IHSG Rekor Lagi, Reksadana Campuran Jarvis AM dan Trimegah AM Melesat

Jarvis Balanced Fund dan TRIM Syariah Berimbang mencetak imbal hasil 1,63 persen dan 1,42 persen dalam sehari
Hanum Kusuma Dewi • 05 Apr 2022
cover

Ilustrasi investasi di reksadana campuran. (Shutterstock)

Bareksa.com – Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace finansial dan investasi terintegrasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta kinerja indeks acuannya periode sebulan terakhir (per 04 April 2022) :

Reksadana Saham

IHSG : 2,71 persen
Indeks Reksadana Saham : 2,73 persen
HPAM Ultima Ekuitas 1 : 6,25 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah :  1,57 persen
Batavia Dana Saham Syariah : 3,22 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : 1,6 persen
HPAM Flexi Plus : 6,6 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : 0,5 persen
Schroder Syariah Balanced Fund : 1,05 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: -0,34 persen
Sucorinvest Stable Fund : 0,55 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -0,08 persen
Sucorinvest Sharia Sukuk Fund : 0,50 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,14 persen
Sucorinvest Money Market Fund : 0,38 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,20 persen
Sucorinvest Sharia Money Market Fund : 0,37 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 04 April 2022 naik 0,53 persen ke level 7.116,22, rekor penutupan tertinggi sepanjang masa. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 04/04/2022 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat tetap di  level 6,8 persen pada 04 April 2022.

Di tengah kenaikan IHSG, di aplikasi marketplace reksadana Bareksa terdapat dua reksadana campuran yang mampu mencetak imbal hasil (return) 1,63 persen dan 1,42 persen dalam sehari pada perdagangan 04 April 2022. Reksadana itu adalah Jarvis Balanced Fund dan TRIM Syariah Berimbang.

Reksadana Jarvis Balanced Fund mencetak imbal hasil (return) 1,63 persen dalam sehari pada 04 April 2022. Berdasarkan fund fact sheet periode Februari 2022, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADRM), PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), TD Bank Ina Perdana Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), TD Deutsche Bank, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Indika Energy Tbk (INDY), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

Sedangkan reksadana TRIM Syariah Berimbang mencetak return 1,42 persen dalam sehari pada 04 April 2022. Berdasarkan fund fact sheet periode Februari 2022, portofolio investasi reksadana ini adalah saham Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), Sukuk Negara Ritel Seri SR-012, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Romainah/hm)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.