Indeks Melemah, Reksadana Pendapatan Tetap Sucor dan Manulife Masih Mantap

Dua reksadana pendapatan tetap itu ialah Sucorinvest Bond Fund dan Manulife Obligasi Negara Indonesia II Kelas A
Abdul Malik • 21 Sep 2021
cover

Ilustrasi investasi di obligasi korporasi, Surat Berharga Negara (SBN) dan reksadana pendapatan tetap. (Shutterstock)

Bareksa.com – Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace finansial dan investasi terintegrasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta kinerja indeks acuannya (benchmark) periode sebulan terakhir (per 20 September 2021) :

Reksadana Saham

IHSG : 0,76 persen
Indeks Reksadana Saham : 1,36 persen
Simas Saham Unggulan : 6,99 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : 1,4 persen
Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS : 3,81 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : 0,97 persen
Simas Satu : 4,75 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : 0,49 persen
Schroder Syariah Balanced Fund : 2,16 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 0,78 persen
Reksa Dana Kehati Lestari Kelas G : 1,71 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,00 persen
Reksa Dana Syariah Bahana Mes Syariah Fund Kelas G : 0,81 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark:
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,23 persen
Sucorinvest Money Market Fund : 0,42 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,24 persen
Majoris Pasar Uang Syariah Indonesia : 0,41 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 20 September 2021 turun 0,93 persen ke level 6.076,31. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 20/09/2021 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat naik ke level 6,2 persen pada 20 September 2021.

Di tengah melemahnya IHSG dan pasar obligasi, beberapa produk reksadana pendapatan tetap masih terus bertumbuh. Reksadana pendapatan tetap memiliki portofolio mayoritas di efek surat utang baik obligasi negara maupun obligasi korporasi. 

Di aplikasi reksadana terbaik Bareksa, terdapat dua reksadana pendapatan tetap yang mampu mencetak imbal hasil (return) 40,61 persen dan 36,64 persen dalam 3 tahun terakhir. Dua reksadana itu ialah Sucorinvest Bond Fund dan Manulife Obligasi Negara Indonesia II Kelas A yang mayoritas portofolionya adalah obligasi.

Reksadana Sucorinvest Bond Fund mencetak return 40,61 persen dalam 3 tahun terakhir. Berdasarkan fund fact sheet periode Agustus 2021, portofolio investasi reksadana ini adalah Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0061 (FR0061), Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0072 (FR0072), Obligasi Negara Republik Indonesia Seri FR0087 (FR0087), SBSN Seri PBS004 (PBS004), dan Obligasi WSKT03BCN1.

Sedangkan Manulife Obligasi Negara Indonesia II Kelas A mencetak return 36,64 persen dalam 3 tahun terakhir. Berdasarkan fund fact sheet periode Agustus 2021, portofolio investasi reksadana ini adalah obligasi INDOGB (Surat Berharga Negara/SBN) 5,125 persen jatuh tempo 04/15/27, INDOGB 7,5 persen jatuh tempo 04/15/40, INDOGB 7,5  persen jatuh tempo 05/15/38, INDOGB 7,5 persen jatuh tempo 06/15/35, INDOGB 7,125 persen jatuh tempo 06/15/42, INDOGB 7,75 persen jatuh tempo 04/15/31, INDOGB 8,25 persen jatuh tempo 05/15/29, INDOIS 6,75 persen jatuh tempo 04/15/43, INDOIS (SBSN dolar AS) 8 persen jatuh tempo 07/15/47, dan PPGDIJ 5,5 persen jatuh tempo 10/02/21.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.​

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Reynaldi Gumay/AM)

​​***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.