Ini Top 5 MI Juara Dana Kelolaan Reksadana Pendapatan Tetap Syariah Juni 2022

Posisi puncak manajer investasi dengan dana kelolaan reksadana pendapatan tetap syariah terbesar masih ditempati Shinhan AM
Abdul Malik • 22 Jul 2022
cover

Ilustrasi manajer investasi yang memantau kinerja pasar saham yang tercermin pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan dampaknya ke reksadana dan SBN. (Shutterstock)

Bareksa.com - Kinerja positif baik dari sisi dana kelolaan maupun unit penyertaan sepanjang tahun berjalan (YTD) dan tahunan (YOY) masih mampu dipertahankan reksadana pendapatan tetap syariah. Lalu, siapa saja manajer investasi yang berhasil mencatatkan dana kelolaan reksadana pendapatan tetap syariah terbesar pada Juni 2022?

Laporan Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report June 2022 yang mengolah data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan kelolaan reksadana pendapatan tetap syariah pada bulan lalu Rp8,37 triliun, naik 6 persen sepanjang tahun berjalan dan tumbuh 4 persen secara tahunan.

Di sisi lain jumlah unit penyertaan jenis reksadana syariah yang portofolionya obligasi atau sukuk ini, pada bulan lalu 6,23 miliar unit, melesat 10 persen baik sepanjang tahun berjalan maupun tahunan.

Top 5 Manajer Investasi

Sementara itu berikut ini top 5 manajer investasi dengan dana kelolaan reksadana pendapatan tetap syariah terbesar Juni 2022 :

1. Shinhan Asset Management Indonesia

Shinhan AM tercatat bertahan menempati posisi pertama MI dengan dana kelolaan reksadana pendapatan tetap syariah terbesar pada bulan lalu, yakni dengan kelolaan Rp1,32 triliun. Pangsa pasar reksadana pendapatan tetap syariah yang dikuasai Shinhan 16 persen.

Dana kelolaan reksadana pendapatan tetap syariah Shinhan AM tumbuh 2 persen sepanjang tahun berjalan.

2. Insight Investments Management

Posisi kedua juga masih ditempati Insight IM dengan kelolaan reksadana pendapatan tetap syariah Rp1,27 triliun. Pangsa pasar Insight di reksadana pendapatan tetap syariah 15 persen. Dana kelolaan reksadana pendapatan tetap syariah Insight tumbuh 12 persen sepanjang tahun berjalan.

3. Sucor Asset Management 

Sucor AM berhasil naik dua peringkat dibandingkan bulan sebelumnya menjadi posisi ke-3 pada Juni 2022 dibandingkan Mei, dengan dana kelolaan reksadana pendapatan tetap syariah Rp902,23 miliar. 

Dana kelolaan reksadana pendapatan tetap syariah Sucor tumbuh 20 persen secara bulanan dan meroket 580 persen sepanjang tahun berjalan. Pangsa pasar reksadana pendapatan tetap syariah yang dikuasai Sucor AM 11 persen.

4. Bahana TCW Investment Management

Di sisi lain Bahana TCW turun satu peringkat jadi menempati posisi keempat pada Juni 2022 dengan dana kelolaan reksadana pendapatan tetap syariah terbesar, yakni Rp877,0 miliar. Pangsa pasar reksadana pendapatan tetap syariah yang dikuasai Bahana TCW 10 persen.

Dana kelolaan reksadana pendapatan tetap syariah Bahana TCW naik sepanjang tahun berjalan dan tahunan masing-masing 79 persen dan 76 persen.

5. Majoris Asset Management

Majoris AM juga tercatat turun satu peringkat jadi di posisi lima MI dengan dana kelolaan reksadana pendapatan tetap syariah terbesar pada Juni 2022, yakni Rp765,42 miliar. Pangsa pasar reksadana pendapatan tetap syariah yang dikuasai Majoris AM 9 persen.

Dana kelolaan reksadana pendapatan tetap syariah Majoris AM tumbuh positif sepanjang tahun berjalan dan tahunan masing-masing 58 persen dan 75 persen.

Daftar 20 MI Kelolaan Reksadana Pendapatan Tetap Syariah Terbesar Juni 2022

Sumber: Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report June 2022

Artikel ini merupakan cuplikan dari laporan bulanan industri reksadana Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report June 2022. Untuk berlangganan laporan ini silakan hubungi [email protected] (cc: [email protected]).

(Martina Priyanti/Tim Data/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.