IHSG Turun, Syailendra Pendapatan Tetap Premium dan Sucorinvest Bond Fund Tetap Ciamik

Syailendra Pendapatan Tetap Premium dan Sucorinvest Bond Fund mencatat imbalan 31,44 persen dan 27,21 persen dalam 3 tahun terakhir
Abdul Malik • 04 Jul 2022
cover

Ilustrasi investasi di obligasi korporasi dan Surat Berharga Negara (SBN) yang terus bertumbuh sehingga mendongkrak kinerja reksadana pendapatan tetap. (Shutterstock)

Bareksa.com – Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace finansial dan investasi terintegrasi atau aplikasi reksadana terbaik  Bareksadengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta kinerja indeks acuannya periode sebulan terakhir (per 01 Juli 2022) :

Reksadana Saham

IHSG : -4,96 persen
Indeks Reksadana Saham : -6,96 persen
Batavia Dana Saham Optimal : -5,44 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah :  -4,62 persen
HPAM Syariah Ekuitas : -3,41 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : -3,73 persen
STAR Balanced II : 5,28 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -3,9 persen
Schroder Syariah Balanced Fund : -2,27 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 0 persen
TRIM Dana Tetap 2 : 0,9 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,18 persen
Sucorinvest Sharia Sukuk Fund : 0,79 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,14 persen
Capital Money Market Fund : 0,41 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,13 persen
Sucorinvest Sharia Money Market Fund : 0,36 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 01 Juli 2022 turun 1,7 persen ke level 6.794,33. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 01/07/2022 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat tetap ke level 7,3 persen pada 01 Juli 2022.

Di tengah melemahnya IHSG dan pasar obligasi, beberapa produk reksadana pendapatan tetap masih terus bertumbuh dan mencatatkan kinerja mantap. Reksadana pendapatan tetap memiliki portofolio mayoritas di efek surat utang baik obligasi negara maupun obligasi korporasi.

Di aplikasi reksadana terbaik Bareksa, terdapat dua reksadana pendapatan tetap yang mampu mencetak imbal hasil (return) 31,44 persen dan 27,21 persen dalam tiga tahun terakhir. Dua reksadana itu adalah Syailendra Pendapatan Tetap Premium dan Sucorinvest Bond Fund.

​Reksadana Syailendra Pendapatan Tetap Premium mencetak return 31,44 persen tiga tahun terakhir. Berdasarkan fund fact sheet periode Mei 2022, portofolio terbesar investasi reksadana ini adalah Obligasi BBKP03ASBCN1, Obligasi BFIN05BCN2, Obligasi FR0082, Obligasi FR0091, Obligasi INKP01BCN3, saham PT Link Net Tbk (LINK), Obligasi LPPI01BCN2, Obligasi MDKA03BCN1, saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), dan Obligasi WSKT03BCN1.

Sedangkan reksadana Sucorinvest Bond Fund mencetak return 27,21 persen tiga tahun terakhir. Berdasarkan fund fact sheet periode Mei 2022, portofolio terbesar investasi reksadana ini adalah Obligasi BEXI04BCN5, Obligasi FR0047, Obligasi FR0068, Obligasi FR0082, Obligasi FR0090, Obligasi IIFF01BCN2, Obligasi PTHK02ACN2, Obligasi SMFP06CN2, Obligasi SMII02BCN5, dan Sukuk SMINKA01.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi,atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Baca juga Promo Payday Beli Reksadana di Bareksa, Raih Voucher hingga Rp1 Juta

(Reyanaldi Gumay/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.