Jadi Penghuni Baru LQ45 dan IDX30, Saham ARTO, HRUM & ITMG Dikoleksi Reksadana Ini

Tercatat saham ARTO dikoleksi 8 reksadana, sedangkan saham HRUM dan ITMG masing-masing jadi portofolio 5 reksadana
Abdul Malik • 27 Jul 2022
cover

Ilustrasi manajer investasi yang mengelola portofolio investasinya di saham, agar kinerja reksadana yang dia kelola memberikan kinerja optimal. (Shutterstock)

Bareksa.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pembobotan ulang atau rebalancing terhadap sejumlah indeks antara lain LQ45 dan IDX30. Perubahan ini mulai berlaku efektif sejak 1 Agustus 2022. 

Untuk indeks LQ45, BEI memasukkan 3 saham baru. Untuk periode perdagangan Agustus 2022 - Januari 2023, BEI memasukkan tiga saham baru yakni PT Bank Jago Tbk (ARTO) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) dan PT Indika Energy Tbk (INDY). Ketiga saham tersebut menggantikan saham PT PP (Persero) Tbk (PTPP), PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM).

Sementara dalam daftar saham IDX30, BEI juga memasukkan 3 saham terbaru, yakni PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Harum Energy Tbk (HRUM) dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). Ketiga saham tersebut menggantikan saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA).

Reksadana dengan Portofolio Saham ARTO, HRUM dan ITMG

Seiring masuknya saham-saham tersebut jadi penghuni baru indeks LQ45 dan IDX30, tentunya bisa jadi sentimen positif bagi pergerakan harganya di masa mendatang.  Beberapa saham seperti ARTO, HRUM dan ITMG tercatat dikoleksi oleh beberapa produk reksadana. 

Kira-kira reksadana apa saja yang memiliki portofolio saham-saham tersebut? Berdasarkan penulusuran Bareksa dari fund fact sheet (lembar fakta reksadana) per Juni 2022, berikut daftar reksadana yang memiliki portofolio saham ARTO, HRUM dan ITMG : 

1. Saham PT Bank Jago Tbk (ARTO)

Tercatat saham ARTO dikoleksi 8 reksadana. Terbanyak dikoleksi oleh reksadana kelolaan PT Trimegah Asset Management (Trimegah AM) yakni dengan 6 produk reksadana. Sisanya yakni 2 reksadana merupakan kelolaan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI). 

2. Saham PT PT Harum Energy Tbk (HRUM)

Saham HRUM tercatat dikoleksi 5 reksadana di mana dua diantaranya merupakan produk reksadana kelolaan PT Semesta Aset Manajemen. Sisanya masing-masing 1 produk reksadana merupakan kelolaan PT Ciptadana Asset Management, PT Prospera Asset Management dan PT Shinhan Asset Management Indonesia. 

3. Saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)

Adapun saham ITMG jadi portofolio 5 produk reksadana. per produk reksadana dikelola oleh manajer investasi yang berbeda. Diantaranya PT BNP Paribas Asset Management, Manulife AM Indonesia, PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia, PT Syailendra Capital, serta Trimegah AM. 

Diantara keseluruhan produk reksadana tersebut, tercatat TRAM Infrastructure Plus memiliki portofolio saham ARTO dan ITMG. 

Perlu diketahui, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Ariyanto Dipo Sucahyo/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.