Top 5 Produk Reksadana Pasar Uang Terbesar Oktober 2022, AUM Capai Rp11 Triliun

Mandiri Investa Pasar Uang dan Sucorinvest Money Market Fund masih di posisi pertama dan kedua reksadana pasar uang terbesar
Hanum Kusuma Dewi • 17 Nov 2022
cover

Ilustrasi top 5 produk investasi reksadana, termasuk reksadana pasar uang yang terus bertumbuh. (shutterstock)

Bareksa.com - Untuk kamu yang sedang mencari instrumen investasi yang stabil dan rendah risiko untuk diversifikasi investasi, dapat mempertimbangkan reksadana pasar uang. Lalu, produk reksadana pasar uang apa yang bisa dipertimbangkan?

Salah satu cara untuk mempertimbangkan suatu produk reksadana adalah dari sisi dana kelolaan. Sebab, besaran dana kelolaan bisa menjadi salah satu indikator kepercayaan masyarakat menempatkan dananya di produk reksadana tersebut.

Menurut laporan Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report October 2022 yang mengolah data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ini 5 produk reksadana pasar uang dengan dana kelolaan terbesar per Oktober 2022 :

1. Sucorinvest Money Market Fund

Posisi pertama produk reksadana pasar uang dengan dana kelolaan terbesar pada bulan lalu, ditempati Sucorinvest Money Market Fund. Dana kelolaan reksadana Sucor Asset Management ini pada bulan lalu Rp11,21 triliun, tumbuh 46% sepanjang tahun berjalan/YTD dan 9% secara bulanan/MOM.

2. Batavia Dana Kas Maxima

Sementara reksadana pasar uang Batavia Dana Kas Maxima tercatat di posisi kedua, dengan dana kelolaan Rp10,53 triliun. Dana kelolaan reksadana dari Batavia Prosperindo Aset Manajemen ini tumbuh 17% sepanjang tahun berjalan (YTD) dan 7% secara bulanan/MOM.

3. Mandiri Investa Pasar Uang

Posisi ketiga produk reksadana pasar uang dengan dana kelolaan terbesar pada bulan lalu ditempati Mandiri Investa Pasar Uang. Pada akhir Oktober 2022, dana kelolaan salah satu produk kelolaan Mandiri Manajemen Investasi (MMI) ini mencapai Rp10,44 triliun.

4. Bahana Dana Likuid

Bahana Dana Likuid tercatat menempati posisi ke-4 reksadana pasar uang dana kelolaan terbesar. Reksadana dari Bahana TCW Investment Management ini memiliki kelolaan senilai Rp4,89 triliun pada akhir bulan lalu, tumbuh 2% persen secara bulanan.

5. Syailendra Dana Kas

Reksadana pasar uang Syailendra Dana Kas yang bertahan menempati posisi ke-5 pada bulan lalu. Dana kelolaan reksadana dari Syailendra Capital ini pada bulan lalu tercatat Rp4,73 triliun, tumbuh 32% sepanjang tahun berjalan.

Kamu perlu ketahui juga bahwa kelima reksadana pasar uang terbesar nasional dalam daftar top 5 ini tersedia dan dapat dibeli di super app Bareksa.

Baca juga Daftar Pemenang Fund Awards 2022, 22 Reksadana dan MI Terbaik Plus Tokoh Pasar Modal

Daftar 20 Reksadana Pasar Uang dengan Kelolaan Terbesar Oktober 2022

Sumber : Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report October 2022

Reksadana Pasar Uang Adalah

Reksadana pasar uang adalah reksadana yang menempatkan portofolionya ke dalam instrumen pasar uang seperti deposito, surat berharga atau surat utang dengan jatuh tempo kurang dari setahun. Reksadana pasar uang cocok untuk investor dengan profil risiko rendah dan untuk investasi jangka pendek.

Data dalam artikel ini merupakan cuplikan dari laporan bulanan industri reksadana Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report October 2022. Untuk berlangganan laporan ini silakan hubungi [email protected] (cc: [email protected]).

Baca juga Promo FundFest 11.11 Beli Reksadana Berhadiah Smartphone, Emas hingga Voucher

(Martina Priyanti/Tim Data/hm)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.