Indeks Saham Bangkit, Sucorinvest Sharia Equity Fund dan BNP Paribas Solaris Melesat

Sucorinvest Sharia Equity Fund dan BNP Paribas Solaris mencetak imbal hasil 1,37 persen dan 1,15 persen sehari
Abdul Malik • 21 Jan 2022
cover

Ilustrasi analis investor reksadana saham sedang memantau pergerakan investasi dari laporan keuangan dan layar monitor laptop. (shutterstock)

Bareksa.com – Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace finansial dan investasi terintegrasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta kinerja indeks acuannya periode sebulan terakhir (per 20 Januari 2022) :

Reksadana Saham

IHSG : 1,22 persen
Indeks Reksadana Saham : -1,28 persen
HPAM Ultima Ekuitas 1 : 6,79 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : -1,37 persen
Batavia Dana Saham Syariah: 0,23 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : -0,47 persen
Simas Satu : 1,08 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah :-0,81 persen
Schroder Syariah Balanced Fund : 0,34 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 0,03 persen
Sucorinvest Bond Fund : 0,64 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -0,09 persen
Sucorinvest Sharia Sukuk Fund : 0,56 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,23 persen
HPAM Ultima Money Market : 0,51 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,24 persen
Sucorinvest Sharia Money Market Fund : 0,39 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 20 Januari 2022 naik 0,53 persen ke level 6.626,87. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 20/01/2022 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat tetap di level 6,4 persen, pada 20 Januari 2022.

Di tengah kenaikan IHSG, di aplikasi marketplace reksadana Bareksa terdapat dua reksadana saham yang mampu mencetak imbal hasil (return) 1,37 persen dan 1,15 persen dalam sehari pada perdagangan 20 Januari 2022. Reksadana itu ialah Sucorinvest Sharia Equity Fund dan BNP Paribas Solaris.

Reksadana Sucorinvest Sharia Equity Fund mencetak imbal hasil (return) 1,37 persen dalam sehari pada 20 Januari 2022. Berdasarkan fund fact sheet periode Desember 2021, portofolio investasi reksadana ini ialah saham Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), dan Samindo Resources Tbk (MYOH).

Sedangkan reksadana BNP Paribas Solaris mencetak imbal hasil (return) 1,15 persen dalam sehari pada 20 Januari 2022. Berdasarkan fund fact sheet periode Desember 2021, portofolio investasi reksadana ini adalah saham Adaro Energy Tbk (ADRO), Astra International Tbk (ASII), Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO), Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), Harum Energy Tbk (HRUM), Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), dan Timah Tbk (TINS).

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Reynaldi Gumay/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.