Indeks Saham Bangkit, Imbal Hasil Reksadana Saham Melesat

Manulife Saham SMC Plus dan Manulife Syariah Sektoral Amanah Kelas A mencetak imbal hasil 2,83 persen dan 2,8 persen sehari
Abdul Malik • 31 Aug 2021
cover

Ilustrasi investasi di reksadana saham. (Shutterstock)

Bareksa.com – Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace finansial dan investasi terintegrasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta kinerja indeks acuannya (benchmark) periode sebulan terakhir (per 30 Agustus 2021) :

Reksadana Saham

IHSG : 1,23 persen
Indeks Reksadana Saham : 1,56 persen
Prospera Bijak : 4,61 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : -0,67 persen
Manulife Syariah Sektoral Amanah Kelas A : 3,04 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : 0,88 persen
Simas Satu : 3,42 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -0,46 persen
Schroder Syariah Balanced Fund : 0,89 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 0,71 persen
Sucorinvest Bond Fund : 1,32 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,66 persen
Reksa Dana Syariah Bahana Mes Syariah Fund Kelas G : 0,8 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark:
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,23 persen
Capital Money Market Fund : 0,44 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,24 persen
Majoris Pasar Uang Syariah Indonesia : 0,41 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 30 Agustus 2021 naik 1,71 persen ke level 6.144,9. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 30/08/2021 pukul 17.00 WIB), benchmark obligasi pemerintah tercatat naik ke level 6,2 persen pada 30 Agustus 2021.

Ditengah kenaikan IHSG, di aplikasi marketplace reksadana Bareksa terdapat dua reksadana saham yang mampu mencetak imbal hasil (return) 2,83 persen dan 2,8 persen dalam sehari pada perdagangan 30 Agustus 2021. Reksadana itu adalah Manulife Saham SMC Plus dan Manulife Syariah Sektoral Amanah Kelas A.

Reksadana Manulife Saham SMC Plus mencetak imbal hasil (return) 2,83 persen dalam sehari pada 30 Agustus 2021. Berdasarkan fund fact sheet periode Juli 2021, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).

Sedangkan reksadana Manulife Syariah Sektoral Amanah Kelas A mencetak imbal hasil (return) 2,8 persen dalam sehari pada 30 Agustus 2021. Berdasarkan fund fact sheet periode Juli 2021, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT United Tractors Tbk (UNTR), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.​

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Reynaldi Gumay/AM)

​​***

​​​Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.