Cuan Reksadana Sucorinvest Maxi Fund dan Sucorinvest Equity Fund Melesat, Ini Rahasianya

Reksadana saham Sucorinvest Maxi Fund dan Sucorinvest Equity Fund mencetak imbal hasil melesat 1,72% dan 1,43% sehari
Abdul Malik • 10 Aug 2022
cover

Ilustrasi investasi di reksadana saham. (Shutterstock)

Bareksa.com– Berikut kinerja reksadana yang diperdagangkan di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta indeks acuannya periode sebulan terakhir (per 09 Agustus 2022) :

Reksadana Saham

IHSG : 5,38%
Indeks Reksadana Saham : 5,42%
Sucorinvest Maxi Fund : 10,4%

Indeks Reksadana Saham Syariah : 4,36%
TRIM Syariah Saham : 7,66%

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : 3,2%
Sucorinvest Citra Dana Berimbang : 10,33%

Indeks Reksadana Campuran Syariah : 3,61%
Schroder Syariah Balanced Fund : 2,49%

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 0,58%
TRAM Strategic Plus : 1,7%

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,34%
Sucorinvest Sharia Sukuk Fund : 0,6%

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,19%
Cipta Dana Cash : 0,42%

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,2%
Majoris Pasar Uang Syariah Indonesia : 0,34%

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 09 Agustus 2022 naik 0,23% ke level 7.102,88, Berdasarkan data id.investing.com (diakses 09/08/2022 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat naik ke level 7,2% pada 09 Agustus 2022. 

Di tengah kenaikan IHSG, di super app  investasi Bareksa terdapat dua reksadana saham mampu mencetak imbal hasil (return) melesat 1,72% dan 1,43% sehari pada perdagangan 09 Agustus 2022. Reksadana itu ialah Sucorinvest Maxi Fund dan Sucorinvest Equity Fund.

Reksadana Sucorinvest Maxi Fund yang dikelola oleh PT Sucorinvest Asset Management, mencetak imbal hasil (return) 1,72% dalam sehari pada 09 Agustus 2022. Berdasarkan fund fact sheet periode Juni 2022, portofolio investasi reksadana ini ialah saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), PT KMI Wire & Cable Tbk (KBLI), PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Samindo Resources Tbk (MYOH), PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), dan PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN).

Sedangkan reksadana Sucorinvest Equity Fund yang dikelola oleh PT Sucorinvest Asset Management, mencetak imbal hasil (return) 1,43% dalam sehari pada 09 Agustus 2022. Berdasarkan fund fact sheet periode Juni 2022, portofolio investasi reksadana ini ialah saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Samindo Resources Tbk (MYOH), PT Timah Tbk (TINS), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Reksadana wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi,atau deposito.

​​Reksadana sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Reynaldi Gumay/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fundfact sheet dalam berinvestasi reksadana.