Top 5 Reksadana Indeks Dengan Dana Kelolaan Terbesar Juni 2022

BNI AM Indeks IDX30 bertahan menempati posisi pertama produk reksadana indeks dengan dana kelolaan terbesar
Hanum Kusuma Dewi • 15 Jul 2022
cover

Ilustrasi investasi di reksadana indeks. (Shutterstock)

Bareksa.com - Reksadana indeks dapat dipertimbangkan menjadi salah satu instrumen investasi untuk smart investor yang mencari produk reksadana dengan pemilihan aset yang terukur. Reksadana indeks (index fund) merupakan reksadana yang mengacu pada sebuah indeks baik indeks saham maupun indeks obligasi, jadi pergerakannya mirip dengan indeks acuannya.

Laporan Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report June 2022 yang mengolah data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan dana kelolaan reksadana indeks pada bulan lalu senilai Rp11 triliun. Dana kelolaan reksadana indeks tumbuh baik secara bulanan/MOM, sepanjang tahun berjalan/YTD, maupun tahunan/YOY pada bulan lalu yakni masing-masing tumbuh 3 persen, 21 persen, dan 43 persen.

Baca juga Kelolaan Index Fund Naik Saat Industri Turun, Ini Manajer Investasi Juaranya

Dana kelolaan (asset under management/AUM) atau nilai aktiva bersih reksadana, bisa menjadi salah satu gambaran kepercayaan investor untuk menaruh dana dalam suatu produk reksadana. Lalu, produk reksadana indeks apa saja yang berhasil menjadi jawara dana kelolaan?

Berikut posisi 5 besar produk index fund berdasarkan dana kelolaan pada Juni 2022 :

1. BNI AM Indeks IDX30

BNI AM Indeks IDX30 kembali menempati posisi puncak produk reksadana indeks dengan dana kelolaan terbesar. Produk yang dikelola oleh BNI Asset Management ini tumbuh 60 persen sepanjang tahun berjalan dan 5 persen secara bulanan, dengan dana kelolaan Rp1,67 triliun per Juni 2022.

2. Syailendra MSCI Indonesia Value Fund Kelas A

Syailendra MSCI Indonesia Value Fund Kelas A dari Syailendra juga tercatat bertahan menempati posisi kedua jadi produk index fund dana kelolaan terbesar pada Juni 2022. Dana kelolaan Syailendra MSCI Indonesia Value Fund Kelas A pada bulan lali tercatat Rp1,19 triliun, tumbuh 13 persen secara MOM.

3. Avrist Indeks LQ45

Posisi ke-3 masih diisi Avrist Indeks LQ45. Reksadana indeks dari Avrist Asset Management ini mencatatkan dana kelolaan Rp839,13 miliar, tumbuh 6 persen secara YTD.

4. FWD Asset IDX30 Index Equity Fund

FWD Asset IDX30 Index Equity Fund juga tercatat bertahan pada posisi ke-4. Dana kelolaan reksadana indeks FWD Asset IDX30 Index Equity Fund tercatat Rp798,92 miliar, tumbuh 43 persen secara YTD.

5. BNP Paribas Sri Kehati

BNP Paribas Sri Kehati berhasil naik enam peringkat jadi menempati posisi kelima produk index fund dengan dana kelolaan terbesar, yakni Rp697,22 miliar. Dana kelolaan BNP Paribas Sri Kehati tumbuh 39 persen MOM dan naik 53 persen sepanjang tahun berjalan/YTD.

Dari Top 5 reksadana indeks terbesar nasional itu, tiga produk tersedia di super app investasi Bareksa, yaitu BNI AM Indeks IDX30, Syailendra MSCI Indonesia Value Fund Kelas A dan BNP Paribas Sri Kehati

Baca juga Bareksa Insight : Inflasi AS Juni Melesat 9,1 Persen, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Top 20 Reksadana Indeks Dana Kelolaan Terbesar Juni 2022


Sumber : Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report June 2022

Data dalam artikel ini merupakan cuplikan dari laporan bulanan industri reksadana Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report June 2022. Untuk berlangganan laporan ini silahkan hubungi [email protected] (cc: [email protected]).

Baca juga Warren Buffett Pilih Index Fund Hadapi Lonjakan Inflasi, Cuannya Hingga 19 Persen Lho

(Martina Priyanti/Tim Data/hm)

***

​Ingin berinvestasi aman di reksadana online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.