Indeks Saham Bangkit, Cuan Reksadana Saham BNP Paribas dan Manulife Melesat

BNP Paribas Solaris dan Manulife Saham SMC Plus membukukan cuan 3,21 persen dan 1,91 persen sehari
Abdul Malik • 18 May 2022
cover

Ilustrasi kinerja reksadana yang ditampilkan dengan pohon tumbuh dari tumpukan uang koin. (shutterstock)

Bareksa.com – Berikut kinerja reksadana yang diperdagangkan di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta indeks acuannya periode sebulan terakhir (per 17 Mei 2022) :

Reksadana Saham

IHSG : -8,17 persen
Indeks Reksadana Saham : -3,98 persen
Sucorinvest Equity Fund : 2,01 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : -1,3 persen
Sucorinvest Sharia Equity Fund : 5,19 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : -2,35 persen
STAR Balanced : 1,68 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -1,05 persen
Schroder Syariah Balanced Fund : -1,56 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: -2,21 persen
Syailendra Pendapatan Tetap Premium : 0,58 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -2,15 persen
Sucorinvest Sharia Sukuk Fund : 0,49 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,2 persen
Capital Money Market Fund : 0,42 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,21 persen
Syailendra Sharia Money Market Fund : 0,36 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 17 Mei 2022 naik 0,7 persen ke level 6.644,47. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 17/05/2022 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat tetap di level 7,4 persen pada 17 Mei 2022.

Di tengah kenaikan IHSG, di super app investasi Bareksa terdapat dua reksadana saham yang mampu mencetak imbal hasil (return) atau cuan 3,21 persen dan 1,91 persen sehari pada perdagangan 17 Mei 2022. Reksadana itu ialah BNP Paribas Solaris dan Manulife Saham SMC Plus.

Reksadana BNP Paribas Solaris, kelolaan BNP Paribas Asset Management mencetak imbal hasil (return) 3,21 persen dalam sehari pada 17 Mei 2022. Berdasarkan fund fact sheet periode Maret 2022, portofolio investasi reksadana ini ialah saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Sedangkan reksadana Manulife Saham SMC Plus, kelolaan Manulife Aset Manajemen Indonesia mencetak cuan 1,91 persen dalam sehari pada 17 Mei 2022. Berdasarkan fund fact sheet periode Maret 2022, portofolio investasi reksadana ini ialah saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi,atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Reynaldi Gumay/AM)

* * * 

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.