sektor perbankan, seperti Maybank Financial Infobank15 Index Fund Kelas N, menawarkan peluang pertumbuhan yang ditopang oleh fundamental baik.

Sinyal Awal Pemulihan: Return 2,4% dalam Dua Pekan Pertama 2026

Memasuki tahun berjalan, tanda-tanda pemulihan mulai terlihat setelah tekanan pada tahun lalu. Sepanjang tahun berjalan (YTD hingga 19 Januari 2026), kinerja Maybank Financial Infobank15 Index Fund Kelas N telah menguat sekitar 2,4%. Penguatan ini sejalan dengan rebound saham-saham bank besar yang menjadi kontributor utama Indeks LQ45.

Promo Terbaru di Bareksa

Grafik Pergerakan Kinerja Reksa Dana YTD

Illustration

Sumber: Bareksa, data per 19 Januari 2026

Meski masih tergolong awal, pergerakan ini menunjukkan adanya perubahan arah sentimen pasar. Biasanya, fase pemulihan dimulai secara bertahap, dengan investor institusi masuk lebih dulu sebelum reli menjadi lebih luas.

Memang secara kinerja, Maybank Financial Infobank15 Index Fund Kelas N masih mencatatkan hasil negatif dalam setahun terakhir. Namun, kondisi tersebut tidak lepas dari tekanan yang dialami sektor perbankan sepanjang 2024–2025, seiring perlambatan pertumbuhan kredit dan penyesuaian valuasi saham bank dari level tertingginya.

Penting untuk dipahami bahwa kinerja minus dalam jangka pendek sering kali mencerminkan fase siklus, bukan pelemahan fundamental jangka panjang. Bagi investor dengan profil agresif, kondisi ini justru membuka ruang masuk pada valuasi yang relatif lebih menarik.

Outlook Perbankan 2026: Suku Bunga Rendah & Dividen Menarik

Prospek sektor perbankan pada 2026 diperkirakan membaik. Riset Maybank Sekuritas Indonesia memproyeksikan pertumbuhan laba perbankan yang solid pada 2026 mencapai 7,8%, didorong oleh penurunan suku bunga yang meningkatkan likuiditas perbankan dan implementasi program pemerintah yang mendorong permintaan kredit.

Kondisi tersebut memberi ruang bagi perbankan untuk meningkatkan profitabilitas secara lebih signifikan. Dengan fundamental yang kembali menguat, sektor perbankan berpeluang menjadi salah satu motor utama pemulihan pasar saham Indonesia tahun ini.

Selain potensi kenaikan harga saham, sektor perbankan juga menawarkan daya tarik dari sisi dividen. Menurut riset Maybank Sekuritas Indonesia, bank-bank dalam cakupan riset diperkirakan tetap mampu membagikan dividen yang menarik pada 2026, seiring rebound laba.

Untuk bank-bank BUMN besar, dividend yield diperkirakan berada di kisaran 8–11%, dengan asumsi payout ratio sekitar 65–85% berdasarkan harga saham terkini. Daya tarik ini didukung oleh kondisi permodalan yang solid, yang terlihat dari tingkat Capital Adequacy Ratio (CAR) bank-bank besar masih berada 4–16% di atas ketentuan minimum regulator.

Bagi investor agresif, potensi dividen ini dapat menjadi buffer return yang menarik, terutama saat harga saham masih berada dalam fase pemulihan.

Maybank Financial Infobank15 Index Fund Kelas N: Eksposur Besar Sektor Bank

Dengan eksposur besar terhadap saham-saham perbankan nasional, Maybank Financial Infobank15 Index Fund Kelas N berpotensi menangkap dua sumber imbal hasil sekaligus. Reksa dana yang mengacu pada Indeks Infobank15 ini bisa diuntungkan dari potensi capital gain akibat pemulihan harga saham serta dividen dari kinerja perbankan yang membaik.

Daftar 10 aset terbesar (top holdings) menurut Fund Fact Sheet per Desember 2025:

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
  • PT Bank Central Asia Tbk
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
  • PT Bank Syariah Indonesia Tbk
  • PT Bank Jago Tbk
  • PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
  • PT Bank Aladin Syariah Tbk
  • PT Bank OCBC NISP Tbk
  • PT Bank CIMB Niaga Tbk

Sebagai reksa dana indeks, produk ini menawarkan diversifikasi otomatis dan struktur biaya yang efisien, tanpa mengharuskan investor memilih saham bank satu per satu.

Reksa dana ini cocok untuk investor agresif dengan horison investasi jangka panjang. Sehingga, mereka perlu tidak menunggu kinerja satu tahun menjadi positif sebelum masuk. Fokus utamanya adalah membaca arah tren dan memanfaatkan fase awal siklus pemulihan.

Dengan valuasi yang belum sepenuhnya pulih dan dividend yield yang masih menarik, sektor perbankan menawarkan kombinasi risiko dan peluang yang seimbang bagi investor dengan horizon jangka panjang. Melalui reksa dana indeks, strategi akumulasi dapat dilakukan secara lebih disiplin dan terdiversifikasi.

Kesimpulan: Tangkap Momentum Awal Pemulihan Sektor Bank di 2026

Awal 2026 menunjukkan bahwa tekanan pada sektor perbankan mulai mereda. Meski kinerja setahun terakhir masih tercatat minus, tanda-tanda pemulihan sudah mulai terlihat, didukung oleh prospek rebound laba dan potensi dividen yang tetap atraktif.

Maybank Financial Infobank15 Index Fund Kelas N dapat menjadi pilihan strategis bagi investor agresif jangka panjang yang ingin memanfaatkan fase awal pemulihan sektor perbankan, dengan potensi imbal hasil yang berasal dari kenaikan harga saham maupun pembagian dividen di masa depan.

Beli Maybank Financial Infobank15 Index Fund

(ADV)

* * *

DISCLAIMER

Konten bersponsor. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.

PT Maybank Asset Management selaku Manajer Investasi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.209,51

Up0,42%
Up4,75%
Up0,25%
Up9,45%
Up19,71%
Up11,00%

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.189,7

Up0,50%
Up4,11%
Up0,41%
Up8,96%
--

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.161,43

Up0,63%
Up4,45%
Up0,54%
Up8,94%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.050,16

Up0,48%
-
Up0,25%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua